Inspirasi Tanpa Batas

Hidup Itu Tidak Sulit, Yang Sulit Itu Merubah Paradigma Berpikir

0 151

Konten Sponsor

Pola pikir sering kita sebut disebut paradigma, paradima atau pola pikir adalah jumlah total dari sesuatu yang diyakini, nilai, identitas, harapan, sikap, kebiasaan, keputusan, pendapat, dan pola-pola berpikir kita, tentang diri kita, orang lain, dan bagaimana dalam kehidupan tempat dia bekerja. Ini adalah merupakan saringan yang sering kita tafsirkan apa yang kita lihat dan apa yang kita alami. Pola pikir kita dapat membentuk kehidupan kita dan menarik kepada diri kita hasil merupakan refleksi dari pola pikir kita. Apa yang kita yakini dan percayai akan terjadi, itu benar-benar terjadi.

Pikiran merupakan magnet yang sangat kuat. Apa pun yang dihasilkan oleh pola pikir kita adalah apa yang kita tarik, baik kita sadarai atau tidak! Jika kita memiliki keyakinan kuat bahwa, “Kehidupan ini sangat keras, dan aku harus berjuang hanya sekadar untuk hidup sederhana,” misalkan, Kita tidak perlu sadarai akan keyakinan itu untuk mengalami perjuangan dalam hidup kita. Pada kenyataannya, kita ingin melihat apa yang terjadi dengan pola pikir kita sebenarnya, kita hanya boleh melihat hidup kita dan hasil kita. Hasil yang kita dapatkan sesuai dengan apa yang kita yakini.

Ketika kita tidak mengoreksi cara berpikir kita dan bertanya apakah cara berpikir itu mendukung atau membatasi kita, kita beroperasi “secara tidak langsung.” Kita tidak lagi memilih suatu keyakinan dalam pola pikir kita, tetapi sesuatu yang diyakini akan menjadi suatu keyakinan dalam berpikir dapat menyebabkan kita menjalani hidup dengan cara tertentu. Kita harus menciptakan pola berpikir itu dengan cara kita sendiri, pada saat yang sama, pola berpikir kita dapat menciptakan diri kita. Jika kita tidak mempertanyakan sesuatu yang menjadi keyakinan dan dapat menyebutkan bahwa “kehidupan ini sulit,” misalkan, kita akan terus berjuang bahkan tanpa mengetahui dampaknya.

Kita sebagai manusia memiliki banyak keyakinan lama yang tersembunyi. Banyak dari keyakinan itu diperoleh pada masa kanak-kanak dan tidak lagi berguna bagi kita atau mendukung keberhasilan kita. Ketika Alien mulai memeriksa pola berpikirnya, ia menyadari ia memiliki keyakinan bahwa “Uang berasal dari kedua orangtua saya.” Ketika ia masih kecil dan ingin es krim, mainan, atau boneka, dari orangtuanyalah uang berasal. Ketika remaja, dari orangtuanyalah uang tunjangannya berasal. Ketika dewasa, ia sering menemukan dirinya dalam kesulitan finansial dan terpaksa meminjam sejumlah besar uang kepada kedua orangtuanya.

Yang menggerakkan perilaku adalah hasil dari pola berpikir kita. Jika kita ingin memandang atau melihat pola berpikir kita sendiri dan keluarga serta teman-teman kita, dapat mencobanya dengan mengadakan permainan dengan keluarga selama liburan. Kemungkinan besar orang-orang akan melakukan di sekeliling meja apa yang akan mereka lakukan dalam hidup mereka. Apakah dari sekian orang akan bersikap jemu? Kompetitif? Santai? Apakah mereka ingin menyelamatkan muka atau bersikap tenang, atau bahkan mereka akan mengambil risiko menyinggung perasaan orang lain agar dapat mengendalikan dan mendominasi? Apakah mereka malu-malu atau menguasai? Bagaimana mereka memandang orang lain akan bertindak terhadap mereka? Apakah beberapa orang berpikir mereka akan dimanfaatkan atau dibuat tampak bodoh? Apakah mereka berpikir orang lain bodoh atau berperilaku buruk? Semua perilaku ini mencerminkan pola pikir tertentu, cara melihat diri sendiri, orang lain, dengan yang ada d sekelilingnya.

Untuk mendapatkan hasil yang dramatis dan permanen, kita harus mengubah cara berpikir kita. Jika tidak ada pergeseran pola pikir, setiap perubahan atau perbaikan hanya akan bersifat minimal dan/atau berjangka pendek.

 Pikiran Bawah Sadar Anda

Hidup Itu Tidak Sulit, Yang Sulit Itu Merubah Paradigma Berpikir, Merubah pola pikir, Memilih Pola Pikir Kita, Bagaimana Pengoptimalan Pikiran Bawah Sadar

Setiap individu manusia memeiliki pikiran bawah sadar itu adalah pusat kekuatan kita, bagian yang paling menakjubkan dari diri kita. Pola pikiran itu adalah merupakan sisi spiritualitas dari dalam diri kita, dan banyak orang dengan menyebutnya adalah “jiwa.” Cara berpikir bawah sadar dapat mengekspresikan diri melalui perasaan dan intuisi. Pikiran ini tidak memiliki batas-batas kecuali yang ditempatkan oleh pikiran sadar kita pada waktu pikiran sadar itu memilih pikiran atau oleh pengondisian kita sebelumnya. Pikiran bawah sadar adalah merupakan karunia terbesar yang kita miliki, itu sebagai tempat harta karun yang dapat mengoptimalkan potensi yang sangat besar yang dimiliki oleh kita.

Dalam setiap sel tubuh kita, ada yang di sebut dengan pikiran bawah sadar. Mari kita mencoba untuk bereksperimen: ketika kita menggerakan gerakkan lengan kanan kita secara memutar. Dimana pada waktu kita melakukannya, pikirkanlah fakta bahwa pikiran bawah sadar kita yang melakukan perintah ini. Tidak ada lagi cara bagi kita untuk dapat menggerakkan kurang lebih 140-160 otot antara bahu dan pergelangan tangan kita secara sadar. Itu terlalu banyak bagi pikiran sadar kita untuk mengaturnya.  Pikiran bawah sadar kita hanya dapat menerima pengarahan, “Gerakkan lengan kita secara memutar” dan melaksanakannya, sama seperti jantung kita tetap berdenyut dan paru-paru kita tetap bernapas bahkan sementara kita tidur. Pikiran sadar kita dapat memberikan perintah untuk menggerakkan lengan, tetapi pikiran bawah sadar melaksanakannya.

Pengoptimalan Pikiran Bawah Sadar Anda

Proses ini terjadi ribuan kali, bahkan ratusan ribu, kali setiap hari. Dimana setiap kali pikiran sadar kita menerima sebuah pikiran, pikiran bawah sadar kita mulai melaksanakan dan mewujudkan di dunia sekitar kita. Alasan inilah mengapa sangat penting memilih pikiran kita harus dengan dengan hati-hati. Apa yang disimpan di alam pikiran sadar langsung melewati pikiran bawah sadar dan mulai menggerakkan tubuh dan kekuatan yang tak terlihat menjadi tindakan.

Pikiran bawah sadar ini tidak memiliki kemampuan untuk menyensor atau menolak setiap informasi yang masuk. Ia dapat bertindak atas perintah yang diberikan padanya. Pikiran bawah sadar ini tidak dapat mengetahui perbedaan antara sesuatu yang benar-benar terjadi dan sesuatau yang terbayang dengan jelas. Setiap pikiran yang secara kontinyu kita tanamkan dalam pikiran bawah sadar kita akan tetap menjadi dan membentuk kebiasaan. Ide atau gagasan dan kebiasaan akan menjadi pola pikir kita. Pola pikir kita berada dalam pikiran bawah sadar. Pola pikir terus mengekspresikan diri dan menggerakkan hasil-hasil kita tanpa bantuan pikiran sadar sampai diganti secara sengaja. Sering kali, kita tidak menyadari keberadaan mereka, tetapi mereka aktif di dalam pikiran bawah sadar dan mendikte tingkat keberhasilan kita sampai dengan sadar menggantinya.

Dimana pikiran bawah sadar dan pikiran sadar seperti hutan dan tukang hutan. Pikiran sadar adalah tukang hutannya. Kita bisa menggunakannya untuk memilih bibit apa, atau pikiran apa, yang ingin kita tanam. Dimana pikiran bawah sadar akan menanam bibit tersebut dan memberikan hasil yang persis mencerminkan jenis pikiran yang kita tanam. Pikiran apa pun yang kita terima dan pelihara akan tumbuh dalam hutan dan dilaksanakan oleh pikiran bawah sadar kita.

Memilih Pola Pikir Kita yang Baru

Hidup Itu Tidak Sulit, Yang Sulit Itu Merubah Paradigma Berpikir, Merubah pola pikir, Memilih Pola Pikir Kita, Bagaimana Pengoptimalan Pikiran Bawah Sadar

Bagaimana cara kita dapat memeroleh pola pikir yang baru? Bagaimana kita dapat memilih pikiran baru untuk menggantikan pikiran lama kita yang membatasi? Ada beberapa cara berikut ini adalah beberapa petunjuk untuk menciptakan pola berpikir kita yang baru:

1. Buatlah Pola Pikir Kita Menjadi Se-Komprehensif Mungkin

Harus dengan tepat menuliskannya sebagaimana yang kita inginkan. Suatu keyakinan baru apa yang diinginka kita harus dijalani? Sikap atau pendapat baru apa yang diinginkan oleh kita dapat diterapkan? Kebiasaan dalam pola pikir baru apa yang dapat bermanfaat untuk bisa dimasukkan ke dalam hidup kita? Yang sesungguhnya nilai-nilai seperti apa yang kita harapkan? Harapan-harapan apa yang akan membawa kita kepada keberhasilan? Ingin menjadi siapa diri kita? Ketika kita membaca pola pikir kita yang baru dan gambar kehidupan yang kita harapkan, bagaimana rupa gambar itu? Di mana diri kita sesungguhnya? Bagaimana perasaan kita? Apa yang kita lihat? Siapa yang ada di dekat kita? Akan seperti apa suatu hari nanti yang kita jalani, jika kita menjalani hidup dengan sikap, keyakinan, dan pikiran baru itu?

Mulailah dengan menuliskan, “Aku sangat bahagia, dan bersyukur sekarang karena…” lanjutkan untuk memberikan suatu gambaran dalam keyakinan, sikap, pendapat, kebiasaan mental, nilai-nilai, dan harapan-harapan kita tepat seperti yang kita inginkan atau harapkan.

2. Berpikirlah Denagan Tidak Terbatas

Kita harus selalu membiarkan diri kita untuk membayangkan masa depan dan sikap kita terhadap diri sendiri, orang lain, dan bagaimana dunia kerja tepat seperti apa yang kita inginkan. Tidak cukup dengan sekadar berusaha mendapatkan apa yang kita pikir dapat kita peroleh. Harus anda wujudkan dalam kehidupan yang benar-benar kita inginkan!

3. Pastikan Untuk Menuliskannya Dalam Kalimat Seolah-olah Anda Sudah Memilikinya

Kita tidak diperbolehkan dalam berpikir dalam bentuk “suatu hari,” atau menulis “Aku akan.” Tulislah dan alamilah, seolah-olah hal itu terjadi saat ini, sekalipun hasilnya belum terwujud. Tulislah, misalnya, “Aku suka menghasilkan uang dan menjalankan bisnis yang berhasil, karena hal itu memungkinkan kita bermurah hati kepada orang lain.” Berikan pikiran bawah sadar menjadi suatu yang realitas dan nyata dalam hidup kita.

Berjuang! Dengan pernyataan, mereka selalu berjuang, tetapi tidak pernah menjadi nomor satu! Jika kita mendapatkan diri kita terjatuh dan menuliskan dalam bentuk masa mendatang, kembalilah dan bawa gambaran pola pikir kita ke dalam bentuk saat ini.

4. Buatlah pola pikir kita bersifat emosional

Ingatlah, perasaan adalah pintu gerbang menuju pikiran bawah sadar, dan pikiran bawah sadar kita adalah kekuatan yang sesungguhnya di balik keberhasilan kita. Emosi dapat menciptakan motivasi. Kita harus menjadi semangat tidak boleh kita tidak bersemangat dengan pola pikir kita yang baru, ketika kita tidak benar-benar jatuh cinta dengan pola berpikir yang baru, pola pikir yang baru tidak akan pernah terbentuk dalam bentuk fisik. Semangat kita tidak akan menginvestasikan upayanya untuk sesuatu yang biasa-biasa saja! Ketika kita tidak merasa memiliki semangat yang besar setelah menuliskan pola pikir kita yang baru.

5. Berhati-hatilah agar kita dapat menyatakan apa yang benar-benar kita inginkan

Pola pikiran kita tidak dapat memproses kata tidak. Ketika saya mengatakan pada orang lain untuk tidak berpikir tentang es buah, apa yang kita pikirkan? Dalam benak pikiran pasti berpikir tentang apa yang kita katakan untuk tidak kita pikirkan, sebelum kita dapat mengatakan pada pikiran kita untuk tidak berpikir tentang hal itu! Semua pemikiran ini akan membuat kita menarik hal yang benar-benar tidak kita inginkan. Jadi harus benar-benar kita ingat bahwa kita harus menyatakan apa yang benar-benar apa yang kita inginkan.

6. Ciptakan sebuah gambar tentang pola pikir kita dan beradalah dalam gambar itu

Kebanyakan orang yang melakukan latihan ini, hampir mereka selalu mendapati bahwa mereka melihat diri mereka dalam gambar itu. Itu tidak akan berhasil. Kita harus berada dalam gambar itu menunjukan sebagai pola pikir kita yang baru. Kita dapat melihat ke dalam diri sendiri dalam gambar itu, kita dapat mengatakan bahwa pikiran bawah sadar kita itu bukan benar-benar diri kita, kita belum benar-benar berada di alam sadar kita. Ketika kita betul-betul berada dalam isi gambar itu, kita sedang merasakan emosi dan hasil yang telah kita peroleh dalam hidup baru kita. Kitaka kita mengatakan bahwa pada pikiran bawah sadar kita, “itu adalah nyata!” Pikiran bawah sadar kita akan segera memulai untuk menciptakan realitas. Dapat kita lihat dengan apa yang kita lihat ketika kita berada dalam isi gambar itu, bukan hanya melihat ke dalam diri kita sendiri dalam gambar itu.

Kita dapat memulai dan menjalani kehidupan baru berdasarkan pola pikir kita yang baru, kita dapat bisa mulai mengambil keputusan yang berbeda, bahkan mungkin kita dapat mulai berhubungan dengan berbagai jenis orang, dan kita dapat menarik lingkungan yang berbeda ke dalam hidup kita. Semakin sering dan semangat kita memasukkan pola berpikir kita ke dalam pikiran-pikiran baru kita, akan semakin cepat pola pikir itu akan bermanifestasi.

Mari kita membuat pola pikir baru dan mengevaluasi pola pikir dan visi lama, dan buat pola pikir dan visi yang baru agar menjadi efektif dalam menjalan kehidupan ini. Ada hikmah dibalik semua itu!!!!! [Herman Beni]

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar