Hikmah Dibalik Sebuah Perpisahan dan Kesedihan

0 421

Perpisahan – Sering kali disaat kita merasa yakin dengan seseorang, keyakinan tersebut justru dipatahkan oleh perpisahan. Ketika kita sudah lama menjalani hubungan Ai??dengan seseorang, sebut saja orang itu kekasih kita yang sangat kita cintai. Kita sudah merasa sangat cocok dan bahagia dengannya, merasa bahwa dia orang yang selama ini kita dambakan. Tetapi di tengah perjalanan tiba-tiba Tuhan memisakan kita dengannya, padahal kita sudah sangat yakin bahwa dia adalah jodoh terbaik dan bisa menjadi pendamping hidup kita.

Perlu dipahami, bahwa kita tidak perlu galau soal jodoh. Disaat kita dipisahkan oleh Tuhan dengan seseorang yang sangat kia cintai, mungkin itulah jalan terbaik dariNya untuk kita. Bisa jadi berpisah denganya karena dia tidak baik untuk kamu, atau sebaliknya kamu bukan yang terbaik untuk dia.

Untuk kemungkinan yang pertama, kita harus bersyukur karena telah dijauhkan dari orang yang tidak baik, dan nanti kita akan mendapatkan penggantinya yang jauh lebih baik.

Jangan-jangan orang tersebut tidak baik untuk masa depan kita, dan jika hubungan itu dilanjutkan khawatir dia akan menzalimi kita. Untuk kemungkinan ke dua, kita juga perlu bersyukur, karena kita punya kesempatan untuk memperbaiki diri supaya menjadi orang yang lebih baik lagi dari sekarang.

Sebuah Kisah Perpisahan

Ada sebuah kisah nyata yang terjadi di kota Cirebon. Sepasang kekasih yang sudah lama pacaran bahkan sudah ingin menikah, kedua orang tua mereka sudah merestui hubungan mereka, tetapi tiba-tiba si perempuan memutuskan hubungan dengan si laki-laki tanpa alasan yang jelas. Beberapa bulan setelah memutuskan hubungan, perempuan itu menikah dengan laki-laki lain. Kabar pernikahan tersebut sampai kepada si laki-laki, dan tentunya membuat si laki-laki sangat sakit hati. Dia terpukul sekali sampai jatuh sakit.

Beberapa bulan setelah menikah, perempuan itu hamil dan dikaruniai seorang anak perempuan. Tidak sampai satu tahun setelah punya anak, perempuan itu jadi sakit-sakitan. Ternyata setelah diperiksa dia memiliki penyakit kanker payudara. Penyakit itu baru ia ketehui setelah kankernya menyebar ke sebagian tubuh. Karena selama ini perempuan itu tidak pernah memeriksakan diri ke dokter, karena kalau sakit, dia suka menganggap bahwa itu hanya sakit biasa.

Setelah beberapa bulan menjalani pengobatan, ternyata perempuan itu harus di operasi dan payudaranya harus di potong. Biaya pengobatan untuk operasi tersebut sangat mahal. Belum lagi biaya-biaya lain seperti chemotherapy dan obat-obat yang harus dibeli dan harganya sangat mahal, sampai suami dan orang tua perempuan itu harus menjual harta-hartanya untuk biaya pengobatan.

Tiga bulan setelah operasi, perempuan itu meninggal dunia, meninggalkan suami dan anak perempuan yang masih sangat kecil.

Dari kejadian ini, si laki-laki yang dulu ditinggal nikah baru menyadari, bahwa Ai??ternyata Allah menyimpan hikmah besar di balik sakit hatinya dulu saat gagal menikah. Ai??Dia sadar bahwa ternyata Allah ingin menyelamatkannya. Jika dulu dia jadi menikah, dia pasti akan terpukul dengan kematian perempuan itu, terlebih ada anak yang masih kecil, kasihan sekali jika harus ditinggal mati oleh ibunya.

Jadi, tidak ada alasan untuk tidak mensyukuri apa yang sudah terjadi kepada diri kita, karena di balik setiap kejadian pasti ada hikmah di dalamnya. Kita memang diperintahkan untuk berupaya, tapi setelah berupaya, ada perintah untuk bertawakal. Tawakal megajarkan manusia sebuah konsep hidup, di mana kita percaya bahwa ketentuan Allah itulah yang terbaik bagi seluruh hamba-Nya.

Komentar
Memuat...