Hitler ternyata Anti Rokok dan Anti Al Kohol

0 87

Adolf Hitler, itulah suatu nama yang kadung dianggap angker. Menyebut nama ini membuat banyak bulu kuduk merinding. Guru Sejarah Dunia, sewaktu belajar di SD, SMP dan SMA, membuat kata Hitler sebagai sesuatu yang menakutkan dan sangat membahayakan. Dalam kasus tertentu, khusus bagi saya secara pribadi, kata Hitler identik dengan kekejaman.

Bagaimana tidak menakutkan. Adolf Hitler [20 April 1889-30 April 1945], adalah kanselir Jerman dengan kemampuan membunuh 11 juta penduduk dalam waktu yang relatif singkat. Jabatan Kanselir yang diraihnya melalui partai Nazi [1933-1945], telah membuat sebagian besar waktunya, hanya habis dipakai untuk membuat undang-undang rasis. Undang-undang yang anti semitis serta anti bangsa lain.

Secara historis, bangsa semit itu terbagi pada tiga kelompok besar, yakni: Mesopotamia [Irak], Parsi [Iran] dan Jazirah Arab yang mencakup Saudi Arabia, Ethopia dan Kana’an [Israil] di Jerussalem. Hitler ingin keagungan bangsa Arya yang menjadi darah dalam tubuhnya itu, kembali bangkit sebagai bangsa berharga. Melalui keluarga Arya pula, peradaban Mesopotamia dan Parsi itu terbentuk.

Karena itu, kebijakan Hitler yang demikian, sering juga disebut sebagai pemicu terjadinya Perang Dunia II. Perang dunia yang awalnya terjadi karena munculnya gerakan genosida [Holocaust], khususnya kepada bangsa Yahudi. Gerakan Nazi semacam inilah yang mengakibatkan kematian enam juta orang Yahudi dan lima juta dari bangsa lain.

Hitler mati bunuh diri bersama istrinya, Eva Braun, 30 April 1945. Prosesi bunuh dirinya itu, dilakukan sehari setelah pernikahannya bersama Eva. Ia bunuh diri di bunker Berlin. Tentu bagi umat Islam, gerakan Nazi ini menyakitkan. Mengapa? Sebab karena gerakan Nazi ilah, bangsa Israil justru memiliki alasan untuk kembali menyatu dalam apa yang disebut dengan gerakan zionis di Palestina.

Hitler ternyata Anti Rokok

Hitler yang kejam, dalam web Biography [11/12-2017, ternyata adalah anti rokok dan anti alkohol. Ia mendeklarasikan diri sebagai warga masyarakat Super keturunan Ras Arya. Gagasannya tentang anti rokok dan anti alkohol ini, dimaksudkan agar warga masyarakat Jerman, mampu menjaga tubuh mereka dari zat-zat yang memabukkan atau najis. Ia mengkampanyekan seluruh gagasannya ini kepada seluruh warga Jerman yang diyakininya sebagai keturunan bangsa super, yakni Arya.

Tubuh yang sehat dan perkasa, akan melahirkan gagasan yang juga perkasa. keperkasaan Hitler dapat mendorong kemajuan bagi bangsanya dan membuat dirinya dihargai bangsa lain. Team lyceum.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.