Inspirasi Tanpa Batas

Ikuti Cara Ini Jika Kamu Ketemu Konsumen Yang Suka Bandingin Harga

0 2

Konten Sponsor

Ikuti Cara Ini Jika Kamu Ketemu Konsumen Yang Suka Bandingin Harga – Apalagi saat menghadapi banyak konsumen dengan berbagai karakter unik, yang tidak hanya menguji kesabaran Anda sebagai penjual tapi juga secara tidak langsung menjadi pembelajaran bagi Anda untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap konsumen.

Dan dari sekian banyak perilaku konsumen, yang paling sering Anda temui di pasaran adalah konsumen yang selalu membandingkan harga.

Meski membandingkan harga merupakan hal yang lumrah dalam transaksi jual beli, tapi sebagai penjual profesional, Anda harus tahu cara menghadapi konsumen yang datang bertanya hanya untuk membandingkan harga.

Untuk itu, berikut beberapa cara menghadapi konsumen yang suka membandingkan harga:

Tetap Tenang dan Jangan Terprovokasi

Ketika menghadapi konsumen aktif yang membandingkan harga, jangan langsung menurunkan harga. Bisa saja itu adalah skenario dari konsumen untuk mendapatkan harga murah. Kebijakan menurunkan harga harus disesuaikan, apakah Anda hendak mendapatkan untung atau tidak ketika menurunkan harga. Carilah win win solution sebelum memutuskan untuk menurunkan harga. Beda cerita jika harga yang Anda jual merupakan harga tetap, pastikan jaga harga tersebut dan jangan terpengaruh provokasi konsumen.

Cari Tahu Profil Calon Konsumen

Mengetahui profil konsumen memanglah tak segampang yang dibayangkan. Indonesia sebagai negara dengan berbagai suku bangsa membuat gaya beli tiap konsumen berbeda-beda. Tidak heran jika di daerah tertentu sangat kuat budaya membandingkan harga sebelum mereka memutuskan membeli sebuah produk. Untuk itu, ada baiknya pelajari profil konsumen terlebih dahulu guna mengetahui gaya negosiasi yang dilakukan calon konsumen.

Harga Bervariatif Itu Wajar

Perbedaan harga itu wajar karena setiap pelaku bisnis punya perhitungan sendiri dalam menjual produk atau jasanya. Tentu setiap konsumen ingin mendapatkan kualitas terbaik dengan harga yang murah. Studi terakhir yang dilakukan praktisi perekonomian menunjukkan bahwa sebanyak 53% dari konsumen tidak lagi merasa terdorong untuk melakukan perbandingan harga jika calon konsumen tersebut sudah melihat price list di sebuah website, jadi tetaplah percaya diri dengan harga yang ada.

Ada Harga, Ada Kualitas

Sampai hari ini, kalimat di atas masih berlaku dalam dunia bisnis. Ada harga, ada kualitas. Sebagai pebisnis yang selalu mengedepankan kualitas, Anda harus tetap terbuka tentang kualitas dari produk dan jasa yang kita sajikan. Jangan pernah untuk memanfaatkan ketidaktahuan konsumen. Tetap jaga kredibilitas bisnis kita dengan memberikan harga sesuai kualitas.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar