Inspirasi Tanpa Batas

Inilah 6 Kekuatan Tersembunyi Dibalik Kata Maaf

0 60

Konten Sponsor

Para psikolog mengatakan bahwa meminta maaf adalah bentuk terapi memulihkan rusaknya hubungan antara manusia. Kata maaf juga merupakan terapi dari berpikir  positif dan berjiwa besar. Lalu kenapa terkadang kita masih sulit untuk meminta maaf dengan tulus? Mengapa banyak pasangan memilih untuk berpisah atau beberpa karyawan memilih mengundurlkan diri dan mencari tempat kerja yang baru, padahal masalah yang dihadapi dapat terselesaikan dengan meminta maaf.

Menurut Dr. Dolly Hollander, sulitnya meminta maaf  ternyata ada sangkut pautnya dengan cara orang tua mendidik dan membesarkan kita. Padahal kata maaf itu tidak mahal, tetapi saat kita dihadapkan pada kenyataan yang serius atau setelah kita berbuat sesuatu yang fatal, sering kali perkataan maaf sulit sekali untuk diucapkan. Jika kita termasuk seseorang yang sering mengalami hal demikian, maka cobalah beberapa trik di bawah ini:

1. Pilihlah waktu yang tepat

Untuk suatu masalah yang besar, maka cobalah hadapi orang yang bersangkutan, tatap matanya, dan berikan penjelasan yang diperlukan dengan bahasa yang baik dan sopan. Jika kesalahan tersebut terjadi di tempat kerja, maka segeralah untuk meminta maaf sebelum bos atau client menyadari kesalahan kita. Hal ini akan membuat kita tampak lebih teliti.

Hindari meminta maaf saat seseorang sedang marah, karena bisa jadi permintaan maaf kita tidak akan diterima. Berilah waktu kepada orang lain untuk menenangkan dulu pikirannya. Setelah itu baru temui dan jelaskan perkaranya setelah beberapa hari kemudian. Saat itu kemarahan pasti sudah berkurang.

2. Memberi Penjelasan

Setelah mengakui kesalahan, berilah penjelasan kepada orang yang berdangkutan. Yakinkan ia bahwa kita tidak bermaksud buruk, dan langsunglah meminta maaf dengan menunjukkan keseriusan kita.

3. Menyadari Kesalahan

Rela mengkui kesalahan dan mau bertanggung jawab merupakan sikap yang sangat baik. Mulailah dengan ucapan tulus dan langsung berbicara pada topik permasalahan. Cara ini akan membuat orang yang terluka atau marah mau menerima memaafkan kita.

4. Tawarkan Perbaikan

Agar lebih sempurna, tawarkan diri kita untuk bersedia mengganti kerugian yang terjadi jika memang kesalah yang kita lakukan mengakibatkan kerugian, walau hanya sebagai sebuah pemanis, tetapi cara ini dapat menunjukkan bahwa kita adalah orang yang mau bertanggung jawab dan tidak menyebalkan.

5. Berjanjilah Untuk Tidak Mengulangi Kesalahan

Setelah menjelaskan permasalahan dan meminta maaf, langsunglah berjanji untuk tidak mengulangi kesalahan itu lagi. Hal ini dapat memberi poin plus untuk kita supaya terlihat lebih bertanggung jawab. Cara ini juga dapat meunjukkan bahwa  kita terkesan menyesal atas kesalahan yang telah kita buat.

6. Berilah Hadiah

Setelah semua cara di atas dilakukan, maka tidak ada salahnya untuk memberi hadiah atau memberikan sesuatu kepada orang yang bersangkutan supaya hatinya menjadi senang dan membuat ia melupakan kesalahan yang telah kita lakukan. Cara ini sangat efektif untuk mengembalikan keharmonisan hubungan kita dengan orang yang bersangkutan.

Kita bisa memberi hadiah yang kira-kira ia sukai atau memberikan sesuatu yang kira-kira ia butuhkan dan bermanfaat baginya. Apalagi jika yang dibuat marah atau sakit hati adalah kekasih, kita harus banget melakukan cara ini supaya ia senang. Misalnya dengan memberi kado, mengajak jalan-jalan, memberi bunga atau mengajaknya makan bersama. Setelah itu, pasti ia akan senang dan dapat melupakan kesalahan yang telah kita lakukan.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar