Inspirasi Tanpa Batas

Inilah Bedanya Manajer Dengan Pemimpin

0 24

Salah satu pengertian manajemen yang banyak dianut orang adalah kolektivitas berbagai macam orang yang melakukan aktivitas manajemen. Jadi jika dengan kalimat pendek, segenap orang-orang dengan aktivitas manajemen dalam suatu badan tertentu itulah yang disebut manajemen. Dari istilah manajemen, muncullah istilah manajer sebagai bentuk yang tunggal.

Apa itu manajer?

Manajer adalah pejabat yang bertanggungjawab akan terselenggaranya berbagai aktivitas manajemen agar tujuan unit yang dipimpinnya dapat tercapai dengan menggunakan bantuan orang lain.

Dari uraian tersebut di atas, definisi managing atau mengelola yang diterima banyak praktisi adalah “proses mencapai tujuan dengan kerja orang lain.”

Jika ini yang dimaksud dengan managing, maka pertanyaan selanjutnya yang akan timbul. Bagaimana caranya menggerakkan dan mempengaruhi orang lain untuk dapat melaksanakan tugas dan mencapai tujuan? Karena fungsi ini tak dimiliki oleh manajer atau ada dalam proses managing.

Jadi, adakah hal yang berseberangan dengan managing process saat kita berbicara mengenai leading process? Di mana titik perbedaannya?

Proses leading atau memimpin terdiri dari beberapa hal yang diyakini bisa dan mampu membangun pengaruh terhadap anggota tim. Dan juga akan mampu mengoperasikan anggota tim melakukan segala sesuatu yang diperintahkan oleh sang pemimpin untuk mencapai tujuan organisasi atau korporasi.

Untuk memastikan seorang leader dapat mencapai objektif bisnis secara paripurna, maka kita tak dianjurkan mempertentangkan antara proses managing bersama proses leading, karena pada dasarnya keduanya saling membutuhkan dan melengkapi, dan harus dijaga keseimbangannya antara kedua proses tersebut.

Jika keseimbangan ini bergeser, misalnya seorang pemimpin yang sangat jago dalam memotivasi timnya dimana ini adalah fungsi dari kepemimpinan. Namun kurang terampil dalam pengawasan yang merupakan salah satu dari fungsi manajerial, maka yang terjadi adalah aktivitas tim menjadi tak terkendali dan pemimpin tidak tahu sejauh mana tujuannya akan tercapai.

Begitu juga, jika seorang manajer sangat terfokus kepada pengawasan saja. Tanpa bisa mempertimbangkan motivasi anak buahnya, yang akan terjadi anggota tim akan menjadi stres. Merasa terus diawasi dan tidak dipercaya, dan mereka hanya akan sekadar saja melaksanakan tugas, yang penting sudah dilaksanakan dan telah diawasi oleh manajer.

Seimbangkan Keduanya

Tentu hal itu tidak kita harapkan, oleh sebab itu kita harus menjaga keseimbangan keduanya!

Keseimbangan antara leading (memimpin) serta managing (mengelola) akan membuat seorang pemimpin dapat melaksanakan fungsinya sebagai leader dan manager dengan baik dan paripurna. Sehingga pertumbuhan organisasi dan bisnis berjalan beriringan juga berkelanjutan.

Pertanyaannya, lalu bagaimana menjaga keseimbangan antara memimpin (leading) dengan mengelola (managing)?

Dengan pendekatan keahlian kepemimpinan dasar atau basic leadership skill. Anda tak perlu repot lagi untuk belajar satu per satu dari setiap keahlian memimpin dan mengelola. Anda akan diajak berpetualang untuk menjelajah teknik sederhana yang berdaya guna. Bagaimana menjalankan fungsi leadership dan managerial secara bersamaan dan berimbang dalam satu kali tindakan atau proses saja.

Dalam kalimat awam populer, dengan pendekatan dasar leadership skill maka satu dua pulau terlampui dengan satu kali kayuh saja. Hal itu berarti Anda telah menyeimbangkan dua senjata sakti mandraguna yang harus dimiliki seorang yang mendapatkan amanah untuk memimpin organisasi. Yaitu leading skill (keahlian memimpin) dan (keahlian mengelola) managing skill.

Komentar
Memuat...