Inilah Manfaat Bandotan Bagi Kesehatan

0 32

INILAH Manfaat Bandotan Bagi Kesehatan: Bandotan dengan nama latin Ageratum conyzoides L. merupakan tumbuhan yang berasal dari Amerika tropis. Di negara Indonesia, tanaman ini merupakan tumbuhan liar dan lebih dikenal sebagi tumbuhan pengganggu (gulma) di kebun dan diladang. Tumbuahan ini sering ditemukan pula di pekarangan rumah, tepi jalan, tanggul dan sekitar saluran air pada ketinggian 1-2.100 m diatas permukaan laut.

Secara meorfologis, tumbuhan ini merupakan tumbuhan herba semusim. Tumbuhan ini tegak dimana bagian bawahnya berbaring serta bercabang banyak. Batangnya ketika di sayat bebentuk bulat dan pada bagian luarnya terdapat rambut. Daun nya bertangkai dan letaknya saling berhadapan dan bersilang antara daun yang satu dengan daun yang lain nya. Daunnya berbentuk bulat telur dengan pangkal membulat dan ujungnya meruncing. Bagian tepi daun bergerigi. Kedua permukaan daun baik permukaan bawah maupun permukaan atasnya terdapat rambut dengan kelenjar yang terletak di permukaan bawah daun. Daun nya berwarna hijau. Bandotan ini memiliki bunga majemuk berbentuk malai rata yang keluar dari ujung tangkai dan warnanya putih. Buahnya berwarna hitam dan bentuknya kecil.

Para petani sering menyangka bahwa tumbuhan ini merupakan tumbuhan pengganggu, akan tetapi dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin pesat banyak ditemukan manfaat dari bandotan tersebut, salah satunya yaitu dalam dunia kesehatan. Pemanfaatan tumbuhan ini sebagai obat yaitu pada bagian yang berada diatas tanah dan akar, dimaana herba yang digunakan adalah herba yang segar atau herba yang sudah dikeringkan.

Kandungan Bandotan

Kandungan yang terdapat dalam bandotan diantaranya asam amino, organacid, pectic substance, minyak asiri kumarin, ageratochromene, friedlin, stigmaterol, tanin, sulfur, dan pottasium chlorida. Pada bagian akarnya mengandung minyak asiri, alkaloid dan kumarin.

Kandungan yang terdapat dalam bandotan tersebut dapat menyembuhkan beberapa penyakit, diantaranya demam, malaria, sakit tenggorokan, sakit telinga, radang paru (pneumonia), perdarahan, diare, disentri, mulas (kolik), muntah, perut kembung, pegelinu, mencegah kehamilan, badan lelah sehabis bekerja berat, produksi air seni sedikit, tumor rahim dan perawatan rambut.

Beberapa cara pemakain dalam penyembuhan:

  1. Sakit telinga akibat radang: Cukup dengan mengambil herba secukupnya kemudian ditumbuk sampai halus. Setelah tumbukan selesai, ambil air hasil tumbukan nya dengan cara disaring. Teteskan sebanyak 2 tetes dalam sehari 4 kali.
  2. Luka berdarah, bisul, eksim: Ambil lalu cuci herba segar secukupnya, kemudian ditumbuk sampai halus, dan oleskan pada bagian yang luka atau sakit dan tutup dengan perban. Lakukan secara rutin, dalam sehari ganti perban 3-4 kali.
  3. Reumatik: Ambil bagain daun dan batang bandotan segar, kemudian di cuci, siapkan satu kepal nasi basi, dan setengan sendok teh garam. Ketiga bahan tersebut kemudian ditumbuk sampai menjadi adonan layaknya seperti bubur kental kemudian dibalutkan pada bagian sendi yang bengkak sambil ditutup. Biarkan elama 1-2 jam, kemudian penutupnya dilepaskan. Lakukan 2-3 kali dalam sehari.

Untuk penyakit-penyakit yang dianggap masih ringan cukup dengan mengambil herba bandotan, di tumbuk lalu dioleskan pada bagian luka yang sakit.

Semoga bermanfaat dengan ikhtiar tak pernah bosan.

Oleh Paridah Jakiyah

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.