Inspirasi Dibalik Sosok Arsitektur Natural

0 33

Sosok Arsitektur Natural: Inilah sosok pegawai yang memiliki kreativitas lebih dibandingkan dengan pegawai lainnya dalam bidang yang sama. Tokoh ini, bernama Ahmad Maksum yang biasa dipanggil dengan nama Asom bin Somad atau Syarkawi. Pergantian nama ini, bukan karena dia terlibat terorisme, tetapi, lebih karena saran para kyai agar nama awalnya diganti. Tujuannya, kata kyai diamaksud, supaya usahanya berjalan lancar. Sosok ini telah menginspirasi banyak penduduk di kampung halamannya, Leuwianyar, Kota Tasikmalaya.

Bagaimana tidak menginspirasi, melalui sosok ini, banyak bangunan mewah mampu ia dirikan. Kariernya ia awali sebagai pegawai bangunan pada kelas rendahan. Kemudian, dia terus dilatih oleh orang tuanya yang bernama Syahdi. Ketekunannya membuat satu bangunan dengan bangunan lain, membuat dirinya menjadi terlatih  untuk menjadi pemborong dan kemudian menjadi desainer rumah yang cukup mewah. Salah satu rumah yang sempat dia bangun itu adalah, rumah mantan ketua DPR RI. Banyak juga rumah pejabat di Jakarta, yang berhasil ia bangun.

Pendidikan lanjutan sebenarnya sempat ia ikuti sampai menjadi Ir dalam bidang teknik sipil. Hanya sayang, ketika terjadi bencana meletusnya gunung Galunggung, Ijazahnya tak lagi mampu dia rawat. Bukan hanya ijazah S1, tetapi ijazah lain yang ada di bawahnya pun raib. Istrinya juga tenggelam ke bawa arus lahar letusan gunung Galunggung. Itulah yang menyebabkan dia putus asa. Keputusasaan itulah, yang menyebabkan dia kehilangan arah dalam hidup. Akhirnya, ia pun sering menikah dan berganti pasangan

Takdir Berkata Lain

Ketika usianya menginjak 50 tahun, ia ditarik salah seorang Taypan untuk menjadi arsitek bangunan di sebuah kawasan perumahan. Cuma, lagi-lagi dia menolaknya, karena ijazahnya tak lagi mampu ia temukan. Akhirnya, ia menjadi kontraktor biasa, tetapi dengan pendapatan yang luar biasa. Saat bekerja di tempat inilah, ia menemukan sebuah teori bahwa berbagai itu bukan kepentingan orang lain, tetapi, hal itu sesungguhnya menjadi kewajiban dirinya sendiri.  Selain itu, di tempat terbaru ini pula, ia menemukan teori tentang betapa pentingnya merawat satu orang istri.

Karena itu, ketika anak-anaknya pada menikah, wasiat terpentingnya adalah, cukuplah memiliki istri itu satu.

Cukupkan hanya bapakmu yang menjadi pelajaran bahwa memiliki istri lebih dari satu itu, menyiksa bagi anak-anak

Dengan kesadaran ini pula, hari ini bukan saja telah memiliki rumah tempat tinggal, tetapi, juga memiliki kendaraan yang cukup banyak.

Bravo buat Asom, Maksum atau Syarkawi.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.