Inspirasi Tanpa Batas

Intip Ragam Makanan dan Menu Takjil Khas Cirebon Yang Tak Lekang Oleh Waktu

0 1

Konten Sponsor

Kuliner- Bagi kamu warga Cirebon, rasanya gak lengkap jika berpuasa tanpa sajian kuliner istimewa dan khas. Atau gak lengkap juga jika tidak berburu menu buat takjil atau disebut “Nyenyore” Oeh warga pantai utara ini.

Berbagai menu makanan hingga takjil disiapkan untuk berbuka saat bedug Maghrib berkumandang. Bagi masyarakat Cirebon, kuliner takjil seakan menjadi  hidangan yang wajib ada, untuk disantap pertama kali saat berbuka.

Ada banyak kuliner tahunan yang biasa disajikan saat ramadan, seperti Bubur Gendul, Bubur Sumsum, Bubur Boled, Bubur Lemu, Bubur Pacar, Bubur Mutiara dan Bubur Kacang, biasanya warnai sepanjang jalan raya di kota maupun di Kabupaten Cirebon, dan dijajakan pedagang musiman ramadhan.

Selain Kuliner yang khas tadi, Cirebon juga punya aneka ragam minuman yang identik saat Ramadan. Biasanya minuman ini di sajikan sebagai pelesapas dahaga saat buka puasa, diantaranya es bonteng suri, sirup tjampolay dan kolang kaling.

Sementara itu sajian kuliner khas Cirebon saat menjelang buka puasa, masyarakat Cirebon dari dulu hingga sekarang tidak pernah melewatkan makanan yang dikenal dengan kerupuk wedi atau lebih di kenal dengan kerupuk melarat atau kerupuk yang digoreng dengan pasir serta disajikan dengan sambal kacang.

Makanan Ringan Sebagai Simbol Kebersamaan

Makanan ringan yang biasa disajikan menjelang buka puasa merupakan warna kebersamaan dalam budaya masyarakat Cirebon. Contohnya seperti rumba, makanan yang dibuat dari aneka jenis sayuran ini kerap diburu pecinta kuliner. Kangkung dan dauh pohon papaya yang jadi bahan utamanya lebih nikmat jika disajikan dengan sambal asam dicampur terasi.

Bukan hanya aneka makanan ringan, aneka minuman, bubur dan olahan lainya yang khas. Cirebon juga punya tadisi unik yang dikenal dengan perayaan Grebeg Syawal. Dimana dalam acara yang gelar di akhir Ramadhan ini menu ketupat dan opor ayam menjadi hidangan istimewa yang diwariskan oleh Sunan Gunung Jati.

Grebeg Syawal dilaksanakan enam hari setelah hari raya Idul Fitri di keraton-keraton, dan dilanjutkan di peasntren-pesantren cukup tua di wilayah Cirebon.

Nah jadi, jangan binggung kalau misanya kaian mampir saat Ramadhan di kota yang satu ini, Ragam makanan dan menu Takjil Khas Cirebon siap menyambut dan memberi warna tersendiri yang dijamin menggoyang lidah. [aL/dari berbagai sumber ]

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar