Take a fresh look at your lifestyle.

Intip Tips Bisnis Sneaker Ini, Buat Kamu Para Teenpreneur

0 59

Intip Tips Bisnis Sneaker Ini, Buat Kamu Para Teenpreneur – Menilik bisnis kreatif ternyata tak harus sulit asal Anda mau belajar. Contohnya empat entrepreneur muda ini yang sukses menjalankan bisnis sneakers.

Dilansir dari situs Hai Online, mereka adalah Adrian Riyadi dari Kixxx Jakarta, Dede Hamzah dari Kicksolution and Bade, Marvin Giovanni dari Havehead, dan juga Riky Setio dari Warp Laces.

Dalam sebuah kesempatan, mereka tersebut berbagi inspirasi bagaimana bisa memulai bisnis dari hobi dan berani mengambil jenis usaha kreatif yang sedang menjadi tren di kalangan anak muda saat ini.

Sneakers sendiri merupakan salah satu hal saat ini yang paling diminati anak muda. Pebisnis hanya perlu untuk melihat peluang dan menjadikan ladang usaha baru, sehingga apa yang tadinya hobi dapat menjadi usaha yang mendatangkan keuntungan.

Berikut ini adalah beberapa tips garap bisnis sneakers untuk para teenpreneur:

Dari Hobi Jadi Peluang Bisnis

Adrian Riyadi misalnya mengaku bisnis toko sneakers-nya tersebut berawal dari hobi mengoleksi sneakers sejak duduk di bangku sekolah dasar. Menyalurkan hobinya tersebut, Adrian membuka bisnis dengan menjadi kolektor sneakers edisi terbatas pada akhir 2014 silam. Tak hanya sendirian, ia bertemu dengan banyak kolega yang memiliki kesamaan visi dan misi, sehingga pada April 2015 lalu, untuk pertama kalinya KIXXX Jakarta dibuka dan meraih keuntungan besar sampai saat ini.

Berikan Solusi Baru

Setali tiga uang dengan Adrian, pemilik bisnis Kicksolution and Bade, Dede Hamzah juga membuka bisnis snekears. Karena berupaya guna mewujudkan keinginan banyak orang. Hanya saja caranya dengan memberikan jasa cicilan untuk sepatu. “Banyak anak muda sekarang ingin punya sepatu impian tapi mahal. Akhirnya saya post dari awal 2014 di Twitter, booming. Sekarang setelah 2,5 tahun ada 1.175 pasang sepatu terjual sejak awal 2014,” ungkapnya. Ide awal bisnis jasa cicilan sepatu mahal ini datang saat Dede mau melakukan seserahan pada acara pernikahannya. Dari kebutuhan diri sendiri, idenya dituangkan ke bisnis.

Lihat Peluang yang Lain

Lain lagi dengan Riky Setio yang menjadi pemilik Warp Laces justru membuka bisnis yang unik namun masih berhubungan dengan para pehobi sneakers. Ia membuka bisnis tali sepatu. “Awalnya banyak yang bilang aneh. Ketika membuka bisnis ini memang ada suatu tekanan dalam diri saya. Namun saat itu saya berniat untuk memulainya dari hal-hal kecil. Lantas mengapa hal kecil itu nggak dibuat jadi extraordinary? Warp Laces bukan tali sneakers yang biasa,” ungkap Riky yang memulai bisnis pada 2015 lalu.

Buat Produk Sendiri

Sedangkan bagi, Marvin Giovanni, co-founder dari Havehead, mengatakan bahwa merek sneakers-nya itu merupakan merek Indonesia yang awalnya dirintis bersamaan dengan lima temannya saat masih kuliah. “Sneakers itu sudah jadi budaya, jadi barang cowok dan cewek yang makin saja diterima. Bahkan juga fleksibel dipakai kapan saja, termasuk saat pakai jas. Kami ingin agar Indonesia bisa bikin brand sepatu yang dapat bersaing di internasional,” katanya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar