Inspirasi Tanpa Batas

Investor adalah Ciri Kemukminan

Investor adalah ciri seorang Mukmin
0 15

Investor adalah Ciri Kemukminan. Investor selalu berkonsentrasi memikirkan sesuatu yang lebih baik dan mencari nilai tambah pada setiap apapun yang ia dapati. Ia berada dalam posisi sebagai pemikir yang terus mencari nilai tambah dalam hidupnya. Ia adalah penerjemah ekonomi gaya Qur’ani yang selalu mempersepsi dunia saat ini seolah telah berada dalam waktu ashar.  Karena itu,  membutuhkan berbagai upaya persiapan dalam menyongsong masa depan yang gelap sekalipun.

Investor dengan demikian adalah entreupreuner sejati. Ia tidak mau berada dalam ruang kosong tanpa makna. Tidak mabuk dalam caci maki, dan tidak murka dalam menghabiskan waktu untuk berdusta dan mencari celah untuk menyalahkan orang lain. Ia memanfaatkan seluruh waktunya untuk mengkaji sesuatu yang lebih produktif dan berdaya guna untuk masyarakat banyak.

Investor dengan demikian adalah mereka yang selalu bermanfaat bagi orang lain. Dalam konteks ini, sosok investor, juga berarti memenuhi persyaratan untuk disebut sebagai khalifah. Mengpa? Karena tugasnya di muka bumi dapat ia tunaikan. Hanya sejenis manusia seperti inilah, yang bakal dapat sampai pada posisi sebagai pemimpin.

Relasi Investor dan Enterpreneur

Apa relasi antara investor dengan entrepreneur. Entreupreuneral dengan alasan di atas, karena itu, selalu membutuhkan objektivitas dan menempatkan cara berpikir positif sebagai puncak segala gerakan. Apapun yang dititipkan Tuhan kepadanya akan disyukuri sebagai sesuatu yang berguna. Ia terus bergerak melakukan pendakian dari satu gunung ke gunung lain, tanpa lelah apalagi mengeluh. Ia selalu memiliki harapan baru, karena ia memiliki karakter berpikir yang terus terbarukan.

Ia terus menerus menjejakan kakinya –ke pojok dunia sekalipun– tanpa henti untuk mencari anugerah Tuhan. Ia meletakkan waktu, kejujuran, keyakinan dan usaha maksimal sebagai modal utama. Ia sadar bahwa modal itu, tidak terletak pada gepokan kapital, tetapi pada kepercayaan yang diembankan kepadanya. Ia sadar bahwa tidak mungkin dirinya dapat dipercaya, tanpa sebelumnya ia memiliki kepercayaan dan keyakinan. Itulah mengapa saya menyebut entreupreuneris sebagai spiritualis sejati

Entreupreuneris tidak pernah memperkenalkan kebohongan diri dan usahanya kepada orang kecil sekalipun. Ia sadar, kebohongan hanya akan mendorong dirinya masuk dalam jurang kerusakan mental dan kehancuran usaha yang dibangunnya. Ia selalu menatap setiap manusia dalam persepsi masa depan. Ia tidak akan pernah melihat manusia dalam persepsi kekinian. Karena itu, entreupreuneris pasti bersahaja dan selalu berupaya mencari titik damai dalam setiap keadaan.

Semua manusia di mata entreupreuneris adalah mitra dan dianggap pasti memiliki nilai guna. Ia tidak memilah manusia dalam kebedaan ideologi, keyakinan apalagi Ras. Ia senang berada dalam kultur yang serba multi karena ia sadar bahwa yang Tunggal hanya Tuhan. Ia memahami heterogenitas sebagai hadiah Tuhan karena dengan serba multi itulah, segala hal dapat ia buat. By. Prof. Cecep Sumarna

Komentar
Memuat...