Inspirasi Tanpa Batas

Islam dan Kristen adalah Dua Agama Kasih Sayang

0 11

Konten Sponsor

Islam dan Kristen adalah Dua Agama Kasih Sayang. Islam dan Kristen, adalah dua agama yang membawa prinsip kasih sayang. Karena itu, antara pengikut agama Islam dan agama Kristen, seharusnya tidak ada benturan. Mengapa? Sebab dua-duanya adalah agama yang membawa pesan kasih sayang di antara sesama manusia. Patut diragukan keagamaan mereka, jika ada di antara pengut Islam atau Kristen, yang mengabaikan prinsip kasih sayang dimaksud.

Kristen membawa konsep kasih sebagai tonggak agamanya. Dalam literasi Islam, kata kasih ini disebut dengan istilah silaturahim. Baik dalam Islam maupun dalam Kristen, kasih sayang atau silaturahim, seharusnya menjadi dimensi maha penting. Karenanya, kedua ajaran ini, layak disebut ajaran Allah.

Kedudukan Silaturahmi dalam Islam

Silaturahim dalam Islam, merupakan perintah Allah. Kedudukannya berada diurutan kedua kedua setelah takwa (QS. Al Nisa [4]:11). Dalam ayat lain, yakni dalam Al Qur’an surat Al Anbiya [21]: 107 Allah juga menyebut bahwa Nabi Muhammad diutus tidak lain kecuali untuk menyebarkan rahmat (kasih sayang) kepada seluruh alam.

Dalam hadits Qudsi disebutkan: Ketika Allah menciptakan kasih sayang, Dia berfirman kepadanya, “Aku ar-Rahman, Aku berikan kepadamu (kepada kasih sayang) yakni nama-Ku. Barangsiapa menyambungkan engkau, Aku akan menyambungkan Diri-Ku denganmu. Barangsiapa memutuskan engkau, Aku pun akan memutuskan diriku denganmu.”

Ketika suatu hari disampaikan kepada Nabi Muhammad Saw perihal seorang yang shalat di malam hari, dan puasa di siang hari, tetapi menyakiti tetangganya dengan lidahnya, Nabi Muhammad menjawab dengan singkat, “Ia di neraka”. Secara ekstrinsik beragama, tetapi secara intrinsik ia tidak beragama. Silaturahim memang tidak bisa dijalin dengan sekian kali lebaran, sekian kali halal bi halal, apalagi sekian menit khotbat.

Thomas Merton, dalam bukunya Mysticism in the Nuclear Age, berkata: “Anda tidak dapat mendatangkan kedamaian tanpa disertai amal shaleh. Anda tidak dapat memperoleh tatanan social tanpa kehadiran kaum mistik, orang-orang suci, dan nabi-nabi.” Inilah bagian lain, mengapa saya menyebut bahwa prinsip kasih sayang, terdapat dalam agama Kristen.

 Di dalam Islam, tidak akan ada nabi lagi, tetapi tidak demikian halnya dengan orang-orang suci. Orang suci adalah manusia takwa yang (tanda-tandanya), menurut al-Qur’an surat Ali Imran [3]: 134-135 Allah menyatakan: “menafkahkan hartanya dalam suka dan duka, menahan marahnya, memaafkan orang lain, senang berbuat baik, apabila berbuat salah, cepat-cepat ingat Allah dan bertobat atas segala dosanya. Siapa lagi yang mengampuni dosa selain Allah, kemudian tidak mengulangi lagi perbuatan salahnya.”

Berdasarkan berbagai nalar tadi, silaturahim menuntut seseorang agar memperhatikan orang lain dengan infaq, mengendalikan emosi, memaafkan yang berbuat salah, dan sebanyak mungkin mengisi hidup dengan kebaikan. By. Dr. Ety Tismayati

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar