Isyarat Makna Hidup| Puisi Kerinduan Part – 1

0 343

Kumpulan Puisi transvaluasi Nilai susunan Prof. Cecep Sumarna, sedikit banyak menyentuh jika dibaca dengan pelan. Puisi-puisi ini, ditulis pada bulan Juni dan Desember 2016. Entah suasana apa yang membalut pikiran penulis puisi ini. Yang pasti bahwa Lyceum Indonesia tertarik untuk menayangkannya.

Dalam Bulan dimaksud, Cecep Sumarna setidaknya telah menyusun dua puisi yang mendorong dimensi spiritual dalam dimensi cinta. Berikut kedua puisi dimaksud, diaransemen dalam kegelisahan dan harapan kemajuan hidup yang lebih hakiki.

Tak Ada yang Menjawab

Aku bukan ikan dalam kolam yang tenang
Bukan juga burung dalam sangkar terbatas
Aku adalah jiwa yang melintasi semesta keterbatasan
dan sukma ketulusan yang melanglang tanpa sedikitpun alas

Dalam segala yang kulewati dan kunikmati
Kadang aku ingin berhenti tetapi tetap tak kuasa menahan
Selalu kulihat dalam kejauhan ada tangan mengajakku datang
Menjumpai segala hal yang sesungguhnya kurindukan

Kau diam dan aku semakin tak karuan
Kau dingin dan aku semakin kepanasan
Kau acuh dan aku semakin perhatian
Kaulah yang kurindukan

Aku tahu Kau tahu
Aku mengerti Kau lebih faham
Aku kacau Kau penuh ketenangan
Kutanyakan tak ada yang menjawab

Mengpa ? Karena hatiku masih diselimuti
Suatu misteri tanpa henti
Hanya Aku dan DiriMu yang harusnya berbisik
Segalanya tak kan usai

Medio Desember 2016

Tak Tergantikan

Iringan musik tak lagi mengasyikan
Gaya penari erotik tak lagi menggairahkan
Aksi para komposer tak lagi membanggakan
dan bahkan suara alam tak lagi terasa nyaman

Komat-kamit para kyai tak lagi menjanjikan
Mantra dukun klenik tak lagi mampu dipertahankan
Asma-asma terbaik Tuhan tak lagi menentramkan
Dunia langitan seperti telah membuat penjarakan

Berjarak yang mungkin karena terlupakan
Berjarak yang mungkin karena teremehkan
Teremehkan oleh semua sikap dan tindakan dalam perjalanan
Perjalanan yang mungkin terasa sangat lama mengasyikan

Kebahagiaan itu tak mungkin tergantikan
Tak mungkin tergadaikan dan terbelikan
Karenanya mungkin karena anda terlalu lama
Tidak jujur terhadap keadaan

Jujurlah dengan nuranimu
Itulah jalan yang apinya tak mungkin terpadamkan
Itulah jalan yang suaranya tak mungkin terjinakan
Sebab itulah jalan menuju keberhasilan [Cirebon, 2016]

Baca : Biodata Lengkapnya

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.