Inspirasi Tanpa Batas

Kamu adalah Hantu yang Kurindukan | Candu Asmara Remaja Part -18

Hantu Yang Kurindukan
0 320

Kamu adalah Hantu yang Kurindukan. Waktu berjalan demikian cepat. Tidak terasa, 20 tahun kejadian misteri itu berlalu. Kayla yang mengembara ke Jakarta, berubah total. Totalitasnya dalam dunia usaha, telah membuat dirinya menjadi salah satu pemilik perusahaan yang cukup raksasa. Gerai-gerai pakaiannya dibuka di Kota-kota Provinsi Indonesia.Ai??Kota Medan yang menjadi tempat di mana Kelvin mengembangkan karierpun tidak terlewat dari sambangan produk Kayla

Nama produk pakaiannya diminati banyak kalangan. Tidak sedikit bahkan artis-artis nasional Indonesia memakai produk desain Kayla. Kelvin tentu sangat suka terhadap produk pakaian Kayla. Ia suka memakai pakaian produksi Kayla, meski tentu saja, Kayla tidak tahu kalau Kelvin memakainya. Kayla dan Rayhan mencatatkan nama merk pakaiannya ke lembaga resmi negara, agar tidak diplagiasi oleh perusahaan lain.

Menurut beberapa catatan kecil, pakaian yang didesain Kayla pernah juga dipamerkan di National Archives of Australia di Canberra, ACT, Australia. Inilah suatu tempat pameran yang pada tahun 2016, mengelar pameran dengan tajuk ai???Faith Fashion Fushionai???. Tetapi, Kayla tetap sederhana tidak ingin menampilkan hasil desainnya itu, atas nama dirinya. Ia tetap bersembunyi di balik layar, sebagaimana ia tetap bersembunyi di balik layar cintanya bersama Kelvin.

Catatan kecil lainya, meski kekayaan Kayla sangat melimpah, ia tidak pernah mempublish kekayaannya. Ia tetap biasa seperti sebelumnya. Termasuk tetap biasa menjaga kerinduannya kepada Kelvin. Yang berubah hanya kebiasaan kecilnya saja. Ia sudah hampir sepuluh tahun mengikuti kegiatan senam khusus perempuan di Jakarta. Ia tidak memilih menjadi wanita sosialita, meski memiliki kekayaan yang sangat luar biasa. Dan tentu saja memiliki kesanggupan untuk itu. Kayla dan Rayhan memang memang benar-benar kaya, tetapi tetap bersahaja.

Bisnisnya Bersipat Outshorching

Bisnis pakaian model outshorching yang dia kembangkan, membuat perusahaan miliknya itu, dengan begitu mudah dipantau dari jarak yang sangat jauh sekalipun. Model pakaian wanita yang menjadi konsentrasinya, dengan merek tertentu yang sangat terkenal di Indonesia, membuat banyak orang mengenal dan memakai pakaian dimaksud. Produknya cukup variatif. Dari harga yang sangat mahal, sampai kepada harga yang murah, selalu tersedia di gerai-gerai miliklnya.

Untuk menambah pengetahuan akan modeling pakaian, Kayla memang akhirnya pernah mengikuti pendidikan singkat di Australia. Ia pernah tiga bulan di Inggris dan selama enam bulan di Paris. Kurang lebih selama satu tahun, ia mendalami jenis dan model pakaian yang menurutnya dapat trendy jika dikembangkan di Indonesia.

Semangat yang dimiliki Kayla, sesungguhnya hanya ingin mempersembahkan kepada kedua anaknya. Satu anak resmi miliki dia dengan Rayhan, dan satunya lagi milik Kayla yang secara keyakinan, merasa milik bersama Kelvin. Khusus menyangkut anak yang dulu di kandung Kayla, yang patut diduga merupakan hasil “perselingkuhannya” dengan Kelvin, ia merasa harus tumbuh dengan baik. Kayla merawatnya dengan penuh kasing sayang.

Seorang anak yang sedikitpun tidak pernah diomelin apalagi dimarahin. Dia adalah anak yang sejak digendongnya dengan penuh manja. Dan ketika suasana sangat luang, ia tidak membiarkan orang lain menggendongnya. Meski anak itu kadang menjengkelkannya, ia tetap menjaga dan merawatnya dengan tulus. Setulus cinta kelvin bersama dirinya dalam pangkuan dan asmara keindahan yang tiada tandingnya.

Perawatan yang demikian istimewa itu, bukan lantaran dia teringat atas nasihat Kelvin. Tetapi, ia merasa bahwa anak terakhirnya itu, merupakan benih cinta yang demikian tulus. Anak yang dihasilkan dari hubungan suami istri yang desah nafasnya dibuat dengan sebuah rasa cinta yang cukup mendalam. Benih cinta yang hanya didiperoleh dan diperuntukkan untuk “kekasih terlarangnya”, Kelvin.

Anak dari Benih Cinta Tulus

Anak itu, kini sudah dewasa. umurnya sudah menginjak hamoir dua puluh tahun. Ia sedang mengikuti pendidikan Magangemen Bisnis di Stanford University Amerika Serikat. Prestasinya selalu menonjol dan selalu menjadi juara kelas. Anak itu tumbuh dengan baik. Wajahnya yang ganteng dengan kulit yang putih, serta rambut yang merah dan bibir yang juga merah. Pernah suatu waktu, ketika anaknya itu lulus dan dinyatakan Best of the best dari SMA Pavorit Jakarta, Kayla berkata dalam hatinya:

“Aku semakin yakin, kau adalah benih dari Kelvin. Karena aku tak yakin, kau demikian cerdas, jika bukan dari nuthfah Kelvin. Aku tak yakin, Rayhan memiliki genetik secerdas kamu anakku”. Ia meneteskan air mata pilu namun penuh kebahagiaan. Terlebih saat anaknya itu, menyerahkan bunga yang dipersiapkan sekolah untuk dirinya. Maklum dia memang sangat prestisius dan banyak orang bangga dengan aplusan tepuk tangan tang meriah.

Atas bantuan dari beberapa rekan dan mitra bisnis Kayla, anak Kayla akhirnya dapat meneruskan kuliah di Amerika Serikat. Sekolah memang menyediakan bantuan untuk memberi penghargaan atas prestasi anak Kayla itu, dan membuat segala halnya menjadi demikian mudah.

Selama dua puluh tahun, Kelvin dan Kayla berhenti bertemu. Meski keduanya tetap berusaha untuk selalu menyambungkan rasa. Keduanya selalu saling kontak melalui suara telepon. Mereka jarang sekali menggunakan sms, istagram atau produk apapun dalam dunia maya. Mereka memilih untuk hanya menggunakan suara telepon. Mereka banyak menghabiskan waktu melalui saluran telepon, di manapun mereka berada. Selama dua puluh tahun, mereka hanya bertemu satu kali. Itupun kebetulan di mana Kayla tidak lagi dapat menghindar untuk bertemu dengan dirinya dalam sebuah forum umum penuh nuansa ilmiah di Medan.

Aku Seperti Kate Elizabeth

Kayla persis menjadi sosok seperti Rosse [Kate Elizabet Winslet] dalam lakon film Titanic.Ai??Aku hidup bersama seorang laki-laki, yang sejujurnya tidak aku cintai. Tetapi, ia tetap mempertahankan hidup, termasuk mempertahankan kecantikannya, demi menjaga cinta kasih dengan rasa yang dia punya. Tentu saja yang dimaksud adalah anak yang dalam keyakinannya, dihasilkan bersama kelvin. Ia tetap menjaga dan merahasiakan seluruh cintanya bersama dengan kelvin dan Tuhannya. Kedalaman hati untuk menyimpan rahasianya itu, tak mungkun sebanding dengan dalamnya Samudera Atlantik.

Dalam kesehariannya, iapun banyak menghabiskan waktu di tempat-tempat olah raga wanita dan salon kecantikan. Ia merasa bahwa sehabis melakukan olah raga ringan seperti senam, perasaannya demikian fresh. Karena itu, meski umurnya sudah 48 tahun, wajahnya tetap cantik dan sedikitpun tidak menunjukkan gejala penuaan. Itulah Kayla di siang hari.

Lain siang lain malam. Di malam hari, Kayla selalu menunggu “hantu” ramah yang menyapanya dengan kata cinta. Hantu yang membingkai dirinya dalam lautan asmara yang hanya tinggal imaginatif. Kayla membentuk dan mendesain karya cinta dalam lubuk bathin sebagai mahakaryanya di dunia. Membayangkan berbagai peristiwa indah detik demi detik. Dia selalu berkata dalam bathinnya: “Kelvin kini kau resmi menjadi “Hantu yang selalu Kurindukan”. Aku tak pernah membiarkan ruang bathinku kosong tanpa nama kamu. Biarlah Tuhan yang akan mengatur segalanya. Karena dan demi kamu, aku dengan tulus menjaga segala hal yang berkaitan dengan kamu”. Prestasiku bukan dipakaianku, tetapi, justru dalam kemampuanku menjaga segala hal untuk diriku dan dirimu.

Aku sulit melepasmu dari bathinku, kata Kayla. Inilah cinta yang dibuat Sang Kreator tertinggi, yakni Tuhan untukku. Aku percaya, cinta ini dikirimkan Tuhan sebagai salah satu Maha Karyanya untuk kita. Tak ada cinta yang salah … Dan, itulah cintaku padamu. Aku yakin cinta ini tidak salah hadir. Segalanya telah ditentukan oleh Tuhan. Yakinlah bahwa selamanya kau akan selalu menjadi embun penyejuk dalam segenap rasa yang haus akan apa yang kusebut cinta. Tulis Kayla dalam memoar di buku hariannya. By. Charly Siera –bersambung ke edisi terakhir Candu Asmara Part -19

Komentar
Memuat...