Kayla dan Kelvin Belajar Realistis| Candu Asmara Remaja Part – 15

Kayla dan Kelvin Belajar Realistis| Candu Asmara Remaja Part – 15
0 218

Candu Asmara Remaja. Kayla kembali sendiri. Dua hari setelah prosesi akikahan untuk anak Nisa, ia berangkat ke Tanah Abang. Seperti biasa dia jualan pakaian, perlengkapan shalat dan kerudung wanita. Tokok yang dimiliki keluarga bordir terbesar di Kabupatennya itu, merupakan warisan dari bapaknya. Dari situlah justru keluarga besar Rayhan mencari nafkah.

Sementara itu, Kelvin tetap di rumah bersama Nisa dan anak semata wayangnya. Kelvin begitu telaten membantu mencuci pakaian anaknya dan ikut serta membersihkan pakaian-pakaian Nisa yang kadang berisi bercakan darah nifas.

Setelah satu minggu berlalu, Kelvin baru mempersiapkan diri untuk mudik ke Medan. Orang tua mereka yang domisilinya di Medan, memang  mempercayakan perusahaan Sawit kepada Kelvin. Meski sangat berat bagi Kelvin untuk meninggalkan keluarga kecilnya, namun, ia tidak berdaya untuk tidak segera meninggalkan anak istrinya.

Kejadian menarik justru terjadi sehari sebelum keberangkatan Kelvin ke Medan. Sore hari itu, Sabtu, tiba-tiba Kayla demam tinggi. Kebetulan, supir keluarga mereka sedang cuti tidak masuk kerja. Dengan arahan Nisa, Kelvin diminta untuk membantu kakaknya mengantar ke praktek dokter.

Awalnya ia pura-pura mencari alasan untuk tidak mengantarkan Kayla. Hanya Nisa terus mendesak agar Kelvinlah yang mengantar Kayla ke dokter keluarga mereka. Saat itu, Kelvin berkaca-kaca dan tampak sangat bahagia. Meski rasa suka citanya itu, segera ia tepis khawatir terlihat oleh Nisa, akhirnya Kelvin seperti kurang setuju, tetap mengantarkan kakak iparnya ke dokter.

Kayla dan Kelvin Kembali Bercumbu

Begitu keduanya sudah masuk ke dalam sedan merk Volvo, mobil berjalan dan maju pelan. Keduanya tidak mampu menyembunyikan rasa bahagianya atas kesempatan untuk bertemu berdua. Heran dan aneh bin ajaib, demam Kayla sembuh total. Ia bahkan tampak sangat bangga dan penuh keceriaan.

Perjalanan sekitar 30 meter dari rumah mereka, tangan Kayla langsung memegang tangan Kelvin dengan hangat dan manja. Kayla berkata: Kelv, sesungguhnya demamku ini, bisa sembih hanya dengan tidur pulas selama delapan jam. Dikasih obat semacam Ultraflu atau bodrex saja, sebenarnya insyaallah sembuh.

Hanya sejujurnya, hampir seminggu ini, justru saya tidak bisa tidur. Hanya kamu yang membayangi aku. Bayangan kamu itulah yang membuat aku tidak bisa tidur. Coba kamu pegang kepalaku, sekarang demamnya sudah sembuh.

Kelvin memegang kepalanya dan ternyata memang benar ia tidak lagi demam. Waktu menunjukkan maghrib dan adzan dikumandangkan di setiap Masjid yang ada di sekitar jalan yang mereka lalui. Suasana kembali temaram. Dikecup tangan Kelvin dengan hangat oleh Kayla. Kelvin tidak kuat kecuali mengecup kening dan bibir Kayla dengan penuh rona.

Dokter Mereka Tinggalkan

Mereka membalikkan kendaraannya tidak ke dokter. Kayla merasa sangat sehat dan segar. Kelvin sendiri malah membawa mobil mereka ke sebuah taman Kota yang dekat dengan muara Sungai. Suasana sangat sepi. Suasana sepi itulah yang dimanfaatkan mereka untuk memadu asmara di dalam mobil. Jika ada yang memperhatikan secara seksama, pastilah diketahui, jika mobil itu bergoyang.

Setelah adegan percintaan mereka berakhir, mereka mengambil nafas panjang. Mereka saling mendekap. Tetapi entah mengapa, justru pada saat itulah Kayla sadar. Ia meneteskan air mata. Entah alam apa yang membuatnya sadar. Lalu tiba-tiba dia berkata:

Kelv … Maafkan aku. Dengan tetesan air mata yang mengalir pelan. Kayla tidak mampu meneruskan kata-katanya. Kelvin tiba-tiba sadar dan merasa bersalah. Ia memahami bahwa apa yang dilakukannya salah. Teh maafkan juga aku ya. Kata Kelvin memelas. Tidak dik. Aku sangat salah, kata Kayla. Aku merasa bahwa rasaku telah berubah.

Asmara ini tidak biasa. Aku heran, aku memang benar-benar mencintai kamu. Dan rasa cinta ini telah memupus semua rasa yang aku punya atau pernah aku punya. Padahal rasa ini tidak mungkin aku miliki. Kamu milik adikku …. ini tidak mungkin terjadi. Maafkan aku. Aku akan belajar realistik, Kelv.

Kelvin sendiri sebenarnya ingin mengatakan hal yang sama … bahwa apa yang dilakukannya bukan hanya sekedar asmara, tetapi telah berubah menjadi rasa cinta yang mendalam. Tetapi Kayla tidak memberi ruang untuk menjawab. Kelv … aku akan menjaga cinta ini selamanya. Ya selamanya. Akan kujaga. biar hanya aku, Tuhanku dan kamu yang tahu. Yu kita pulang.

Pulang dalam Irama yang Ambigu

Di hati Kayla dan Kelvin, sejujurnya mereka tidak ingin cinta ini berakhir. Kelv hanya mampu berkata bahwa selamanya dia akan mencintai Kayla. Ia akan menjaganya dengan cara apapun dia mampu menjaga itu. Dia yakin cintanya tulus dan menanti sampai kapanpun cinta ini untuk dipertahankan.

Sekitar pukul 7.30 Volvo itu masuk kembali ke garasi rumah mereka yang besar. Mereka tidak menunjukkan sesuatu yang aneh. Kelv segera masuk ke kamar dan melihat anaknya. Ia meneteskan air mata duka, karena merasa mengkhianati Nisa dan anaknya itu. By. Charly Siera

Komentar
Memuat...