Inspirasi Tanpa Batas

Kebakaran Israel adalah Janji Allah dan Kebenaran Al Quran

Kebakaran Israel adalah Janji Allah dan Kebenaran Al Quran
0 14.850

ISRAEL saat ini sedang sibuk memadamkan api yang semakin menjalar kesegala penjuru kota Haifa. Kota terbesar ketiga di bagian utara Israel. Sebagaimana yang di beritakan oleh media online maupun media telivisi, selama 3 hari ini sudah hampir 80.000 orang telah di ungsikan akibat kejadian ini. Bukan hanya itu Kebakaran lahan juga mengancam rumah-rumah sekitar Yerusalem dan Tepi Barat.

Dikutip dari BBC.com, kepala kepolisian Israel menyatakan kejadian kebakaran ini ada indikasi kesengajaan dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Diperkuat oleh perdana mentri Benjamin Netanyahu mengatakan jika api disulut dengan sengaja, maka akan dianggap sebagai tindakan terorisme.

Bukan hanya sebatas itu media Israel ikut memanas-manasi kejadian tersebut. Dengan memberikan spekulasi tentang kemungkinan adanya ‘intifadah kebakaran’ atau perlawanan setelah kasus-kasus penikaman, tembakan, dan serangan tabrakan mobil selama tahun lalu.

Naftali Bennett (Menteri Pendidikan Israel), pimpinan partai sayap kanan, partai Rumah Yahudi (Jewish Home), mengisyaratkan adanya keterlibatan orang Arab-Israel atau Palestina, dengan mencuit, “Hanya mereka yang tidak berhak di negara ini yang mampu membakarnya.”

Atas Spekulasi-sepekulasi itu memancing kecaman gerakan Fatah pimpinan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas , yang menuduh pejabat Israel “mengeksploitasi kebakaran” untuk menuduh rakyat Palestina.

Para petugas pemadam kebakaran berjuang habis-habisan memadamkan api di berbagai lokasi sejak Selasa (22/11). Sedangkan ramalan cuaca memperingatkan bahwa udara kering dan angin kencang bisa memperparah keadaan dan kebakaran dicemaskan bisa berlangsung lama.

Peperangan Israel dan Palestina yang Tiada Henti

Kita semua tahu, sejak lama Israel terus memerangi Palestina. Israel sudah berhasil merampas sebagian wilayah Palestina dan sekarang wilayah itu dijadikan pemukiman oleh mereka. Mereka mengusir seluruh warga Palestina dari tanah kelahirannya sendiri dengan cara yang keji dan tidak bermanusiawi. Sedangkan Palestina tidak bisa berkutik setelah berusaha habis-habisan mempertahankan tanah kelahirannya.

Sejak 1948 Yahudi merampas tanah Palestina. Dan sejak 2006 sampai sekarang mereka memblokade Gaza. Sehingga sekitar 1,5 juta jiwa muslim terkurung rapat dari dunia luar. Berbagai upaya kemanusiaan untuk membantu mereka selalu digagalkan oleh Israel. Termasuk misi kemanusiaan yang diserang pasukan komando Israel di perairan Gaza (Laut Mediterania).

Tidak ada bantuan kekuatan kepada Palestina yang mampu menghentikan kebiadaban Israel. Pengepungan dan pemenjaraan massal oleh penjajah Israel dengan pembangunan tembok pemisah dimulai 16 Juni 2002 di Tepi Barat dengan dalih pengamanan. Panjang tembok tersebut mencapai 721 km sepanjang Tepi Barat, tinggi 8 meter sehingga mengisolasi lahan pertanian milik penduduk Palestina yang ditanami berbagai buah, seperti anggur dan zaitun. Hal ini berakibat perekonomian Palestina terpuruk.

Israel mersa lebih kuat karena adanya dukungan dan bantuan kekuatan dari sekutu-sekutu mereka. Dan saat ini mereka sudah memiliki anti rudal (Iron Dome) yang mampu menangkal rudal dengan hanya membutuhkan waktu beberapa detik saja.

Kehancuran Israel adalah Janji Allah dan Rosul-Nya

Jika, kita telaah lebih dalam lagi pada kejadian kebakaran Israel dan pada spekulasi terhadap pelaku pembakaran lahan, ini sungguh luarbiasa. Dalam al Quran Allah berjani, walaupun mereka merasa lebih kuat untuk mempertahankan kampungnya sendiri, maka Allah akan memberikan hukuman kepada mereka dari arah yang tidak mereka sangka. Dan Allah akan menamcapkan ketakutan dalam hati mereka dan memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri atau dengan tangan-tangan orang yang beriman.

Firman Allah dalam surat Al-Hasyr ayat 02:

Dialah yag mengeluarkan orang-orang kafir di antara Ahli Kitab dari kampung-kampung mereka pada saat pengusiran kali yang pertama. Kamu tiada menyangka bahwa mereka akan keluar dan mereka pun yakin bahwa benteng-benteng mereka akan dapat mempertahankan mereka dari siksaan Allah[8], maka Allah mendatangkan kepada mereka hukuman dari arah yang mereka tidak sangka. Dan Allah menancapkan ketakutan di dalam hati mereka, dan memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang beriman. Maka ambillah kejadian itu untuk menjadi pelajaran wahai orang yang mempunyai pandangan”. (QS. al-Hasyr: 2)

Mereka merasa ujub dengan benteng-benteng mereka, bahwa benteng tersebut tidak akan dapat ditembus oleh seorang pun, padahal taqdir Allah Subhaanahu wa Ta’aala di atas semua itu, benteng, pertahanan dan kekuatan mereka tidak berguna sedikit pun bagi mereka di hadapan kekuasaan Allah Subhaanahu wa Ta’aala. Barang siapa yang percaya kepada selain Allah, maka dia akan ditelantarkan dan barang siapa yang cenderung kepada selain Allah, maka dia akan mendapatkan akibat yang buruk, maka mereka ditimpa perkara dari langit yang menimpa hati mereka, dimana hati merupakan tempat teguh dan sabar atau lemah dan kendur. Allah Subhaanahu wa Ta’aala menyingkirkan kekuatannya dan menggantikan dengan kelemahan dan ketakutan sehingga yang demikian merupakan pertolongan kepada kaum muslimin. (Baca: Tafsir Al-Quran)

Secara global Al-Qur’an mengabarkan kehancuran Yahudi, seperti firman-Nya:

Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri[16]. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri[17]. Apabila datang saat hukuman (kejahatan) yang kedua, (Kami bangkitkan musuhmu) untuk menyuramkan wajahmu[18] lalu mereka masuk ke dalam masjid (Masjidil Aqsa)[19], sebagaimana ketika mereka memasukinya pertama kali dan mereka membinasakan apa saja yang mereka kuasai[20]”. (QS. Al-Isra’: 7)

[16] Karena manfaatnya kembali kepada kamu, bahkan ketika di dunia, saat kamu berbuat ihsan kamu dapat mengalahkan musuhmu. [17] Sebagaimana Allah Subhaanahu wa Ta’aala telah memberikan kekuasaan kepada musuhmu terhadap kamu ketika kamu melakukan berbagai kemaksiatan. [18] Yakni membuatmu sedih dengan kesedihan yang nampak di wajahmu karena adanya pembunuhan dan penawanan. [19] Sebagaimana sebelumnya. [20] Mereka membinasakan rumah-rumahmu, masjid-masjid, dan ladang tempat kamu bercocok tanam.

Kehancuran Israel berarti kiamat telah dekat, sehingga banyak orang dan banyak negara-negara besar yang mempertahankan eksistensi Negara Israel tersebut, namun janji Allah dan Rasul-Nya pasti akan terlaksana dan tidak mungkin bohongnya.

“Tidak akan terjadi kiamat sehingga kaum muslimin memerangi bangsa Yahudi, sampai-sampai orang Yahudi berlindung di balik batu dan pohon, lalu batu dan pohon tadi akan berbicara; Wahai orang Islam, hai hamba Allah! di belakangku ada orang-orang Yahudi, kemarilah, bunuhlah dia, kecuali pohon Ghorqod, sebab ia itu sungguh pohonnya Yahudi”. (HR. Ahmad)

Kita harus percaya terhadap janji Allah dan Rosulnya, semoga bermanfaat. Wallahu a’lam Bishawab.

Sumber: BBC.COM, Al-Quran ** AML

Komentar
Memuat...