Kebutuhan Manusia dalam Teori Abraham Maslow

1 266

Abraham Maslow, lahir pada tanggal 01 April 1908 dan meninggal pada tanggal 08 Juni tahun 1970, adalah tokoh dan teritikus yang banyak memberikan inspirasi dalam teori psikologi, khususnya dalam bidang kepribadian. Intelektual berkebangsaan Amerika dan pelopor aliran psikologi humanistic ini, dikenal melalui magnumovus-nya berjudul Hirarki Kebutuhan manusia. (Baca: di Wikipedia)

Ia merumuskan teori konseling dengan mengukur lima tingkatan kebutuhan manusia (dari yang paling dasar sampai ke yang paling tinggi), yaitu:  kebutuhan jasmaniah (biologis), kebutuhan memperoleh rasa aman, kebutuhan sosial, kebutuhan memperoleh harga diri, dan kebutuhan aktualisasi diri. Lima kebutuhan manusia itu, ia susun ke dalam bentuk piramida sebagai berikut:

Kebutuhan jasmaniah

Kebutuhan Jasmaniyah yaitu kebutuhan manusia yang erat hubungannya dengan proses kehidupan biologis. Kebutuhan ini sifatnya sangat primer dan universal, artinya mutlak harus dipenuhi siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Jika kebutuhan ini tidak terpenuhi, maka kelangsungan hidup manusia akan terancam dan dapat membawa kematian. Kebutuhan ini antara lain makanan, minuman dan udara. Terganggunya pemenuhan kebutuhan ini akan berpengarus langsung atau tidak langsung terhadap kualitas kerja dalam melaksanakan tugasnya.

Kebutuhan Rasa Aman

Kebutuhan memperoleh rasa aman di samping kebutuhan biologis, manusia membutuhkan adanya rasa aman, bebas dari segala ketegangan, ancaman. Jika kebutuhan jasmaniah telah terpenuhi, maka akan timbul kebutuhan tahap kedua yaitu kebutuhan rasa aman. Dengan terpenuhinya kebutuhan ini, orang akan merasa berada dalam situasi yang tentram bebas dari ketegangan. Banyak orang yang tergolong dan betah dalam situasi tertentu seperti pekerjaan, pendidikan dalam keluarga. Banyak pula orang yang merasa gelisah dalam melaksanakan tugasnya karena didalamnya tidak terdapat rasa aman.

Kebutuhan Sosial

Kebutuhan sosial merupakan kodrat manusia yang tergantung kepada manusia lain. Manusia sebagai makhluk sosial, menyebabkan ketergantungan antara satu dengan lainnya. Karna berhubungan dengan manusia lain adalah merupakan suatu keutuhan pula. Yang tergolong ke dalam kebutuhan sosial ini misalnya kebutuhan bergaul, berorganisasi, berkelompok, bersahabat, tolong menolong dan saling mengenal. Kebutuhan-kebutuhan  tahap ini banyak mendorong individu untuk melakukan berbagai tindakan.

Kebutuhan Harga Diri

Kebutuhan untuk memperoleh harga diri. Harga diri selalu ingin dipertahankan dan di kembangkan. Kebutuhan ini akan berkembang dengan baik jika kebutuhan-kebutuhan sebelumnya terpenuhi. Jika kebutuhan tahap ini tidak memperoleh pemuasan misalnya mendapat perlakuan yang kurang wajar, dapat menimbulkan kekeceawaan dan pada gilirannya akan mempengaruhi kualitas kerjanya.

Kebutuhan Aktualisasi Diri

Kebutuhan aktualisasi diri merupakan pendorong bagi seseorang untuk menampilkan dirinya sebagai peribadi yang khas dilungkungnnya. Dalam kenyataannya banyak orang yang berhasil mewujudkan dirinya dalam berbagai bidang misalnya dalam organisasi, akademik, pemasarakatan, keagamaan, koperasi, kesenian, olah raga dan dunia usaha. Pengakuan terhadap perwujudan diri ini akan banyak mempengaruhi dan mendorong untuk mampu melakukan tugas-tugasnya secara efektif dan produktif. Lihat Abraham Maslow dalam Mc. Auliffe Garret J. Toward a constructivist and developemental Identity for the Counseling Profession. Journal of Counseling and Development. Vol. 77. No. 3 Summer 1999. **(Dr. H. Djono)

 

 

  1. Eltendi Dhirgan
    Eltendi Dhirgan berkata

    “Kebutuhan sosial merupakan kodrat manusia yang tergantung kepada manusia lain.” Namun sayangnya kebutuhan sosial yang disebutkan di atas pada era masa kini sudah memiliki pergeseran yang jauh. Hal apa saja ya yang membuat terjadinya pergeseran ini ?

    Memang amat disayangkan sifat dasar manusia sebagai makhluk sosial makin lama makin hilang, untungnya tidak terjangkit ke seluruh manusia, dapat dibayangkan apa yang akan terjadi jika dunia tak ada lagi mahkluk sosial.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.