Kerajaan Sunda Salakanagara dan Tarumanagara

0 185

Kata Salakanagara, sudah sulit diucapkan, termasuk oleh masyarakat Jawa Barat. Padahal, jika kita membaca catatan sejarah dunia, nama daerah ini begitu beken. Ia adalah Kerjaan pertama Nusantara, yang telah dicatat Claudius Ptolemeus pada tahun 150 Masehi kota ini patut disejajarkan dengan nama Kota Argiyre (perak atau merak). Claudius Ptolemaeus, sebagaimana kita ketahui bersama adalah seorang ahli bumi ternama di Yunani Kuna.

Ia menyebut bahwa di wilayah Timur Jauh ada sebuah daerah maju bernama Argiyre yang letaknya di ujung Barat Pulau Iabodio yang oleh para ahli sering dikaitkan dengan Yawadwipa. Kerajaan di tanah Sunda Inilah cikal bakal lahirnya sebuah nama pulau bernama Jawa.

Pendiri dan Raja-raja Salakanagara

Tokoh yang mendirikan kerajaan Salakanagara ini adalah Aki Tirem. Dialah yang memperkenalkan nama Salakanagara kepada Dewawarman. Ia adalah tokoh pertama yang membangun kerajaan Salakanagara. Dewawarman sendiri, sering disebut sebagai duta keliling. Ia dikenal memiliki kemampuan berdagang dan pelaut handal. Karena Nusantara sering disebut sebagai negeri kepulauan, maka, otomatis ia menjadi perantau yang mampu mendayung lautan.

Ia merantau dari Pallawa, Bharata yang saat ini dikenal dengan nama India. Dalam babad tanah Sunda disebut bahwa, Dewawarman ini menikah dengan seorang puteri penghulu bernama Aki Tireum. Puterinya yang bernama Dewi Pwahaci Larasati, kemudian menjadi istri Dewawarman. Pernikahan ini telah menyebabkan Dewawarman dan pasukannya, tidak kembali lagi ke Bharata. Malah mereka menetap secara permanen di daerah yang didirikan mertuanya ini.

Banyak catatan sejarah menyebut bahwa, pemerintahan atau kerajaan Salakanagara ini, terletak di Teluk Lada Pandeglang dan menguasai beberapa kerajaan kecil di sekitarnya, seperti: Kerajaan Agnynusa (Negeri Api) yang berada di Pulau Krakatau. Dewawarman baru berkuasa sebagai raja pada tahun 130 Masehi, ketika Aki Tireum meninggal dunia. Kerajaan ini, bertahan hingga tahun 362 Masehi dan melahirkan raja Dewawarman I sampai dengan Dewawarman VIII secara turun temurun. Pada tahun 363 Masehi, Salakanagara beralih kekuasaan kepada Tarumanagara.

Salakanagara dan Tarumanagara

Berbeda dengan Salakanagara, Tarumanagara didirikan oleh Maharesi Jayasingawarman. Ia dikenal sebagai pengungsi dari Calankayana, Bharata (India) karena daerah di mana dia tinggal sebelumnya, telah dikuasai kerajaan lain, yakni Maharaja Samudragupta dari Kerajaan Maurya. Setelah Tarumanegara berkuasa, maka, Salakanagara berubah menjadi kerajaan daerah di bawah kekuasaannya.***Cecep Sumarna

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.