Kesadaran Suci adalah Takdir | Mencari Tuhan di Kaki Ka’bah Part-5

58 185

KESADARAN Suci adalah Takdir – Shofi dan Siti, terus menjalani rutinitas hidup yang tetap. Pagi berangkat ke sekolah untuk mengajar. Siang hari pulang. Minum kopi sebentar, lalu berangkat ke sawah atau ke kebun.Kadang-kadang hanya sampai kolam. Ia menyaksikan bagaimana ikan-ikan itu berenang dikolamnya. Lalu, ia menaburkan makanan untuk ikan. Makanan itu terbuat dari daun-daun thalas daun singkong, atau dari dedek padi. Ia asyik ketika hidupnya dihabiskan untuk menonton bagaimana ikan berenang.

Di hari minggu, ia gunakan penuh waktunya mengunjungi kebun. Ia memetik biji kapol, kopi dan buah salak yang ditanamnya beberapa tahun lalu. Rempah-rempahan inilah, yang telah menjadi salah satu penopang hidupnya. Sementara itu, di tanah di mana pohon jeruk ditanam, dan waktu itu sudah mati, bekasnya kembali menjadi sawah.

Sawahnya itu diurus dengan baik. Di pematang sawah, ia juga menanam jagung dan ubi jalar. Meski tanahnya tidak lagi luas, karena banyak dijual untuk menyekolahkan anak-anaknya, Shofi tetap ikhlas. Iapun “menggantungkan” kebutuhan hidupnya itu pada sawah yang sangat sedikit itu. Ia selalu bilang sama kakak-kakanya, bahwa ia hanya akan mewariskan ilmu. Ia tidak ingin banyak mewariskan kekayaan kepada anak-anaknya itu. Banyak orang menbirnya, itu hanya sebuah alasan. Fakta, Shofi memang kehabisan banyak kekayaan.

Setelah Cronos anak yang ditunggunya memilih berkarier di rantau, Shofi sendiri akhirnya memutuskan untuk mengambil pensiun dini. Semula ia merencanakan untuk melakukan tambal sulam untuk Crhonos. Tetapi, anak ketiganya itu tetap menolak. Akhirnya, ia mengusulkan pensiun dini. Ia pensiun dalam ruang Golongan IV-b. Karena masa pengabdiannya cukup lama, pemerintah memberi penghargaan dengan kenaikan langsung. Karena itu, ia pensiun dalam ruang golongan IV-C.

Saat pensiun, Shofi memperoleh tunjangan yang sebenarnya cukup lumayan besar menurut ukuran orang kampung. Melihat beberapa gepok uang, Siti kembali hanyut dalam keberangkatannya untuk ibadah haji. Siti kembali merengek memintanya untuk mendaftarkan ibadah haji. Memang logis permohonan Siti itu. Sebab uang pensiun itu, sesungguhnya cukup untuk menjadi DP keberangkatan mereka ke tanah suci. Tetapi, Sofi kembali tidak mendaftarkan diri untuk ibadah haji. Ia mengatakan: “Siti, sabar. Jika waktunya kita dipanggil Tuhan, kita pasti berangkat ibadah haji. Kau harus yakin. Mari kita entaskan dulu nasib anak pertama kita.

Pabrik Tapioka Kembali dibuka

Uang pensiun Shofi, digunakan untuk membangun pabrik Tapioka di dekat rumahnya. Ia kasian terhadap anak pertamanya, Ruslani. Sarjana Mnagement ekonomi itu, waktu Shofi pensiun lagi nganggur. Ruslani dipaksa Resign oleh Shofi dari Perum Perhutani. Bekerja di PT BUMN itu, dianggap Shofi membahayakan tetangganya yang mengandalkan hidup dari hasil menebang pohon.

Mengapa Shofi memilih membuka Pabrik Tapioka, bukan bisnis lainnya. Hal ini dapat dimaklumi, mengingat Shofi, di era tahun 1970-an, dikenal sebagai pebisnis Tapioka. Karena bisnis inilah, ia relatif memiliki sedikit banyak anugerah Allah di masa mudanya. Melalui bisnis ini pula, Shofi sempat memiliki kendaraan. Di rumahnya sendiri, untuk generasinya relatif lebih lengkap.Tetapi, suasana itu, tidak terlalu lama berjalan. Shofi meninggalkan bisnisnya.

Akhirnya, takdir berkata lain. Ketika ia diangkat menjadi PNS pada tahun 1976, waktu bisnisnya habis dipakai untuk mengajar. Ia menghentikan bisnisnya itu.  Sisa-sisa kekayaan dari hasil bisnis tapioka itu, digunakan membuka beberapa lapak Kaki Lima di Jakarta. Lapak-lapak itu, diurus oleh tetangganya, bernama Yoyo. Saat bisnis kaki lima inilah, kekayaannya habis. Akhirnya ia menjalani hidup sebagai guru PNS.

“Suatu hari, Shofi berkelakar. Untung saya menikah sebelum menjadi guru. Kalau saya memilih perempuan setelah menjadi guru, maka, aku pasti hanya akan cukup untuk memenangkan janda atau jika itu masih perawan, pasti itu perempuan yang tidak laku. Mengapa begitu? Sebab menurut Shofi, perempuan lebih suka dilamar supir truck, dibandingkan dengan laki-laki yang menjadi guru”

Bisnis Tapioka ini, dianggapnya sebagai reunian usaha masa lalu. Ia merangkai semua keperluan pembuatan pabrik tapioka ini. Setelah jadi pabrik, usaha itu kemudian diserahkan kepada anaknya, Ruslani. Beberapa tahun, usaha ini berjalan dengan lancar. Cash flow-nya baik. Ia menghabiskan waktunya bersama Ruslani di Pabrik yang dia dirikan di masa tua. Tetapi kemudian, bisnis ini meredup, lalu terhenti. Ditutuplah usaha ini, karena banyak petani mulai enggan menanam singkong.  Ruslani kemudian didorong mengikuti jalur pendidikan, meneruskan apa yang telah dia dirikan bersama saudara tuanya di sekolah. Ruslani kemudian menjadi guru matematika di sekolah di mana dulu dia merintis karier.

Saat usaha tapioka ini berlangsung, anak ketiganya, mengikuti pendidikan S3 di Bandung. Jika Shofi dan anak pertamanya terus menerus mengurusi bisnis, Crhonos justru terus menerus mengikuti study. Ia pun menyelesaikan studi dimaksud, beriringan dengan perjalanan usaha tapioka itu. Begitu Crhonos menyelesaikan studi, bisnis Tapioka kembali berhenti.

Crhonos Berhasyrat Ibadah Haji

Sore hari, Januari 2007, Crhonos membersihkan tanah yang telah dibuatkan fioundasi rumah. Ia hendak membangun rumah di sebuah jalan yang relatif lebih kota dibandingkan dengan rumah yang dihuninya selama ini. Ia membawa seluruh “adik dan ponakannya” ke foundasi dimaksud. Ia membeli beberapa kilogram ikan untuk dimakan bersama. Ia membuat rumah, karena setiap kali Shofi main ke rumahnya, selalu suka nyeletuk, aduh Crhonos, bagaimana kamu ini.

Ikan belut saja, memiliki rumah yang tembus. Ko rumah kamu kalah sama belut. Bagaimana kesehatan rumah kamu mampu menjamin cucu-cucuku. Rumah ini, tidak memiliki pentilasi udara. Padahal udara dibutuhkan agar kamu dan anak-anak kamu tetap sehat karena sirkulasi udara terjamin.Aku sudah merendam kayu Jati yang cukup banyak. Menurutku, sebesar apapun kamu membangun rumah kelak, kayu jati yang sudah kurendam itu cukup.

Crhonos ingin membangun rumah yang menurut ukurannya dapat membahagiakan Shofi, ayahnya. Terlebih, beberapa minggu sebelumnya, Crhonos sudah menyelesaikan study S3-nya. Ia merasa tidak lagi memiliki beban berarti kecuali membangun rumah ini. Pagi hari setelah melakukan pengurugan foundasi rumahnya, Shofi berangkat ke Bandung. Ia akan menyampaikan Disertasi hasil perbaikan akhir. Inilah moment akhir Shofi mengikuti Study.

Dalam satu perjalanan menuju Bandung, Crhonos mencucurkan air mata. Pagi itu, ia berangkat ke Bandung untuk menyampaikan hasil revisi Disertasi ke pengelola program. Ia naik kendaran Patas AC Bhineka. Mobil patas itu, menayangkan kilas Balik Indonesia. Acara di statsiun SCTV itu, pukul 5.00 pagi, sedang menyiarkan kasus Tsunami Indonesia. Fenomena alam itu, digambarkan mulai dari kasus Aceh sampai Pangandaran. Suasana pagi yang masih dingin itu, membuat Crhonos tak mampu tidur. Terlebih acara TV di mobil dimaksud, menayangkan sesuatu yang sangat mengerikan.

Entah mengapa, Crhonos membayangkan bagaimana kalau Tsunami itu terjadi di Cirebon. Ia menghitung dosa hidupnya. Ia menghafal amal kebajikannya. Ia mencari tahu, kewajiban apa yang belum dilakukannya sampai detik itu. Entah mengapa, tiba-tiba ia ingin melaksanakan ibadah haji.

“Ya Allah betapa berdosanya aku. Sudah lama Vetra memintaku untuk nabung haji. Mengapa aku menolaknya dan terus menolaknya. Mengapa aku tidak percaya, bahwa Tuhan memiliki skenario tertentu dalam hidup manusia, tentu termasuk dalam hidupku. Ya Allah beri aku kekuatan. Janganlah kau matikan aku, sebelum aku dapat bertemu dengan keagunganMu. Jika selama ini, ijtihadku salah, maka, maafkanlah aku. Aku mohon berilah jalan bagiku dan bagi istriku untuk menunaikan ibadah haji”.

Siti Bermimpi Berangkat ke Tanah Suci

Dalam deraian air mata itu, di tengah laju kendaraan yang melaju dengan lambat karena macet, tiba-tiba, Siti, ibunya menelephonnya. Ia melihat nomor panggilan yang tidak asing baginya. Ia segera mengangkat telephon itu dan kemudian terjadilah dialog:

Assalamu’alaikum bu … apa kabar? waalaikum salam. Ibu sama bapak Alhamdulillah baik-baik. Paling ya bapak kamu tuch, sulit disuruh berhenti merokok. Sering batuk sekarang ini. Kamu ada di mana Crhonos? Saya ada di mobil sedang ke Bandung. Ngantarkan disertasi perbaikan. Udah selesai sekarang perbaikannya? Alhamdulillah bu sudah kelar. Syukurlah kalau begitu. Ngomong-ngomong bagaimana kabarnya Vetra dan anak-anakmu? Sehat semua kan. Alhamdulillah sehat semua. Syukurlah kalau begitu.

Bu … ada apa? Nggak, nggak ada apa-apa. Cuma mau menyampaikan bahwa tadi malam, ibu bermimpi naik Garuda Indonesia dari Jakarta, menuju Jeddah. Ibu kaget. Sudah lama ibu tidak mimpi berangkat ke tanah suci. Maklum kamu tahu sendiri kan bagaimana bapak kamu itu. Ia tegar dan selalu menolak ajakan ibu. Oooh begitu kata Crhonos membalas.

Tetapi begini bu. Takdir ibu akan berubah. Ke tanah suci tidak lagi hanya mimpi. Tahun besok ibu dan bapak berangkat ke tanah suci. Ach kamu jangan ngarang Crhonos. Darimana sekarang ibu daftar haji. Pabrik Tapioka belakangan sepi. Nggak mungkinlah kami bisa membayar ongkos haji. Tenang bu kata Crhonos. Aku yang bayar. Semuanya aku yang bayar. Ibu jaga saja kesehatan … insyaallah, aku punya jalan ke luar.

Hai Crhonos, awas jangan memaksakan diri. Ibu hanya cerita mimpi. Dalam soal begini, kan hanya kamu yang bisa ibu ajak bicara. Tetapi bukan berarti kamu harus menanggungjawabinya. Anak-anak kamu masih kecil. Kamu baru tumbuh menjadi semaian hidup. Biarlah … Ibu sudah tidak punya hasyrat lagi untuk berangkat ke sana.

Crhonos menjawab, tenang saja bu. Ada ko … dan aku juga tidak menjual apa-apa. Apalagi menjual harga diri. Percayalah. Aku kan anak kebanggaan ibu dan bapak. Crhonos mendengar dengan pasti, ibunya menangis. Meski berusaha untuk ditutupinya.

Setelah dialog itu, Crhonos hanya mampu beristighfar dan memuji Tuhan-Nya dengan tekun. Di mobil ia bingung bagaimana kalau ia tidak mampu menunaikan apa yang disampaikannya pada ibunya itu. Tetpi, akhirnya ia sadar bahwa pada akhirnya akan selalu ada jalan. Inilah kesadaran. Kesadaran inilah yang menjadi takdir Crhonos untuk melaksanakan ibadah haji. By. Charly Siera –bersambung

  1. Rif'atul Ula (3 MPI A) berkata

    (Part 5) Pada part ini menjelaskan bahwasanya berhaji itu memang tidak mudah, hanya orang-orang yang menginginkan dan yang sudah dikehendaki oleh Allah saja yang dapat berangkat kesana. Kesadaran akan pentingnya berhaji dapat dirasakan oleh setiap muslim, akan tetapi dalam mewujudkan kesadaran tersebut selalu banyak pertimbangan yang nantinya maslahat untuk Bersama. Part ini menginspirasi agar anak selalu berbakti kepada kedua orangtuanya, selalu berusaha menghibur dan membahagiakan mereka.

  2. akhmad afifudin berkata

    Ibadah haji merupakan ibadah panggilan allah kepada hambanya yang dikehendaki, walaupun menabung sberapa banyak apapun jika allah belum meridhai maka tidak mungkin terealisasi..
    Begitupula dengan novel part 5 ini.. Akan tetapi sebagai umat islam yang di haruskan menjalani ke 5 rukun islam tidak boleh terlupakan apalagi keadaan sudah bisa untuk melaksanakannya.
    Barakallah

  3. Diah Ayu Nuratillah berkata

    Kesadaran chronos untuk membahagiakan orang tua untuk melakukan ibadah haji adalah kesadaran yang pasti dirasakan oleh setiap anak. Begitu juga dengan saya, tulisan dalam part 5 ini sangat menginspirasi.

  4. Sukinih berkata

    pelajaran yang sya ambil di novel part -5 ini, kita sebagai anak harus bisa mewujudkan keeua orng tuanya dan jgn pernah putus ada dalam keadaan apapun karna allah akan mendengar doa kita pada tepat waktunya. .

  5. Elok Firdausiana berkata

    Pada part 5 ini, akhirnya Chronos telah memutuskan keputusannya untuk segera memberangkatlan haji orang tuanya. Dengan keputusan yang mulia ini, maka chronos telah menunjukkan kebaktiannya kepada orang tua untuk segera berangkat haji dari hasil usahanya sendiri

  6. maemunah fadillah berkata

    Dalam part ini menceritakan tentang sosok seorang shofi yang sangat mengutamakan akan pentingnya ilmu, ini dibuktikan dengan ia menyekolahkan semua anak-anaknya. Walaupun dengan menyekolahkan anak-anaknya membuat lahan sawah yang ia miliki menjadi berkurang tetapi ia ikhlas, karena baginya ilmu lebih utama bila dibandingkan dengan harta.
    selain memberi pelajaran bagi kita akan pentingnya ilmu, pada part 5 ini juga memberikan pelajaran tentang arti keyakinan dan kesungguhan, ini ditunjukan dengan kesungguhan chornos untuk dapat memberangkatkan orang tuanya ke tanah suci, walaupun sebenarnya ia juga tidak tahu apakah memang ia sanggup untuk melakukannya. Namun, ia yakin bahwa disetiap kemauan pasti selalu ada jalan untuknya.

  7. dezidni tazqiah MPI 3 berkata

    Bismillah, dalam novel part 5 yang berjudul KESADARAN Suci adalah bahwasannya pengorbanan seorang anak yang bernama chornos untuk bisa mewujudkan mimipi ibunya yaitu berangkat haji. Karna dimana ada keinginan pasti akan di kabulkan dengan hasil kerja keras kita jika kita yakin atas apa yang kita inginkan itu…

  8. dezidni tazqiah MPI 3 berkata

    Bismillah, dalam novel part 5 yang berjudul KESADARAN Suci adalah bahwasannya pengorbanan seorang anak yang bernama chornos untuk bisa mewujudkan mimipi ibunya yaitu berangkat haji. Karna dimana ada keinginan pasti akan di kabulkan dengan hasil kerja keras kita jika kita yakin atas apa yang kita inginkan itu.

  9. Amalia Fitriyanti berkata

    Allah akan mempermudah hamba-Nya tidak malah mempersulit. Sebuah mimpi entah itu mimpi adalah hanya bunga tidur, tapi dengan mimpi apa yang dimimpikan akan menjadi kenyataan. Karena dengan mimpi manjadi tolak ukur untuk segera melakukan mimpi baik nya. Dan jika mimpi itu baik maka Allah akan mengabulkan mimpi itu lewat perantara.

  10. Siti Hamidah Tadris IPS A / 1 berkata

    Assalamu’alaikum.
    Setelah membaca part 5 ini Kesadaran Suci adalah Takdir, saya sadar bahwa akan selalu ada jalan bagi kita untuk melaksanakan kebaikan. Seperti yang tergambar dari pribadi Crhonos. Ia yakin bahwa Allah akan memberikan jalan keluar dari setiap masalah yang sedang dihadapi umat-Nya.

  11. Intan Sulistiani MPI-B/SMT III berkata

    Subhanallah sangat menginspirasi, ayah ibu mendidik, mengasuh, dan membesarkan anak2nya dengan sabar, ikhlas, tulus, tidak lain hanya ingin melihat anak2nya sukses dan bahagia tanpa ada rasa ingin dibalas kelak di hari tuanya,,,disisi lain sebagai anak yang berbakti pastilah mempunyai rasa cinta dan kasih sayang kepada orang tua dengan membahagiakannya walaupun tidak sebanding dengan apa yang telah orang tua berikan, sekian.

  12. Rina Agustiana A/1 berkata

    Assalamualaikum…
    langsung saja part 5 ini mengatakan bahwa kesadaran suci adalah takdir dengan kita berusaha dan berdo’a pasti kita akan ada jalan keluar yang Allah bukahkan dan melancarkan segala urusan dengan keyakinan yang kuat, meyakinkan bahwa di suatu saat nanti akan ada panggilan dari Allah,dengan ke percayaan dirinya yang tinggi sehinga ia bisa memberangkatkan semuah keluarganya.

  13. Sukinih berkata

    dalam novel part 5 ini banyak pelajaran yang kita dapat bahwasannya selalu ada jalan dari allah jika berniat untuk selalu berbuat kebaikan.

  14. maemunah fadillah berkata

    Assalamu’alaikum
    Dalam part ini banayak mengandung pelajaran tentang arti pentingnya sebuah ilmu, yang di buktikan dengan cara shofi menyekolahkan semua anak-anaknya walaupun sedikit demi sedikit lahan sawah yang dimiliki shofi berkurang, ini tidak membuatnya kecewa karna shofi yakin bahwa ilmu adalah sesuatu yang sangat penting bila dibandingkan dengan harta.

    Dan pelajaran kedua yang saya dapatkan dipart ini adalah, tentang suatu keyakinan bahwa di setiap kesulitan pasti ada kemudahan, dan disetiap kemauan pasti selalu ada jalan. Ini dibuktikan dengan keyakinan chornos untuk bisa memberangkatkan kedua orang tua nya ke tanah suci.

  15. maemunah fadillah berkata

    Pada part 5 ini menceritakan tentang sosok seorang sofhi yang sangat mememtingkan arti dari sebuah ilmu pengetahuan, ini di buktikannya dengan ia menyekolahkan semua anak-anaknya. Walaupun dengan menyekolahkan anak-anaknya membuat lahan sawah yg ia miliki menjadi sempit karena dijual, ini tak membuatnya merasa kecewa karena menurut shofi ilmu lebih penting di bandingkan dengan harta yg ia miliki sekarang.

  16. Hasanatun Nadia berkata

    Bismillah..
    begitu membaca bagian ini, hati saya sangat tersentuh.. berharap suatu saat nanti saya dapat membanggakan ibu saya.. semoga saya bisa menaikkan ibu saya haji seperti rencana chronos yang berencana menaikkan orang tua nya berhaji walaupun sebenarnya ia tak tau mampu. namun atas kehendak Allaah semua akan berjalan sesuai takdir-Nya.

  17. Melli Nurvelina berkata

    Assalamu’alaikum.wr.wb
    Dipart 5 ini dapat disimpulkan bahwa setiap ada kemauan pasti ada jalan,
    Dan keinginan bu siti untuk menunaikan ibadah haji akhirnya terwujud dengan kesadaran inilah yang menjadi takdir cronos untuk melaksanakan ibadah haji kedua orang tuanya..

  18. Ega Sopana berkata

    Part 5 ini saya berpendapat, shofi orang yang mempentingkan menyampaikan ilmu kepada anaknya dibandingkan dengan perusahaan yang bangkrut. Karena pemikiran shofi ilmu lebih bermanfaat dan lebih abadi dari pada mewarisi anak nya dengann harta yang sifat nya sementtara. Dalam segi pendidikan yaitu sampaikan lah ilmu walau 1 ayat, karena ini sangat bermanfaat di banding dengan harta. Dan pepatah juga bilang “tuntutlah ilmu ke negri cina”.

  19. Siti Hayyun berkata

    kesadaran siti akan menjalankan ibadah haji mungkin benar jika dikatakan sebuah takdir, karena apa yang difikirkan manusia merupakan apa yang telah dialami, dilihat, dan dirasakan. siti melihat bahwa suaminya kini sudah tidak mempunyai beban lagi untuk bisa berangkat ibdah haji, karena dulu ia menolak berangkat haji karena alasan ingin membiayai anak anak nya sekolah terlebih dahulu. dan kini anak anaknya telah sukses dalam pendidikan berkat kerja keras shofi. anak ketiga mereka yang baru saja lulus s3 telah mendapatkan pendidikan yang luar biasa, karena dia semakain takut dan patuh kepada Allah. chronos sadar akan kesalahanya dulu yang selalu menunda nunda bahkan mengbaikan istrinya yang mengajak menabung untuk berangkat haji. inilah pendidikan yang sesungguhnya, semakin ia berpendidikan maka semakin takut dan patuh pula dia kepada Tuhanya

  20. siti hayyun berkata

    Kesadaran siti dalam melaksanakan ibadah haji mungkin benar bahwa itu adalah takdir. Karena apa yang difikirkan oleh siti adalah suatu ilham yang di berikan oleh Allah .bahwa dulu ia sempat mengurungkan niatnya untuk berangkat haji lantaran shofi ingin membiayai anak anaknya sekolah terlebih dahulu. Dan kini keinginan tersebut datang kembali disaat anak anaknya sudah sukses dalam pendidikan. Maka tak heran siti teringat kembali akan keinginanya.

  21. Silmy Awwalunnis
    Silmy Awwalunnis berkata

    SeKenario terbaik adalah jalan cerita yang Tuhan berikan. Apa yang kita inginkan, pasti akan di kabulkan jika kita yakin atas apa yang kita inginkan itu. Allah akan menguji suatu kaum karena allah yakin kalau kaum itu mampu menghadapinya. urusan menabung, dalam kehidupan memanglah merupakan suatu kewajiban. menabung ekonomi untuk kesejahteraan bahkan untuk beribadah, serta menabung amal perbaikan untuk di akhirat.

  22. Fariz maulana ibrahim tadris ips a/1 berkata

    Assalamualaikum wr.wb
    Dalam novel part 5 ini ada sosok anak yang berhati mulia,yaitu chronos,ia ingin memberangkatkan haji ibunya,ia seolah olah ingin bertanggung jawab dengan apa yang diceritakan ibunya,meskipun dia sadar bahwa mewujudkannya sangat sulit,setelah dialog itu dia hanya mampu ber istighfar dan memuji tuhan,jadi sebagai seorang anak kita harus mampu membahagiakan orang tua,selagi kita terpuruk pun kita harus berusaha menutupi keterpurukan kita dihadapan orang tua,apalagi kalau sudah nikah dan mempunyai anak,kita harus bisa bertanggung jawab dalam kehidupan kita sendiri. Terima kasih
    Wassalamualaikum wr.wb

  23. Ade Rossy Indra Pertiwi TIPS A/1 berkata

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    di part-5 ini semakin menarik kita baca, shofi adalah contoh orang tua yang baik karena mereka adalah orang tua dimana ia lebih mementingkan pendidikan atau mencari ilmu , karena ilmu yaitu dimana kita mencari ridho sang ilahi bahwasanya orang yang yang mencari ilmu dengan ikhlas adalah setiap langkahnya adalah pahala bahkan merekapun rela menjual tanahnya demi menyekolahkan anak-anaknya dan shofi rela mengambil pensiun, subhanallah ini lah contoh orang tua yang baik. dan kita pun dapat mengambil pelajaran dari anaknya yaitu cronos diamana ia memberangkatkan haji orang tuanya, karena membahagiakan orang tua adalah kewajiban seorang anak karena hal itu adalah sebuah bukti kita berbakti kepada orang tua. Terimakasih.

  24. M. DIDI WAHYUDI berkata

    mantap sekali, sesuatu pasti akan ada jalan kalau sudah ada niat di dalam hati

  25. M. DIDI WAHYUDI berkata

    mantap sekali, sesuatu akan selalu ada jalan ketika sudah ada niat di dalam hati yang tulus

  26. Farrin Nurul Aina berkata

    Di part 5 ini shofi tidak mempermasalahkan beberapa usahanya yg mengalami bangkrut, dia berfikir jika mewarisi anak-anaknya dengan ilmu lebih bermanfaat dan lebih abadi dari pada mewarisi anaknya dekat harta yg bersifat sementara. Shofi benar benar sosok ayah yang memikirikan masa depan anaknya apapun dia lakukan untuk anaknya.
    Dan chronos salah satu anak dari shofi merupakan anak yang giat dalam menuntut ilmu dia tidak pernah merasa puasa dalam pendidikan terbukti dia masih saja meneruskan studynya sampai s3. Dengan selesainya chronos s3 dia memiliki keinginan untuk bernagkat haji bersama istri dan ke 2 orang tua nya, walaupun dia merasa takut tidak bisa melaksanakan niat tersebut namun dia percaya apa bila kita berniat untui sesuatu yang baik pasti akan ada jalannya.

  27. Lenny Erdiani Choerun Nissa berkata

    Setelah saya membaca part 5 ini, saya mendapatkan sebuah pelajaran yang sangat berharga. betapa baik dan mulia ny sifat chronos itu, ia sangat berbakti kepada kedua orang tuanya. Ia menunjukan rasa bakti, kepada kedua orang tuanya, dengan memberangkatkan kedua orang tuanya untuk menunaikan ibadah haji, dengan uang hasil kerja kerasnya sendiri.kesadaran yang ada dalam diri chronos merupakan panggilan dari Allah kepada hambanya, supaya hambanya segera bertamu ke rumah-Nya.

  28. Fifit Fitri Nur'aeni/Ips/1B berkata

    Assalamualaikum
    Charlos sangatlah mulia dan dia juga berfikir bahwa niat baik pasti selalu ada jalan dimana ada kemauan semua yang di inginkan akan tercapat terkadang ketika orang di berikan problem atau suatu masalah mereka akan putus asa dan sebenarnya haruslah semangat dalam menjalani hidup dan biasanya kesadaran pun datang dalam benuk hatinya.

  29. Aida Nur Aisyah berkata

    Assalamu’alaikum wr. wb
    Setelah membaca part 5 ini, saya teringat bahwasanya Allah telah berfirman dalam surat Al-Mujadalah ayat 11 yang salah satu kalimatnya menyatakan bahwa Allah akan menaikkan derajat orang-orang yang berilmu. Hal tersebut dibuktikan dengan Chronos dengan pendidikan tinggi yang dimilikinya tersebut ia telah mampu mencukupi kebutuhan hidupnya dan keluarganya berkat pendidikan yang dia miliki, jika dibandingkan dengan kehidupan kakaknya yang tidak seberuntung Chronos. Hal tersebut didapatkan Chronos dari ayahnya yakni Shofi yang memiliki prinsip bahwa akan mewariskan ilmu kepada anak-anaknya. Sebab jika ia mewariskan harta, maka harta tersebut jika digunakan terus menerus maka akan habis, sementara jika ia mewariskan ilmu dan ilmu tersebut digunakan apalagi diamalkan kepada orang lain maka akan terus bertambah dan kita akan mendapatkan pahala dari pengamalan ilmu tersebut.
    Sekian
    Terima kasih
    Wassalamu’alaikum wr. wb

  30. Aida Nur Aisyah berkata

    Assalamu’alaikum wr. wb
    Setelah membaca part 5 ini, saya teringat bahwasanya Allah telah berfirman dalam surat Al-Mujadalah ayat 11 yang salah satu kalimatNya menyatakan bahwa Allah akan menaikkan derajat orang-orang yang berilmu. Hal tersebut dibuktikan dengan Chronos dengan pendidikan tinggi yang dimilikinya tersebut ia telah mampu mencukupi kebutuhan hidupnya dan keluarganya berkat pendidikan yang dia miliki, jika dibandingkan dengan kehidupan kakaknya yang tidak seberuntung Chronos. Hal tersebut didapatkan Chronos dari ayahnya yakni Shofi yang memiliki prinsip bahwa ia tidak akan mewariskan harta melainkan ilmu. Sebab harta itu dipakai akan habis, sementara jika kita mewariskan ilmu dan ilmu tersebut digunakan apalagi diamalkan maka akan terus bertambah dan kita akan mendapatkan pahala dari pengamalan ilmu tersebut.
    Sekian
    Terima kasih
    Wassalamu’alaikum wr. wb

  31. Muhamad Udin berkata

    Assalamulaikum wr.wb
    setelah membacanya, saya jadi terharu dengan perjuangan dan pengorbanan chornos untuk bisa mewujudkan mimipi ibundanya yaitu berangkat haji. palajaran yang dapat saya ambil itu bahwasanya kita sebagai anak harus bisa mewujudkan mimpi orang tua kita , jangan pernah putus asa dengan keadaan karna Allah Swt akan mengabulkan do’a-do’a hambanya tepat pada waktunya. terus berusaha dan berdo’a semua akan indah pada waktunya,.

  32. Isah Siti Khodijah berkata

    Bismilahirahmanirahin
    Asalamualaikum wr wb
    Novel mencari tuhan di kaki kabah part 5, ada salah satu kalimat di novel itu yg membuat saya senang sekali Shofi berkata “bahwa dia hnya akan mewariskan ilmu kpd anak2nya bkn mewariskan kekayaan materi “,walaupun omongan Shofi bnyk yg mencibir tetapi lalangkah bahagianya jika semua orang tua di dunia ini mengucapkan hal yg sama sprti Shofie, karena sesungguhnya kekayaan itu akan hilang, tetapi ilmu lbh mampu menciptakan kekayaan & impian Siti segera terkabul utk segera menunaikan ibadah haji, saya sangat mengaggumi sosok Chronus, dia betul2 anak yg membanggakan. Terimakasih Shofi sdh mendidik seorang anak yg amat sungguh cerdas dr segi manapun. Saya pun kelak pasti akan menjadi seorang anak sprti Chronus yang membanggakan ibu & bapa saya, dgn besik pendidikan.
    Terimakasih
    Wasalamualaikum wr wb

  33. Asri Wulandari berkata

    Part 5 ini, saya kagum dengan tokoh Chronos, dari yang di deskripsikan oleh prof. Cecep yang sangat menyentuh, tokoh Chronos sangat menginspirasi saya sebagai anak, bahwa kebhagaiaan orang tua adalah kewajiban seorang anak.

  34. dhini apriliani berkata

    asalamualaikum. pada part 5 ini saya mengagumi sosok chornos dia berfikir jika niat baik pasti selalu ada jalan, hatinya mulai terketuk untuk melaksanakan ibadah haji di tambah lagi ia ingin menghajikan ibu dan ayahnya itu merupakan perbuatan yang sangat mulia yang insyaallah sesulit apapun allah pasti memberikan jalannya.

  35. Rahmat Maulana (MPI-4) berkata

    Dimana ada kemauan disitu pasti ada jalan, kebanyakan orang jika sudah merasakan apa yang namanya ujian dari sang pencipta, biasanya kesadaran akan datang kepadanya, terutama dalam hal kebaikan seperti halnya yang tertera dalam part 5 ini yang didasarkan pada keyakinan yang diiringi dengan do’a dan usaha. Crhonos yakin bahwa tidak ada masalah yang tidak bisa di selesaikan, kesadaran akan kebaikan adalah takdir yang memang sudah ditetapkan pada diri seseorang.
    Semoga kita semua termasuk orang-orang yang beruntung.

  36. Winda Dwi Nurrachmawati (1415109032) MPI-4 berkata

    Dalam part 5 ini, menjelaskan bahwa dalam hidup haruslah ada perjuangan yang dilandasi dengan keyakinan dengan diaplikasikan dengan perbuatan baik yang Allah akan membalas dengan keberkahan dalam hidup. Terutama kebahagiaan orangtua merupakan perjuangan nomor satu yang harus seorang anak wujudkan dengan keyakinan yang sungguh-sungguh Allah akan mewujudkan lebih dari yang kita dan orangtua kita minta.

  37. Indah kusumawati (mpi-4) berkata

    Dari part 5 ini saya kagum terhadap pak shopi yg tdk mau mewariskban kpd anak-anaknya berupa harta melainkan berupa ilmu, tapi tdk dpt di hindari pula bahwa pak shopi memang banyak harta. Ya memang seharusnya pemikiran para orang tua seperti pak shopi, karena hidup itu harus dg ilmu dan matipun harus dg ilmu juga. Hidup itu ibarat tasbih yg setiap butirannya harus dilewati satu persatu dan memang butuh perjuangan untuk melewatinya.smoga cronos dpt berangkat haji bersama keluargaa dan orang tuanya. amiin..

  38. Indah kusumawati (mpi-4) berkata

    Dari part 5 ini saya kagum terhadap pak shopi yg tdk mau mewariskan kpd anak-anaknya berupa harta melainkan berupa ilmu, tapi tdk dpt di hindari pula bahwa pak shopi memang banyak harta. Ya memang seharusnya pemikiran para orang tua seperti pak shopi, karena hidup itu harus dg ilmu dan matipun harus dg ilmu juga. Hidup itu ibarat tasbih yg setiap butirannya harus dilewati satu persatu dan memang butuh perjuangan untuk melewatinya.smoga cronos dpt berangkat haji bersama keluarganya.aamiin

  39. Indah kusumawati (mpi-4) berkata

    Dari part 5 ini saya kagum terhadap pak shopi yg tdk mau mewariskan kpd anak-anaknya berupa harta melainkan berupa ilmu, tapi tdk dpt di hindari pula bahwa pak shopi memang banyak harta. Ya memang seharusnya pemikiran para orang tua seperti pak shopi, karena hidup itu harus dg ilmu dan matipun harus dg ilmu juga. Hidup itu ibarat tasbih yg setiap butirannya harus dilewati satu persatu dan memang butuh perjuangan untuk melewatinya.smoga cronos dpt berangkat haji bersama keluarganya.

  40. Indah kisumawati (mpi-4) berkata

    Dari part 5 ini saya kagum kpd pak shofi yg mana beliau hanya ingin mewariskan berupa ilmu sja tdk berupa harta, tapi tidak bisa d pungkiri jg bahwa pak shopi merupakan orang yg memiliki harta. Dan sya pikir memang seharusnya pemikiran orang tua lainnya seperti pak shopi, karena hidup harus dg ilmu matipun harus dg ilmu. Hidup itu ibarat tasbih yg setiap butirannya harus delewati satu persatu dan butuh perjuangan. Semoga keinginan cronos untuk berangkat haji dg orang tuanya terkabulkan.. aamiin

  41. Koko Santoso (MPI/4) berkata

    Part 5
    Kesadaran Suci Adalah Takdir
    Pada part ini Crhonos disadarkan oleh berita tsunami yg menimpa Aceh. Betapa ia telah menunda-nunda kebaikan padahal usia manusia siapa yg tahu. Ketika ia berangkat ke Bandung untuk menyerahkan perbaikan disertasinya, saat itu juga ia mencoba menelfon ibunya untuk menanyakan kabar & memberitahu ibunya bahwa tahun depan akan diberangkatkan haji. Ia percaya bahwa setiap kebaikan itu pasti ada jalan~

  42. Firman Maulana mpi smt 4 berkata

    Part 5
    Bagian ini saya kagum dengan sebuah keputusan dari chronos yg dengan yakin sepenuh hati ia akan memberangkatkan kedua orang tuanya ke tanah suci. Dan kita bisa mengambil pelajaran bahwa melakukan tindakan yg baik ( dalam jalan Allah ) insya Allah, sang pencipta akan memberikan jalan yg baik pula bagi hamba Nya

  43. Muhammad Yasir Arafah MPI/4 (1415109012) berkata

    Bismillahirrahmanirrahim, dalam part ini dikatakan bahwa kesadaran suci adalah sebuah takdir. Bagaimana kepercayaan, keoptimisan, kesungguhan dalam berfikir dan bertindak akan sejalan dengan takdir yang Allah akan berikan.
    Ketika keyakinan kita mengatakan bahwa berangkat haji, maka insya Allah suatu saat kita akan diberangkatkan oleh Allah ke tanah suci.
    Dilema yang dialami chronos, sangat memuncak ketika himpitan nadzar dan dorongan sang istri untuk berangkat haji. Tetapi dalam suatu kondisi dimana chronos diingatkan pada suatu memori, yaitu bencana stunami di Aceh ia masih sangat sadar bahwa ia masih banyak dosa. Dari sini sinkronisasi antara tindakan dan keyakinan akan sejalan dengan takdir yang Allah akan berikan.

  44. Riana Sri Anisah MPI Smt 4 berkata

    alhamdulilah…. akhirnya cita-cita yang di inginkan tercapai, dengan penuh perjuangan,ikhtiar dan berkat doa orang tua kesampaian juga. maka dari itu kita bisa dapat mengambil pelajaran dari chronos tetap lah menuai kebaikan sekecil apa pun, pasti allah mengetahui dan insya alllah membalasnya.

  45. Siti Nurbaeti (1415109022)-MPI/4 berkata

    Alhamdulillah setelah sekian lama terbukalah hati Crhonos berencana untuk menunaikan ibadah haji serta berencana untuk mewujudkan cita-cita yang sudah ia pendam sejak lama. Membaca prinsip shofi yang ingin mewariskan ilmu bukan mewariskan harta benda seketika terlintas sebuah kisah ketika Allah SWT memberikan pilihan kepada Nabi Sulaiman A.S antara ilmu dengan harta, maka Nabi Sulaiman pun memilih ilmu. Sudah tidak asing di dengar oleh kalangan umat muslim bahwa nabi Sulaiman merupakan nabi yang memiliki kekayaan yang tiada tara, berawal dari ilmu itulah maka harta benda yang dimiliki Nabi Sulaiman mengikuti dimanapun beliau berada.

  46. Ega Sugandi (1415109003) MPI/4 berkata

    Shofi masih tetap pada pendirianya untuk tidak berangkat haji, ia selalu menjalani aktivitasnya dengan semangat mulai dari mengajar, berternak, dan berladang. Shofi selalu memberikan tauladan yang baik yang patut di contoh oleh anak-anaknya, sebagai seorang ayah. Mulai dari bagaimana menjalani lika-liku kehidupan dalam mencari nafkah dengan berbagai cara ia jalani mulai dari pembisnis, peternak, dan pengajar ia tekuni dengan baik. Walaupun seringkali usahanya naik turun. Dari sinilah anak-anaknya menjadi sosok yang bertanggung jawab pula berkat didikan sang ayah. Begitupun anak ketiganya chronous selalu menjadi pikiran untuk menunaikan haji kedua orang tuanya. Karena chronous sendiri anak yang mementingkan studynya sehingga cara berpikirnya berbeda dengan anaknya yang lain.

  47. Siti Sutihatin-MPI/4 berkata

    Setelah membaca part 5 ini, saya sadar bahwa akan selalu ada jalan bagi kita untuk melaksanakan kebaikan. Seperti yang tergambar dari pribadi Crhonos. Ia yakin bahwa Allah akan memberikan jalan keluar dari setiap masalah yang sedang dihadapi umat-Nya.

  48. Sri hardianti-MPI/4 berkata

    Bismillah..
    dalam part 5 ini kita dapat melihat sosok anak yang berbakti kepada orangtuanya yaitu chronos..
    siti menceritakan bhwa ia memimpikan pergi berhaji lalu mimpi itu ia ceritakan kepada anaknya. Chronos terenyuh mendengar cerita dari ibunya kemudiaan ia berusaha meyakinkan ibuny tersebut bahwa chronos akan memberangkatkan kedua orangtuanya. Inilah kesadaran takdirnya chronos.

  49. Asyifa Nuraeni Kartika Ali berkata

    Dalam part 5 ini Cronos percaya bahwa Allah itu mendengar doanya danAllah tidak tidur, Allah melihat bagaimana perjuangan hambanya, dengan kita yakin dan percaya, berusaha dan berdoa pasti akan ada jalan yang allah bukakan dan mudahkan untuk kita. Lalu yang dapat diambil pelajarannya yaitu membantu/menafkahi orang tua itu harus dan itu tidak akan membuat kita miskin, justru disitulah ladang pahala, dengan berusaha membahagiakan kedua orang tua dan membuat mereka bangga.

  50. Asyifa Nuraeni Kartika Ali berkata

    Dalam part % ini Cronos percaya bahwa Allah itu mendengar doanya danAllah tidak tidur, Allah melihat bagaimana perjuangan hambanya, dengan kita yakin dan percaya, berusaha dan berdoa pasti akan ada jalan yang allah bukakan dan mudahkan untuk kita. Lalu yang dapat diambil pelajarannya yaitu membantu/menafkahi orang tua itu harus dan itu tidak akan membuat kita miskin, justru disitulah ladang pahala, dengan berusaha membahagiakan kedua orang tua dan membuat mereka bangga.

  51. Sri Rahayu MPI/4 (1415109025) berkata

    Dengan keyakinan yang kuat disertai niat yang mantap dari seorang hamba yang tulus untuk kemauan yang tinggi dalam perjalanan suci menghajikan keluarga ayah, ibu dan mertua. Hal ini dijawab oleh Allah semuanya bisa terlaksana dengan baik dan sesuai rencana inilah yang di dambakan Chronos kepada sang Pencipta ( Allah SWT) Barakallah…..

  52. dinny alfiana s. MPI/4 berkata

    dalam part 5 ini, saya terkesan dengan ungkapan shofi pada kakak-kakaknya yang mengatakan, bahwa ia hanya akan mewariskan ilmu dan tidak banyak mewariskan kekayaan kepada anak-anaknya. dari situ benar adanya bahwa mewariskan ilmu itu jauh lebih penting dari harta, karena dengan ilmu akan mendatangkan harta, namun harta belum tentu mendatangkan ilmu. wallahua’lam.

  53. Nur Aliffah (1415109014) MpI/4 berkata

    Dalam part 5 ini bahwasannya keyakinan seseorang dalam menjalankan kebaikan akan selalu ada jaln untuk dirinya supaya bisa melalukan kebaikan tersebut. begitupu dengan chronos yang yakin dalam menjalankan kebaikan dan memenuhi kebutuhan seorang ibunya diberikan jalan oleh allah SWT dengan mudahnya. oleh karena itu jika kita mempunyai keinginan kita harus berdo’a dan berikhtiyar terlebih dahulu dan insya allah apa yang kita ingginkan dengan mudah allah mengkabulkannya.

  54. Asiro MPI/4 berkata

    Bissmillahirrahmaanirrahiim..
    pada novel part 5 ini yang berjudul “kesadaran suci adalah takdir”, memberi kita banyak pelajaran bahwasannya selalu ada jalan dari Allah jika kita berniat untuk selalu berbuat baik. kesadaran diri itu sangatlah penting karena dengan kita menyadari bagaimana diri kita saat ini dan saat yang lalu, maka kita akan semakin bersyukur dan terus memperkuat diri kita dijalan Allah kini dan nanti.

  55. siti Halimah MPI/4 berkata

    bismillahirrahmanirahiim. .
    dalam part 5 ini allah memberikan hidayah kepada crhonos melalui bencana tsunami tersebut, sehingga crhonos tergerak ingin melaksanakan ibadah haji dan dia juga memiliki keyakinan allah pasti memberikan jalan yang terbaik dengan apa yang mnjadi harapan ibu dan istrinya untuk melaksanakan ibadah haji. dan dia pun berjanji akan mengabulkan keinginan ibunya untuk beribdah haji.

  56. Sri Rokhmah-MPI/4 berkata

    Penuh perjuangan dan pengorbanan dr chronos, keyakinan ia utk tetap melakukan kebajikan… Ia terus berusaha walaupun kondisi ekonominya yang minim.

  57. Fera Agustina (1415109004)/ MPI/ 4 berkata

    Bismillahirrahmanirahim..
    part 5 ini saya kagum dengan kebijakan shofi bahwasanya ilmu itu lebih mahal dari harta, karena ketika kita berilmu maka kita tidak akan haus akan kekanyaan, namun sebaliknya kekayaan melimpah tetapi dalam berilmu kurang maka kita akan mengalami kehausan akan keduanya. karena harta mudah habis namun ilmu akan terus mengalir untuk menjalani klehidupan kita sehari-hari.
    dan saya amat kagum dengan chronos yang mempunyai niat kebaikan untuk ibunya karena baginya ALLAH akan memberikan jalan bagi umatnya yang memiliki niat dalam kebaikan, hanya tergantung keistiqomahaan kita dalam berikhtiyar.

    Allhamdullilah…

  58. uyunurrohmah MPI semester4 berkata

    assalamualikum wr.wb
    setelah membaca part 5 ini saya kagum dengan keakinan chronos bahwasnnya akan selalu ada jalan untuk melakukan kebaikan dan usahanya untuk memenuhi apa yg ibunya inginkan. seperti yg saya ketahui bahwasannya allah akan mengabulkan apa yg kita inginkan jika kita yakin akan dikabulkan,berdo’a dan ikhtiyar.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.