Berikan Kesan Pertama Yang Sempurna Dengan Konsumen

0 34

Sudah menjadi sifat dasar manusia untuk mendapatkan kesan baik dimata khalayak orang banyak. Dan ternyata kondisi ini juga berlaku untuk dunia usaha. Membuat konsumen menjadi “cinta” dengan produk kita tentu didamba-dambakan oleh seluruh pelaku usaha. Hal inilah yang mengarah agar pelaku usaha dapat menciptakan kesan pertama yang sempurna ketika bertemu dengan konsumen.

Mendapatkan kesan pertama dari konsumen tentu akan berdampak jangka panjang ketika terjadi negosiasi, dan saat kita akan melakukan kerja sama jangka panjang. Dalam menjalankan suatu bisnis adalah hal yang mutlak untuk membuat konsumen nyaman dengan kita dan itu membutuhkan sebuah latihan khusus agar tidak terlihat kaku atau mengada-ngada dalam sebuah pembicaraan.

Berikut adalah tips dan trik mendapatkan kesan pertama yang sempurna dari pandangan konsumen:

 

Pakaian Rapi dan Wangi

Pada dasarnya seluruh umat manusia menyukai keindahan, kerapihan dan pastinya suasana yang nyaman. Ketika berhadapan dengan konsumen, usahakan untuk berpenampilan rapi, jangan tampil apa adanya. Karena kesan pertama bisnis dilihat dari bagaimana cara kita berpakaian. Tak perlu terlihat mewah, setidaknya rapih saja sudah sangat memenuhi kriteria ini.

 

Senyum dan Kontak Mata

Jika kita ingin selalu diingat oleh konsumen kita, usahakan selalu memberi senyuman kepada konsumen saat pertemuan pertama ini. Cobalah untuk tersenyum di depan cermin, tunjukkan senyuman terbaik anda dan usahakan untuk tetap melakukan kontak mata, juga diselingi gerakan tangan ketika menjelaskan sesuatu.

 

Jangan Kaku, Sesekali Bahas di Luar Topik

Sebagai owner sebuah bisnis, kita juga harus smart. Mengetahui topik-topik hangat terkini sangatlah penting. Konsumen menyukai ketika kita menceritakan hal hal baru yang mungkin mereka belum tahu. Atapun ketika mereka sudah tahu, nantinya akan timbul komunikasi. Ini penting, karena setiap manusia membutuhkan berinteraksi di kehidupannya, dan dalam bisnis juga berlaku untuk komunikasi tersebut. Jangan kaku, sesekali bahas sesuatu yang diluar dari topik pembahasan bisnis.

 

Perhatikan Gerakan dan Ekspresi Lawan Bicara

Pada suatu pertemuan terkadang kita menghadapi konsumen yang cemberut, pasif dan hanya to the point, sebenarnya ada sebuah teknik tentang bagaimana membuat mereka mendapatkan suasana cair dan bisa antusias dengan komunikasi kita, yaitu dengan “mirror-ing” yaitu kita mengikuti segala bentuk arah gerakan mereka secara perlahan namun tidak mencolok, kita harus paham betul ekspresi mereka, ketika mereka sudah menunjukan ekspresi tertarik dengan bahasan, cobalah untuk mengatur strategi guna banyak bertanya tentang aktifitas kesehariannya atau tentang daerah tinggal, ini akan sangat membantu mencairkan suasana.

 

Jangan Mendominasi

Komunikasi yang “baik dan sehat” terjadi jika ada feedback di masing masing pembicara saat komunikasi terjadi. Usahakan untuk tetap mendengarkan ketika konsumen sudah menunjukan ketertarikannya berbicara atau menjelaskan sesuatu. Jangan pernah untuk berpikir untuk memotong pembicaraanya. Berilah sedikit anggukan kepala atau senyuman guna menandakan kita antusias.

(dunia usaha) (pelaku usaha)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.