Kesepian Di Musim Itu Memberi Cerita Lain Dalam Sajak

Memberi Cerita Lain Dalam Sajak Kumpulan puisi kesepian, Puisi karya intan Intan Usawatun Hasanah. Kesepian Di Musim Itu Memberi Cerita Lain Dalam Sajak
0 266

Kesepian itu bukannya berarti seorang diri, bukan berati jauh dari hiruk pikuk dan hingar bingar dunia. Kata dia si penyair “berisiknya dunia Malah membuat ruang kesepian “.  Dalam fakta keseharian, ternyata banyak sekali orang yg merasa kesepia, walaupun deretan kegiatan dan berbagai interaksi telah dilakukan. Trend gadget dengan gamenya, puluhan email dengan rupa-rupa kebutuhan, maupun SMS dan caht yang membanjiri keseharian penuh nyatanya itu semua tidak dapat mengusir rasa kesepian.

Sekali lagi dalam hidup ini kita butuh menyepi, ya.. bukan untuk menghindar dan tak ingin mendengar. Namun, kita butuh Kesepian, agar sadar pada sekitar, dan menyadari bahwa kesepian selalu memberi cerita lain yang akan kita kenang bahkan kesepian merubah cara pandang bahkan menyadarkan diri. Seperti bait puisi yang tulis rapih oleh Intan Usawatun Hasanah berikut, bahwa kesepian selalu memberi cerita lain.

Di Musim Itu

Karya : Intan Usawatun Hasanah

Sungguh melarat nasibku
Sampai bercabang-cabang otakku
Takdir yang terus menusuk
Nadi-nadi di setiap titik tubuhku

Harapan terus menjalar
Melewati tenggorokan dan kerongkongan
Masih saja saraf dan sendi berkompromi
Lalu bersekutu, menghancurkan kepalaku

Sampai rambutku pun keheranan
Dan terus berganti warna
Setiap kali aku berucap
Setiap kali aku bertingkah

Suatu saat mereka pasti
Akan mencabik dan menggergaji
Sampai aku berteriak
Memohon pengampunan

Aku masih memiliki tuhan, untungnya
Karena aku harus mengangkat ayahku
Melumuri ibuku
Menyusui adikku

Keluhan ini ingin aku bagi
Meskipun indah warna-warni
Tapi background di belakangku itu
Masih berwarna hitam
Entah kutukkan apa.
Hingga saat ini
Kekeringan melanda
Kedua bola mataku

Sungguh, berbisik pun aku tak bisa
Lalu dosakah bila aku tertunduk sebentar.
Meminta dan memohon
Hujan dan keasrian
Agar kepalaku mampu merasa
Kesejahteraan dan lainnya

Apapun itu yang aku coba
Dari mulai terlentang, tengkurap,
Merangkak dan berjalan
Tapi berisiknya dunia
Malah membuat ruang kesepian
Di hati dan pikiranku.

Puisi-Puisi Lain Karya Intan Usawatun Hasanah


Tentang Penulis :

Intan Usawatun Hasanah Gadis kelarian Kuningan 4 April 1998 ini sedang melajutkan Study di Universitas Negri Jakarta. Kecintaannya pada sastra membuat ia melajutkan Kuliah dengan mengambil Jurusan Sastra.

Komentar
Memuat...