Keteladanan Guru Pendidikan Agama Islam| Guru Menulis Part – 1

0 158

Guru adalah tenaga pendidikan dalam menjalankan fungsi pendidikan dilihat dari totalitas yang satu sama lain secara sinergi memberikan sumbangan terhadap proses pendidikan pada tempat dimana mereka memberikan pelayanan. Pelayanan optimal guru terhadap peserta didik yaitu dengan menguasai materi pelajaran dengan ekselensi tertentu dapat menyampaikannya secara efektif  dan kehadirannya diterima peserta didik secara ikhlas.

Guru sebagai pelaku utama pendidikan merupakan pendidik profesional, kehadirannya dalam interaksi dengan peserta didik tidak dapat digantikan, sekalipun dalam situasi tertentu. Kewajiban guru selain mengajar dan mendidik adalah guru harus mampu mengaktualisasikan potensi murid-muridnya.

Tugas guru yang utama mengaktualisasikan potensi kemanusiaan manusia yang meliputi potensi rohaniah dan moral, potensi emosional, potensi intelektual, potensi sosial/altruistis, dan potensi fisik sehingga menjadi manusia yang utuh dan saleh. Untuk membentuk anak yang saleh selain orang tua, gurulah yang mempunyai tugas utama di sekolah.

Tugas-tugas GPAI

Guru pendidikan agama Islam mempunyai tugas yang penting dalam membentuk pribadi anak yang saleh. Guru PAI sebagai guru profesional menjadi teladan bagi para peserta didiknya, sebagai guru teladan ia harus mempunyai kepribadian yang baik. Sebagai guru yang berkepribadian baik, maka guru PAI memiliki berbagai kepribadian diantaranya:

  1. Pribadi yang disiplin, yaitu merupakan sikap mental untuk melakukan hal-hal yang seharusnya pada saat yang tepat dan benar-benar menghargai waktu. Dalam menanamkan disiplin guru bertanggung jawab mengarahkan berbuat baik, menjadi teladan, sabar dan penuh pengertian.
  2. Pribadi yang jujur dan adil, yaitu lurus hati, tidak berbohong, tidak curang, dan tulus ikhlas.
  3. Pribadi yang berakhlak mulia, yaitu prilaku yang didasarkan pada ajaran agama, norma-norma sos
  4. Pribadi teladan, yaitu harus memiliki sikap dan kepribadian utuh yang dapat dijadikan tokoh panutan idola dalam seluruh aspek kehidupan.
  5. Pribadi yang mantap, yaitu memiliki penampilan yang tenang dan pandai dalam memberikan apresiasi kepada siswanya.[lihat A. Tafsir, 71]
  6. Pribadi yang stabil, yaitu memiliki emosi dan perasaan yang stabil.
  7. Pribadi yang dewasa, yaitu dewasa secara fisik, mental, dan emosional.
  8. Pribadi yang arif dan penyabar, yaitu sikap menerima segala penderitaan dan tabah menghadapi hawa nafsu.
  9. Pribadi berwibawa, yaitu memiliki kelebihan dalam ilmu pengetahuan dan dapat merealisasikan nilai sepiritual, emosional, moral, sosial dan intelektual.

Guru menurut Zakiyah Daradjat [2014], adalah pendidik profesional, untuk itu secara implisit ia telah merelakan dirinya menerima sebagian tanggung jawab pendidikan yang terpikul di pundak para orang tua. Mereka ini tatkala  menyerahkan anaknya ke sekolah berati sekaligus pelimpahan tanggung jawab pendidikan anaknya, untuk itulah tidak sembarang orang menjadi guru.

Kompetensi Guru

Untuk menjadi guru harus mempunyai beberapa kompetensi diantaranya : kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, kompetensi kepribadian, dan kompetensi profsional. Dengan empat komptensi tersebut guru dapat menjadi seorang pendidik yang berkepribadian baik dan menjadi teladan bagi peserta didiknya. Begitu pula dengan guru pendidikan agama Islam. Guru pendidikan agama Islam mempunyai tanggung jawab yang sangat berat baik di dunia maupun di akherat.

Tanggung jawab guru adalah mendidik individu supaya beriman kepada Allah dan melaksanakan syari’at-Nya, mendidik diri supaya beramal shaleh, dan mendidik masyarakat untuk saling menasehati dalam melaksanakan kebenaran, saling menasehati agar tabah dalam menghadapi kesusahan beribadah kepada Allah serta menegakkan kebenaran. Guru pendidikan agama Islam berkewajiban melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai guru.  Guru pendidikan agama Islam harus menjadi teladan bagi para siswanya dan lingkungan sekitarnya. Penulis: Aisyah Alumni Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon 2017

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.