Khasiat Cabe Rawit

0 99

Tanaman yang satu ini sudah tidak asing lagi di dengar. Tanaman ini, dalam bahasa ilmiah disebut Capsicum Annum L. Cabe rawit merupakan tanaman yang sering digunakan sebagai bumbu dapur yang mempunyai ciri khas ketika dimakan akan terasa sedapnya di lidah. Hampir di semua daerah cabai rawit ada akan tetapi tentu berbeda dalam penyebutannya. Orang Sunda menyebutnya cabe, cengis, atau cengek. Berbeda dengan orang Batak, mereka menyebutnya setudu langit. Di Minangkabau, tanaman ini biasa disebut lada mutia, Madura menyebutnya cabbi letek sedangkan orang Bali menyebutnya tabia krinyi dan orang Makassar menyebutnya lada marica. Berbeda  dengan orang Ambon, mereka menyebutnya dengan sebutan cili padi.

Pohon Cabe Rawit
Khasiat Cabe Rawit

Morfologi dari tanaman cabai rawit, akarnya merupakan akar serabut, batang utama tumbuh tegak dan kuat, daunnya berwarna hijau, dan buahnya mempunyai warna yang bervariasi. Buah dari tanaman ini, ketika masih muda atau orang Sunda menyebutnya ngora buahnya berwarna hijau dan ada yang berwarna putih. Setelah masak, warna yang hijau berubah menjadi orange sampai merah terang dan cabai yang berwarna putih setelah masak akan berubah menjadi warna kuning. Tanaman ini mempunyai banyak biji, yang bergerombol menempel pada kulit empelur.

Tanaman ini sering sekali digunakan dalam membuat sambal. Untuk sambal yang lebih mantap tentunya harus dilengkapi dengan bumbu masakan yang lain seperti garam, sasa, terasi, tomat, bawang merah, bawang putih dan sebagainya. Tanaman yang mempunyai ciri khas pedas ini merupakan makanan yang tidak bisa ditinggalkan oleh penikmatnya. Mengapa? karena ketika makan tidak memakai cabai atau sambal maka makanan tersebut akan terasa sangat hambar. Meskipun pedas akan sangat terasa dan masuk keseluruh tubuh, tetapi makanan satu ini tidak bisa ditinggalkan oleh pencintanya.

Tanaman ini tidak hanya berguna sebagai bumbu dapur atau bumbu masakan. Sejak zaman dahulu, sudah ditemukan beberapa khasiat cabai rawit, yang salah satunya adalah bermanfaat bagi kesehatan. Dalam dunia kesehatan, cabai ini salah satunya digunakan sebagai penyembuh luka untuk sembuhkan infeksi sebagaimana pengalaman penulis di kampung halaman nya. Akan tetapi, dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang sangat pesat, rupanya cabai juga berkhasiat untuk mempercepat metabolisme tubuh. Ia juga akan membantu fungsi jantung, membantu pertumbuhan rambut, menurunkan berat badan, sakit tenggorokan, darah tinggi, dan mencegah kanker. Namun perlu di waspadai, memakan cabai tidak di anjurkan bagi mereka yang menderita sakit magh.

Adapun cara penggunaan cabe rawit sebagai penyembuh luka misalnya, cukup dengan mengambil cabai yang sudah masak kemudian di buka dan langsung bagian biji dan kulitnya dioleskan pada bagian yang luka. Cara lainnya adalah tentu bisa dikonsumsi secara langsung. Kandungan capsaicin yang menimbulkan rasa pedas mampu membunuh sel kanker tanpa merusak sel normal apabila dikonsumsi secara rutin.

Semoga bermanfaat, Aamiin.

***Paridah Zakiyah

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.