Take a fresh look at your lifestyle.

Kompleksitas Pemahaman Agama Ujian Utama Pendakwah

0 22

KOMPLEKSITAS | Sebelumnya penulis membahas tentang 5 Hal Penting Yang Harus Menjadi Landasan Dakwah Untuk Umat. Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa “Penanaman keberanian dalam menyampaikan dakwah sangat  dibutuhkan. Karena, dalam perjalanan dakwah penuh rintangan. Keteguhan hati dan kematangan dalam berfikir dibutuhkan dalam menjalankan dakwah. Perilaku dan keteladanan yang ikhlas akan berpengaruh besar terhadap objek dakwah dibandingkan dengan media tulis atau ceramah”. Terlebih lagi seorang da’i tersebut mukim disuatu tempat dakwah, maka segala gerak langkah dan tingkah laku menjadikan dia figure di masyarakat. Tapi lain halnya seorang da’i. Datang kesuatu tempat kemudain menyampaikan pesan kebenaran dari Allah dan ia kembali pulang ketempat tinggalnya. Dia hanya menyampaikan dan tidak memberi contoh secara langsung dalam kehidupan.

Dalam proses dakwah atau menyampaikan pesan kebenaran dari Allah SWT. Banyak sekali rintangan yang harus dihadapi oleh para Da’i. diantaranya terjadinya perbedaan pemahaman dimasyarakan dan munculnya aliran-aliran baru. Sebagaimana yang dijelaskan dalam al Qur’an yang artinya sebagai berikut ini:

Jika Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat. (QS. Huud; 118)

Perbedaan pemahaman agama telah mengakibatkan lahirnya aliran-aliran agama yang masih menganggap paling benar. Bahkan lebih jauh mereka mengakui ada banyak hal cara-cara baru dalam beribadah yang lebih mudah untuk mereka kerjakan, sebagai bentuk ibadah lain pengganti ibadah yang diajarkan Rosulullah SAW.

Aliran-aliran agama diera modern

Munculnya aliran-aliran pada zaman sekarang bukan berarti pada masa setelah kenabian tidak ada. Di zaman ke kholifahan  muncul nabi-nabi palsu. Ini membuat umat terpecah dan sedikit tergeser aqidahnya. Tantangan inilah yang merupakan tantangan yang dihadapi oleh kholifairrasidin. Masa setelah keholifahan banyak bermunculan firqah-firqah yang masing-masing mempunyai pengikutnya. Bahkan dalam dunia hokum islampun menjadi emapt pemahaman yaitu Syafi’iyah, Hanafiyyah, Malikiyyah dan Hambaliyyah. Masing-masing mempunyai argumen tentang prinsip yang dipegang terutama dalam masalah hukum Islam.

Tapi yang lebih menghawatirkan lagi pada zaman sekarang dimana banyak bermunculan aliran-aliran dalam Islam yang dapat menjerumuskan umat yang mempunyai kelemahan iman. Seperti aliran Ahmadiyah, Yakni ajaran yang mempercayai nabi selain Nabi Muhammad SAW, yaitu Mirza Ghulam Ahmad. Aliran Ahmadiyah Qodiyan itu berkeyakinan bahwa Mirza Ghulam Ahmad dari India adalah nabi dan rasul kemudian bagi yg tidak mempercayainya adalah kafir murtad. Ahmadiyah Qodiyan memang mempunyai nabi dan rasul sendiri yaitu Mirza Ghulam Ahmad dari India dan Ahmadiyah Qodiyan mempunyai kitab suci sendiri yaitu kitab suci Tadzkirah.

Mereka menganggap kitab suci Tadzkirah adalah kumpulan wahyu yg diturunkan Tuhan kepada Mirza Ghulam Ahmad yg kesuciannya sama dengan kitab suci Al-Qur’an karena sama-sama wahyu dari Tuhan tebalnya lebih tebal dari Al-Qur’an. Kalangan Ahmadiyah mempunyai tempat suci tersendiri untuk melakukan ibadah haji yaitu Rabwah dan Qodiyan di India.

Selain Ahmadiyah diatas masih banyak aliran-aliran lain yang dapat membawa umat Islam kejurang kekafiran dan bahkan kea rah perpecahan umat. Semoga para dai’ yang terus menyerukan dakwahnya bisa membentengi umat islam agar tidak tergelincir akidahnya. *** (Wawan Ahmad Ridwan)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar