Inspirasi Tanpa Batas

Komunisme Meng-Infiltrasi SI melalui Samaoen | Sejarah Komunisme Part – 8

0 20

Konten Sponsor

Komunisme Meng-Infiltrasi SI melalui Samaoen. Adalah Samaoen dan Darsono yang menjadi peletak dasar Partai Komunis [PKI] di Indonesia. Partai ini lahir dengan cara untuk pertama kali, masuk melalu Sarekat Islam [SI]. Pada awalnya, nama SI adalah Sarekat Dagang Islam [SDI] yang menjadi kumpulan pedagang Muslim Indonesia keturunan Arab. Perkumpulan ini melihat adanya ancaman ekonomi yang diperankan masyarakat Indonesia asal China.

China dianggap cukup cerdik memainkan peran-peran ekonomi yang didukung salah satunya oleh kekuasaan Hindia Belanda. Bahkan kelompok masyarakat China ini sering dianggap sebagai lapis kedua setelah para penjajah [Barat dan Eropa] yang ada di Nusantara.

Inilah yang menyebabkan mental masyarakat Indonesia asal China, memiliki bukan saja kemampuan kapital, tetapi juga sokongan politik dari penguasa Hindia Belanda yang secara psikologis dapat mendorong kepercayaan diri lebih dibandingkan dengan komunitas masyarakat lain.

Di sisi lain, pedagang Indonesia asal Arab merasa berada dalam posisi sebagai pembela pribumi. Mengapa? Karena kenyataan historis telah menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia mayoritas mengikuti ajaran Islam. Suatu ajaran yang juga didakwahkan para pedagang asal Timur Tengah dimaksud, secara mayoritas sedang berada dalam tekanan hebat kaum penjajah.

Karena itu, menjadi dapat dimengerti mengapa akhirnya, SDI berubah menjadi SI. Jika dalam SDI gerakannya murni dalam nalar ekonomi, maka, dalam SI bukan saja soal perdagangan, tetapi, juga menyangkut sosial, politik, bidaya dan bahkan agama.

Apa yang menyebabkan Tjokroaminoto dibenci Belanda. Salah satunya adalah adagium yang dibangun Aminoto di SI yang menyebut bahwa kemajuan bangsa hanya akan dapat diperoleh jika prinsip-prinsip kemanusiaan terbangun. Dan penjajahan adalah tidak memiliki jiwa kemanusiaan. Karena tidak memiliki jiwa kemanusiaan, maka, kemajuan itu tidak mungkin dapat diperoleh.

Revolusi SI dengan melakukan Gerakan Merah

Kedatangan Samaoen dan Darsono di SI, itulah pangkalnya. Gerakan SI yang demikian meluas dalam konteks sosial dan budaya, dan hampir sulit ditemukan tandingnya dalam konteks Indonesia, telah membuat gerakan politik Indonesia menjadi dinamis di satu sisi, namun membuat goncangan hebat dalam tubuh SI di sisi lain.

Samaoen dan Darsono adalah pengikut Henk Sneevliet.  Sebuah nama samaran, yang jika dibaca di Wikipedia [2017] bernama asli Hendricus Josephus Franciscus Marie Sneevliet [1883-1942]. Sosok tersebut dihukum mati pemerintah Jerman karena melakukan perlawanan terhadap pendudukan Jerman di Belanda. Sneevliet adalah anggota Sociaal Democratische Arbeiders Partij [Partai Buruh Sosial Demokrat] Belanda. Dari sosok inilah, Darsono dan Samoen belajar tentang prinsip-prinsip perjuangan komunis.

Samaoen yang sebelumnya ramah terhadap agama, dan menjadi ketua cabang SI Surabaya, tiba-tiba berubah menjadi berhaluan kiri, komunis. Padahal dalam usia yang sangat muda [14 tahun], Samaoen telah menjadi ketua. Suatu posisi yang sangat langka dan hampir tak pernah ada sosok yang mampu menandinginya sampai sekarang.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar