Konflik Antara Filsafat Pendidikan Idealisme, Realisme dan Pragmatisme

0 155

Konflik antara filsafat pendidikan idealisme, realisme dan pragmatisme berkobar. Para pendukungnya saling berlomba dalam menjelek-jelekkan konsep-konsep filsafat lawan.

Serangan Filsafat Pragmatisme terhadap Idealisme dan Realisme

John Dewey –salah seorang filosuf pragmatisme terkemuka- mencela dengan serangan yang keras kepada filsafat idealisme dan realisme. Ia menganggap keduanya sebagai filsafat klasik yang menyajikan pendidikan tradisional. Filsafat dimaksud bekerja atas dasar rutinitas dan menawarkan agenda yang berasal dari masa lalu. Menurutnya, hal itu tidak memberikan kontribusi kepada kemajuan pengalaman dan tidak menjadi model bagi aspek pengalaman apapun.

Juga karena filsafat idealisme dan filsafat realisme membedakan antara pengalaman akal dan pengalaman fisik. Maka dualisme ini adalah di antara yang kelemahan mendasar dari pendidikan tradisional. Di antara pernyataannya dalam masalah ini adalah sebagai berikut:

“Ketika pendukung faham ini memberikan pengajaran mereka melakukan tekanan fisik dengan tidak adanya gerakan dan aktivitas sehingga mereka meminta agar peserta didik diam, tidak melakukan gerakan dan memberi hukuman jika mereka melakukan gerakan apapun, karena –menurut mereka- itu merusak pengalaman akal, bukannya menjelaskan bahwa ketegangan dan kelelahan syaraf yang menimpa masing-masing pendidik dan peserta didik adalah akibat yang tidak wajar bagi contoh faham ini”.

Kemudian ia menambahkan:

“Satu ons pengalaman lebih baik daripada satu ton pengajaran teoretis, pengalaman memberikan signifikansi dan muatan pemikiran teoretis. Meski pengalaman itu bersifat sederhana yang melahirkan pemikiran teoretis, akan tetapi pemikiran yang terpisah dari pengalaman tidak mungkin bisa dipahami. Bahkan bisa berubah menjadi sekumpulan perkataan yang penuh hiasan yang membuat pemikirian menjadi mustahil”.

Dalam melakukan serangan terhadap filsafat idealisme dan realisme ini Dewey turut dibantu oleh sejumlah agen filsafat pragmatisme seperti Boyd Henry Bode, William Heard Kilpatrick, dan keduanya termasuk di antara pengulas terkenal terhadap padangan-pandangan Dewey. Juga john Lawrence Childs yang belajar dari Dewey dan Kilpatrick dan menghadiahkan kepada keduanya buku yang berjudul Education and Moral.

Serangan Balik Filsafat Idealisme terhadap Pragmatisme

Para agen filsafat idealisme mencela dengan serangan balik kepada John Dewey dan filsafat pragmatisme. Di antara agen idealisme adalah Herman Harell Horne yang berselisih langsung dengan Dewey. Di antara bukunya yang terkenal dalam bidang ini adalah Al matsaliyah fi at-Tarbiyah (Idealism in Education) yang diterbitkan pada tahun 1910 dan buku Falsafah at-Tarbiyah (Filsafat Pendidikan) yang dipublikasikan pada tahun 1927.

Di antara mereka juga terdapat Theodore Meyer Green dan bukunya yang paling terkenal I’adatun Nazhr fit Tarbiyah al Libraliyah (Liberal Education Reconsidered). Dewey menyerang buku ini dan mengkritik pandangan-pandangan pendidikannya.

Selain keduanya terdapat juga J. Donald Butler yang merupakan konsultan Theodore Green dan bukunya yang terkenal adalah Arba’u Falsafat Tarbawiyah wa Tathbiqatiha fi at-tarbiyah wa ad-din (four philosophies) and Their Practice in Education and Religion) yang diterbitkan pada tahun 1951.

Serangan Filsafat Realisme terhadap Pragmatisme

Turut serta dalam sengketa ini adalah agen filsafat realisme dan mereka menyerang pragmatisme dan yang termasyhur di antara mereka adalah Frederick S. Breed dan yang dalam bukunya berusaha mengemukakan keunggulan Idealisme atas Pragmatisme. Di antara agen filsafat realisme terdapat juga Alfred North Whitehead penulis buku Ahdaf at-Tarbiyah (Tujuan Pendidikan) yang diterbitkan pada tahun 1929 dan ia bekerja di Iggris Raya dan Amerika dan turut serta dalam polemik yang terjadi sekitar filsafat pendidikan.

Terdapat juga John Daniel Wild, Mortimer Jerome Edel dan Robert Maynard Hutchins, dan yang terakhir ini terkenal dengan tulisannya Ash-Shura’ fi at-Tarbiyah (Conflict in Education) yang diterbitkan pada tahun 1935. ***Dr. Majid Irsani Al Kailani

Bahan Bacaan

John Dewey, Experience and Education (New York: Collier Books, 1969)

Joe Park, Selected Readings in the Philosophy of Education (New York: The MacMillan co., 1958)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.