Konsumsilah Jengkol Agar Terhindar dari Penyakit Gula dan Jantung Koroner

0 26

Konsumsilah Jengkol Agar Terhindar dari Penyakit Gula dan Jantung Koroner. Adakah pasar-pasar tradisional yang tidak menjual jengkol? Kayaknya tidak mungkin. Hampir seluruh pasar tradisional Indonesia menjual jengkol. Harganya selangit. Satu Kilo Gram Jengkol bisa setara dengan 5-8 kilogram beras. Harganya selalu melesat dan sering menjadi beban inflasi negara.

Pohon jengkol dalam salah satu penelusuran sejarah disebut pernah dijadikan sebagai patok batas kerajaan Jogjakarta. Meski buahnya, kurang populer untuk dikonsumsi masyarakat Jawa. Asumsinya, jengkol selalu dianggap sebagai makanan murahan dan hanya dimakan masyarakat pedalaman.

[ARTIKEL TERKAIT : Jengkol Dan Fenomena Ekonomi Indonesia Temporer]

Jika asumsi ini benar, maka, mengapa harga jengkol saat ini begitu menggila. Apakah ini pertanda bahwa kelas menengah baru Indonesia sedang terjadi ledakan? Atau mungkin karena banyak ditemukan manfaat yang dikandung dalam jengkol? Menurut saya, mungkin keduanya. Kelas menengah baru Indonesia meningkat dari kaum rural menuju kelas menengah baru, atau mungkin memang telah ditemukan aspek spesifik yang memiliki nilai manfaat dari tumbuhan ini bagi kesehatan masyarakat. Tulisan ini menjelaskan tentang kandungan dan fungsi yang dapat dihasilkan dari buah jengkol.

Kandungan dalam Jengkol

Dalam buah jengkol, menurut beberapa peneliti, ternyata memiliki nutrisi yang di butuhkan tubuh manusia. Jengkol mengandung sejumlah vitamin dan mineral serta zat besi. Hasil penelitian para farmakologis, diperoleh keterangan bahwa jengkol mengandung vitamin A, B6, B1, B2, B12 dan vitamin C. Ia juga memiliki senyawa kimia yang alami yang memberi khasiat khusus bagi kesehatan tubuh. Tentu jika konsumsi atas jengkol dimaksud dilakukan secara teratur. Jengkol juga mengandung zat besi seperti kalsium dan fosfor.

Kandungan vitamin, mineral, zat besi dan posfor yang terdapat dalam jengkol, menurut para ahli kesehatan ternyata sangat berfungsi melakukan kontrol terhadap gula darah. Fruktosa yang terdapat pada aliran darah dalam tubuh dapat terurai dengan baik, jika kita mengkonsumsi jengkol dengan teratur.

Jengkol dapat mengurai timbunaan gula berlebih dalam tubuh manusia. Gula akan benar-benar berfungsi dengan baik, karena ia dialokasikan dalam proses metabolisme manusia. Namun karena jengkol juga mengandung gula, maka, jengkol mudah di rubah menjadi energi tubuh.

Yang paling menarik, ternyata kandungan mineral yang terdapat dalam jengkol, dapat menekan kemungkinan terjadinya serangan jantung coroner. Kandungan mineral dalam jengkol akan membantu memperlancar aliran darah menuju jantung. Jika ini penjelasannya, menjadi wajar kalau jengkol hari ini, telah menjadi pilihan menu masyarakat urban perkotaan. Orang-orang miskin yang dulu pengkonsumsi utama jengkol, malah mungkin tidak lagi mengkonsumsi karena harganya yang mahal.

Kelas menengah mana lagi yang kemungkinan memiliki penyakit gula dan jantung koroner, kalau bukan masyarakat menengah. Jengkol-jengkol … Prof. Cecep Sumarna

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.