Koperasi Unit Desa Sebagai Pertahanan Ekonomi Kerakyatan

4 86

Koperasi Unit Desa Sebagai Pertahanan Ekonomi Kerakyatan– Unit pemerintahan terkecil yang ada di Indonesia adalah pemerintahan tingkat desa. Desa, sebagai lembaga pemerintah yang secara langsung bersentuhan dengan masyarakat, kiranya menjadi motor penggerak segala aspek kehidupan masyarakat, termasuk dalam bidang ekonomi. Salah satu upaya yang bisa dilakukan pemerintah desa adalah dengan optimalisasi peran koperasi (Koperasi Unit Desa) di masyarakat. Dalam implementasinya, dana- dana koperasi ini bisa di salurkan kepada masyarakat sebagai penggerak roda perekonomian. Biasanya, masyarakat yang demikian bisa diidentifikasi dari individu- individu yang sudah terpenuhi kebutuhan secara materi. Mereka akan bergabung atau mencari kawan untuk membentuk jenis usaha yang kokoh dan produktif. Sehingga, potensi ini akan sangat tepat jika dikelola dengan mengunakan sistem koperasi. Koperasi dimaksud adalah koperasi yang di bentuk di tingkat desa atau biasa disebut Koperasi Unit Desa.

Usaha yang di rintis di tingkat desa ini nyatanya terus berkembang dan suatu saat dengan konsistensi para pengelolanya akan menjadi benteng pertahanan ekonomi rakyat. Status badan hukum jelas sangat diperlukan. Mengapa? hal Ini bertujuan agar koperasi yang di bentuk menjadi wadah usaha yang legal sehingga diakui oleh pemerintah. Selain itu, fungsi dari status badan hukum ini adalah untuk mempermudah mencari permodalan. Katakanlah, karena sudah berbadan hukum, maka pihak pengelola dapat mengajukan bantuan pinjaman kepada bank- bank yang ada di sekitar.

Koperasi Unit Desa  di Alam Demokrasi

Koperasi sesungguhnya berprinsip pada ekonomi demokrasi. Segala bentuk aktivitas dan lain sebagainya dilakukan atas dasar kesepakatan bersama, yakni kesepakatan antara anggota dan pengelola yang ada pada koperasi tersebut.

Jika suatu desa akan membentuk sebuah koperasi, maka terlebih dahulu harus mengidentifikasi apa saja potensi yang dapat di optimalkan. Contoh, jika di suatu desa banyak lahan pertanian maka, koperasi ini akan bergerak menjadi koperasi produksi pertanian. Atau, mungkin mungkin sebaliknya, di daerah perkotaan kemungkinan koperasi dimaksud akan bergerak pada jenis koperasi konsumen.

Dalam pandangan penulis, jika setiap desa di seluruh penjuru tanah air ini mendirikan sebuah usaha dengan sistem koperasi yang di sebut Koperasi Unit Desa maka, pertahanan ekonomi kerakyatan akan stabil. Bahkan kita akan mampu bersaing dengan perekonomian di negara lain. Pertanyaannya apakah pemerintahan akan mendukung hal ini.? Hal inilah barangkali yang perlu menjadi bahan renungan kita bersama, terlebih bagi para pengambil kebijakan. Wassalam

Oleh : Karim Pamela

  1. Kalam berkata

    bener tuh bagaimana bisa jadi Pertahanan Ekonomi Kerakyatan kalau tidak dikelola, bahkan udah hilang mungkin… sayang tidak sesuai dengan tujuan awal dibentuknya dahulu

    1. Eltendi Dhirgan
      Eltendi Dhirgan berkata

      Hilang ditelan bumi, hehehe. Dan tidak ada kelanjutannya, tapi sekarang individual dan grup non pemerintahan bikin gebrakan kok peduli terhadap ekonomi kemasyarakatan. Tapi jadi bingung sama peran pemerintah dimananya untuk waktu waktu sekarang.

  2. Fani Zahratunisa berkata

    Wah udah jarang nemu KUD di desa-desa, membumi mungkin

  3. Eltendi Dhirgan
    Eltendi Dhirgan berkata

    ” optimalisasi peran koperasi (Koperasi Unit Desa) di masyarakat ” , kiranya berperan penuh tak hanya dalam tabungan simpan pinjam, tapi memberikan edukasi, gagasan bahkan workshop untuk dipublish guna lebih meng”keren”kan daerahnya. Workshop disini seperti hasil pertanian yang ditampilkan kepada khalayak umum dengan gaya tampilan yang khas dan memiliki karakteristik , tiap daerah memiliki cara masing-masing karena tiap daerah memiliki hasil pertanian berbeda. Contoh Bawang Brebes, Ubi Cilembu, Beras Pandan Wangi dari Cianjur dan yang lainnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.