Take a fresh look at your lifestyle.

Korea Utara dan Hygrogen Bomb Dapat Melumatkan Peradaban Manusia

0 82

Amerika Serikat diprediksi bakal melakukan reaksi keras terhadap Korea Utara. Hal ini terjadi karena Negeri Komunis itu diduga memiliki senjata type hidrogen bomb (H-bomb) yang membahayakan. Sebagaimana telah kami lansir sebelumnya, kondisi di Semenanjung Korea ini membuat banyak pihak khawatir, Amerika kembali mengambil sikap sebagaimana mereka melakukannya terhadap Irak [2003].

Alasan penting Korea Utara memproduksi senjata dimaksud adalah pertahanan negara mereka dari musuh tetangga mereka. Diketahui bersama bahwa Semenanjung ini [Korut dan Korsel], merupakan negara yang tampaknya masih mempertahankan perang sejak Perang Korea pecah tahun 1950 hingga 1953. Sampai saat ini, kedua dimaksud belum menandatangani perjanjian damai. Keduanya baru bersepakat melakukan  gencatan senjata dalam apa yang disebut dengan Demilitarized Zone (DMZ) pada perbatasan kedua negara.

Tensi militer dan asumsi perang di perbatasan mereka selalu cukup tinggi. Meski secara sepihak selalu dituduhkan bahwa propokator utama konflik itu adalah Korea Utara. Apa yang dilakukan Korut dalam menanam ranjau yang melukai tentara Korea Selatan, penenggelaman kapal Korsel di wilayah perairan DMZ, dan pencatutan pulau Korsel oleh Korut, menjadi bukti bahwa antara kedua negara dimaksud, situasinya selalu hangat.

Korea Utara dan Hydrogen Bomb

Kekhawatiran terjadinya perang ini, semakin beralasan. Apa yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Irak pada Juli 2000, yang hanya karena mereka menerima laporan UNMOVIC yang menduga Irak memiliki senjata Kimia, mereka melakukan gempuran atasnya. Inilah gempuran yang menyebabkan Saddam Hussein Meninggal. Padahal UNMOVIC [inspeksi senjata Kimia PBB] sendiri menganggap kaporan [2000] itu keliru. Dan laporan kekeliruan mereka disampaikannya pada awal tahun 2001.

Harus diakui bahwa laporan UNMOVIC [2000] itu menjadi pemicu awal terjadinya penggempuran terhadap Irak di bulan Maret-April 2003. Hal ini diperkuat dengan terjadinya serangan 11 September 2001, yang membuat pusat peradaban USA [WTC] hancur berantakan. Amerika akhirnya melakukan evaluasi besar-besaran tentang sistem keamanan internal dan eksternalnya.

Amerika menemukan kambing hitam atas peristiwa tadi bernama Irak.  Identifikasi pelaku pengeboman adalah pria perawakan Arab dan dianggap jejaring teroris internasional al-Qaeeda, pimpinan Osama bin Laden. Ia dianggap memiliki pertalian ideologis dengan pimpinan Irak Saddam Husein.

Bom Hydrogen yang diduga dimiliki Korea Utara, akan menjadi penyebab penting Amerika melakukan serangan. Mengapa? Sebab jenis bom ini, dalam kasus tertentu, dianggap lebih membahayakan dibandingkan dengan bomb atom. Hydrogen Bomb dibuat dengan menggunakan model produksi yang sebagian besar energinya disalurkan melalui reaksi fusi nuklir. Inilah jenis Bom yang paling membahayakan. Problemnya, Korea Utara mempertontonkan kepemilikan bomd dimaksud, termasuk terhadap Amerika Serikat

Jenis Bom atom yang diproduksi dati inti atom, dijatuhkan Amerika di Hirosima dan Nagasaki, Jepang tahun 1925. Inilah yang disebut dengan Atomic Bomb. Jenis Bom type pertama ini saja menghancurkan ratusan ribu dan kehancuran alam yang demikian parah. Senjata nuklir yang populer dengan sebutan bom atom [atomic bomb] atau dikenal juga dengan sebutan A-bombs adalah bagian kecil dari hydrogen bomb yang saat ini telah dimiliki Korut.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar