Krisis Institusi Pendidikan

24 350

Krisis nstitusi Pendidikan. Institusi pendidikan keluarga, saat ini sedang dilanda guncangan hebat. Ia digugat, dicaci dan di maki. Cacian dan makian itu bkan saja datang dari kaum awam, tetapi juga datang dari mereka yang menyebut diri sebagai kaum terdidik. Suatu komunitas yang secara konseptual seharusnya memiliki sejumlah resep untuk memecahkannya.

Dalam kasus tertentu, para teoritikus perndidikan bahkan terkesan linglung, ambigu dan bingung. Mengapa? Karena teore-teore pendidikan banyak yang sudah tidak dapat di update untuk memecahkan soal-soal yang melingkupi. berbagai “kekacauan” dalam pelaksanaan pendidikan. Institusi pendidikan keluargam disukai atau tidak, dipercayai atau tidak, kini sedang mengalami deklining fungsi yang sangat tajam.

Krisis di Institusi Pendidikan Masyarakat

Krisis pendidikan dalam institusi keluarga sebagaimana dimaksud tadi, semakin diperparah oleh krisis di institusi pendidikan masyarakat. Di institusi ini, kondisinya jauh lebih parah jika dibandingkan dengan krisis di lingkungan keluarga. Berbagai persoalan berkembang dengan tingkat masalah yang jauh lebih kompleks, karena tidak ada satupun institusi yang mampu menjadi pengontrolnya.

Contoh nyata atas situasi itu adalah, institusi  pendidikan masyarakat yang sulit untuk mengisolasi diri dari berbagai perbrgaulan; local, regional, nasional bahkan internasional. Pergaulan dimaksud tentu ada yang positif meski tidak sedikit yang bermakna negatif.

Budaya-budaya yang tidak sejalan dengan prinsip moral, agama, dan adat masyarakat di mana seorang tinggal, telah bnyak berkembang dan bahkan telah menjadi nadi kehidupan masyarakat. Dilingkungan masyarkat, sudah tidak aneh jika ada remaja melahirkan anak tanpa suami, mati akibat over dosis minuman keras, mati akibat terkena infeksi virus HIV/AIDS, orang tua mati akibat dibunuh anaknya dan berbagai kekacauan lain yang sejatinya sangat berjarak dengan soal nilai agama dan bahkan dengan moral masyarakat.

Masyarakat sendiri, seringkali tidak pernah melihat masalah-masalah tadi, sebagai masalah yang harus dihadapi dan dipecahkan. Nilai keagamaan yang menjadi pondasi dalam memberikan arahan terhadap perilaku kehidupan masyarakatpun sudah mulai banyak yang dicampakkan.

Institusi Pendidikan Sekolah

Kegagalan pelaksanaan fungsi pendidikan di dua institusi tadi, berujung pada munculnya penghargaan yang demikian besar terhadap institusi pendidikan formal, persekolahan. Lembaga pendidikan yang terakhir ini, sering dipaksa untuk menjadi semacam sentral sejumlah pengharapan masyarakat; akademik-awam dengan motif yang sangat beragam.

Melalui lembaga pendidikan sekolah, diharapkan bukan saja menjadi proses transformasi pendidikan melalui alih pengetahuan dan teknologi, tetapi, sekaligus dapat menjadi pengharapan atas bertahan dan berkembangnya nilai etik kemasyarakatan dan keagamaan yang telah lama hidup dan mengakar dalam nadi kehidupan, namun merasa terdesak oleh kondisi-kondisi eksternal yang terus mengancam.

Selain tentu secara sosiologis, pendidikan persekolahan diharapkan dapat meningkatkan gengsi sosial (bagi mereka yang bada pada setratifikasi sosial dan ekonomi rendah) atau mempertahankan gengsi sosialn (khususnya bagi mereka yang secara sosial dan ekonomi tinggi) yang telah lama digenggamnya.

Namun demikian, dapatkan lembaga yang menjadi pengharapan sejumlah masyarakat ini mampu mempertahankan dan menjalankan fungsinya yang banyak itu? inilah sebuah pertanyaan yang sangat mudah diucapkan namun sulit untuk memperoleh sebuah jawaban. Prof. Cecep Sumarna

  1. Futihatus sholihah berkata

    Ke tiga hal diatas yang mengenai tentang terjadinya krisi institusi pendidikan. Kita ambil contoh dari krisis institusi pendidikan dari negara kita indonesia. Lemahnya institusi pendidikan di indonesia saat ini memang jarus diwaspadai, karena institusi pend. Sekarang ini sedang mengalami pemberosotan krisi atau guncangan yang hebat. Apalagi krisis dalam institusi pendidikan di indonesia bukanlaj hal yang pertama kali yang di alami sekarang-sekarang ini. Nah harus ditekankan lagi kepada generasi yang akan datang atau semua penduduk nya terutama yang berperan sebagai orang tua.

  2. Elok Firdausiana berkata

    Terjadinya krisis institusi pendidikan keluarga yang ahir2 ini mengalami guncangan dapat mempengaruhi kegiatan institusi pendidikan di sekolah dan di masyarakat. Karena pendidikan keluarga merupakan pendidikan yang paling pertama yang diikuti oleh anak. Jika di dalam pendididikan keluarga peserta didik tidak mengalami didikan keluarga yang full atau perhatian yang full dari keluarga, maka tidak dapat dipungkiri lagi si peserta didik ini akan mengalami kemrosotan dlm menjalankan institusi pendidikan di sekolah dan di masyarakat. Jadi faktor utama yang menyebabkan kemrosotan atau kekrisisan dalam sebuah institusi pendidikan di sekolah atau dimasyarakat itu menurut saya karena kurangnya didikan yang full atau perhatian yang full dari keluargakeluarga.

  3. Tri anistiningsih berkata

    Krisis yang terjadi dalam isntansi pendidikan ini sangatlah berpengaruh bagi kemajuan negri Indonesia sendiri. Pendidikan merupakan tanggung jawab keluarga, masyarakat dan sekolah. Keluarga sebagai pendidik utama haruslah mampu menanamkan nilai nilai ketauhidan dan akhlak yang baik kepada putra putrinya. Masyarakat sendiri sebagai pengontrol pendidikan yang terjadi dalam lingkungan, dimana terjadi hubungan timbal balik antara individu satu dengan lainnya. Sedangkan sekolah sebagai instansi pendidikan formal harus lah mampu menjalankan pendidikan sesuai dengan UU SISDIKNAS. akan tetapi sekarang ini keluarga maupun lingkungan masyarakat seolah terlalu menyerahkan semua pendidikan kepada instansi sekolah. Kurangnya penanaman akhlak menyebabkan menurunnya moral yang dimiliki. Sementara sekolah sendiri terkadang lebih mementingkan pada sekolah siapa yang paling bergengsi tampa meningkatkan pelajaran moral bagi para peserta didiknya.

  4. Fakhira Alifatunnisa berkata

    Memang benar sebenarnya institusi pendidikan di Indonesia sedang mengalami berbagai macam masalah yang sampai saat ini belum menemukan cara untuk menyelesaikannya.
    Institusi pendidikan keluarga merupakan hal yang pertama dan paling utama yang terjadi pada seseorang ketika ia belum mengetahui sesuatu sampai ia mengetahui segala sesuatu. Dalam pendidikan keluarga sepatutnya orang tua mendidik dan membimbing anaknya agar memiliki pondasi yang kuat. Begitu pun pendidikan dalam masyarakat merupakan hal yang sama pentingnya. Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa di dalam institusi pendidikan masyarakat mengalami berbagai persoalan berkembang dengan tingkat masalah yang jauh lebih kompleks. Oleh karena itu seharusnya masyarakat harus lebih meningkatkan prinsip moral, kebudayaan masyarakat yang sesuai dengan nilai agama agar dapat menghadapi dan memecahkan masalah yang terjadi. Dan dalam instansi pendidikan sekolah merupakan hal penting, karena melalui lembaga ini diharapkan untuk bertahan dan berkembangnya nilai agama, etika, moral, dan kebudayaan masyarakat. Oleh karena itu sekolah harus meningkat kualitas mutu pendidikan agar mampu mendidik, membimbing, melatih siswa menjadi pribadi yang lebih baik.
    Jadi, seharusnya pemerintah dan masyarakat harus memberi kebijakan lebih terhadap pendidikan di Indonesia agar bangsa ini kedepannya dapat lebih maju.

  5. Birnawati berkata

    Sering sekali Saya mendengar dan melihat permasalahan2 yang sedang terjadi. Yaitu masalah yang ada disuatu Institusi Pendidikan Formal (Sekolah/Kampus), Nonformal (Masyarakat), atau Pendidikan Informal, pendidikan didalam keluarga. Seseorang yang memiliki pendidikan atau dapat dikatan sebagai orang terdidik sudah tidak jarang dan tidak aneh bisa mengalami sebuah kegagalan dari apa yang dia dapatkan di dalam pendidikannya. Di dalam pendidikan keluarganya top luar biasa ia dididik dengan baik, keluarganya menanamkan nilai2 agama pada anak tersebut. Terbentuklah pribadi yang baik pd diri anak tersebut, begitu pula ketika ia berada dilingkungan sekolah/kampus sama halnya dia diberikan pendidikan yang luar biasa, ia memiliki pribadi dan moral yang baik. Tapi… Saat ia berada dilingkungan organisasi luar,dia ini sangat berbeda sekali dengan dia yang saat itu berada dilingkungan keluarga dan lingkungan sekolah/kampus. Mengapa? Karena pergaulan yang ia miliki itu tidak sesuai. Dia jadi kebawa2 oleh pergaulan yang tidak baik ketika mengenal teman2nya yang ada di organisasinya. Dalam hal ini orangtua harus tetap memantau anaknya. Kemana ia pergi, dengan siapa ia bergaul, jadikan seorang anak itu sebagai sahabat. Dikala dia butuh teman curhat kita yang menjadi orangtua harus bisa menjadi sandaran, menjadi shabatnya jdi ketika ada permasalahan anak itu tidak lari dan tidak menyalahgunakan tempat curhat atau tempat meluapkan masalahnya. Bukan berarti orangtua terlalu berlebihan memantau seperti ini hal ini juga ada batasan2 tertentu yang dimana anak kita jangan sampai merasa tidak nyaman ketika kita slalu pantau aktivitasnya… Gunakan cara2 yang membuat anak tersebut menjadi terbuka kpada kita sbagai orangtua dan tidak sungkan untuk menceritakan masalahnya atau meminta kita untuk memberinya sebuah solusi didalam setiap permasalahannya. Berbicara tentang pentingnya peran orangtua didalam pendidikan anaknya kelak kita semua kan menjadi orangtua jadi harus bisa melakukaj yang terbaik untuk anak2 kita kelak… Jangan sampai ketiga pendidikan ini gagal ditransformasikan kpada anak/peserta didik.

    Birnawati😊

  6. Nur iqrima Diniyatin Hidayah berkata

    Bismillah
    Krisis institusi pendidikan, yang sudah dijelaskan diatas ada 3 krisis institusi pendidikan. Pertama, krisis institusi pendidikan di keluarga, kedua, krisis institusi pendidikan di masyarakat dan ketiga, krisis institusi pendidikan di sekolah. Nah dimna kegiatan dalam ketiga institusi pendidikan tersebut sangat berkaitan. Dan tidak bisa dikatakan salah satu dari ketiga institusi pendidikan itu jelek, tidak berkopenten, kurang berkualitas, dan lainnya.
    Sebenernya ketiga institusi pendidikan ini sudah melakukan tugasnya dengan sesuai. Namun, disini kembali lagi. Kepada si penerima dari pendidikan tersebut, apakah mampu melakukan/menerapkan hal hal positif yang telah diajarkan dalam pendidikan tersebut ataukah tidak ?
    Seorang penerima pendidikan yang cerdas, mampu memilah mana yang baik untuk dirinya dan masa depan nya. Maka dri itu, dmna para penerima pendidikan tersebut mengembangkan apa yang telah mereka dapatkan dri ketiga pendidikan tersebut untuk memecahkan permasalahan dari krisis ini. Sehingga, jika krisis ini ter selesai kan. Institusi pendidikan akan semakin pesat dan berkualitas dalam menciptakan generasi emas.
    Terimakasih

  7. Reza Fawziyyah berkata

    Menurut saya pada zaman sekarang sudah tidak asing lagi dengan kata “krisis”, bahkan orang-orang mengakatakan bahawa zaman sekarang merupakan zaman krisis karena semuanya serba sulit. Apalagi di Indonesia mungkin masalah ini bukan hal yang baru terutama yang paling disorot adalah masalah pendidikan. Mungkin salah satu faktornya merupakan kurangnya perhatian orang tua kepada anaknya, memang itu hal yang mungkin kecil tapi dari situlah krisis pendidikan timbul. Jadi sebagai orang tua harus memberikan perhatian yang lebih untuk anak-anaknya, karena dengan hal tersebutlah anak-anak terbentuk jadi dirinya dengan baik.

  8. Nurul Faridah berkata

    Institusi pendidikan sekarang ini memang sedang mengalami krisis dan di landa guncangan hebat.krisis institusi pendidikan di keluarga juga bisa mempengaruhi kegiatan isntitusi pendidikan di masyarakat dan di sekolah, karena institusi pendidikan di keluarga adalah yang pertama bagi peserta didik sebelum peserta didik tersebut terjun langsung bersosialisasi dengan masyarakat. Krisis institusi pendidikan di keluarga di sebabkan oleh kurangnya didikan dari keluarga, karena keluarga lebih sibuk dengan pekerjaannya sehingga peserta didik kurang mengalami didikan yg sepatutnya dari keluarganya.

  9. muflikha berkata

    krisis institusi pendidikan ini sangat berpengaruh bagi masyarakat. karena krisisnya pendidikan ini bukan hanya pendidikan dalam keluarga saja melainkan pendidikan dalam masyarakat juga telah mengalami ke krisisan. karena pendidikan dalam masyarakat juga sangat berpengaruh karena masayarakat itu pengaruh mempengaruhi, dimana apabila lingkungannya tidak baik maka bisa saja kita akan terpengaruh akan hal tersebut. jadi saran saya pendidikan itu harus lebih ditingkatkan lagi terutama pendidikan dalam keluarga, karena pendidikan dalam keluarga ini sangat penting terhadap perkembangan dari anak.

  10. siti hayyun berkata

    krisis institusi pendidikan ini bukan hanya pada institusi pendidikan keluarga tetapi terjadi pada institusi pendidikan masyarakat . dimana budaya sudah tidak sejalan lagi dengan prinsip moral dan agama .serta nilai-nilai yang tertanam di dalam sebuah masyarakat tersebut.
    makadari itu krisis pendidikan dari dua institusi tersebut sangat menaruh banyak harapan kepada institusi pendidikan formal atau sekolah . berharap institusi pendidikan ini mampu menumbuhkan dan menanamkan kode etik dan nilai sikap yang baik yang mampu memberikan kebaikan bagi keluarga dan masyarakat. dalam hal ini kita tidak bisa menyalahkan salah satu institusi pendidikan terkait. karena tanggung jawab pendidikan terletak pada ketiga institusi tersebut . jika ke tiga-tiganya mampu melaksanakan kewajibanya dengan baik. maka sangat tidak mungkin pendidikan ini akan merosot atau mengalami krisis pendidikan seperti sekarang ini. maka dari itu. peran keluarga. masyarakat dan lembaga pendidikan harus bekerjasama untuk menangani krisis ini dengan sungguh-sungguh . namun dengan ini pemerintahpun harus terlibat karena pemerintah juga bertanggung jawab terhadap pendidikan masyarakat. jika pendidikan dimasyarakat ini rendah maka negarapun sulit untuk mencapai kemajuan.

  11. fajar maulana berkata

    Assalamualaikum, lemahnya institusi pendidikan sekarang ini merupakan bukti real bahwa pendidikan kita sekarang ini sedang krisis moral pada penerapan di kehidupan sehari-hari. Tapi yang sebenarnya pendidikan itu merupakan tanggung jawab keluarga (sebagai pendidikan yang pertama) , tanggung jawab sekolah, masyarakat serta pemerinta juga turut bertanggung jawab. Nah jika pendidikan di keluarga itu seharusnya orang tua memberikan inspirasi-inspirasi positif kepada anak dan menjauhkan anak dari hal-hal yang negatif. Jadi menurut saya pendidikan keluarga merupakan pondasi awal bagi peserta didik, dan bisa saja terjadi jika pendidikan keluarga berjalan dengan baik insyaallah tidak adanya krisis moral, pendidikan seperti sekarang ini.

  12. Suyana berkata

    asalamu’alaikum
    krisis pendidikan di masyarakat ini terjadi karena banyak masyarakat hanya bisa menghakimi dalam kesalahan namun enggan untuk memcoba memberikan pendidikan yang baik kepada orang yang melakukan kesalahan adapun sekarang yang di jadikan sasaran utama pendidikan adalah lembaga sekolah ,memang benar sekolah tempat pembentukan karakter lewat pembelajaran namun sebenanya tidak demikian karena bagaimanapun seseorang hidup dan bersosialisasi dengan lingkungannya juga dan waktu paling lama pun di habiskan di lingkungan masyarakat bukan di sekolah.

  13. siti khodijah berkata

    “krisis di institusi pendidikan masyarakat”
    pendidikan masyarakat mungkin sering sekali tidak pernah dilihat masalah-masalah yang sedang ada di dalam masyarakat tersebut oleh karena itu pendidika. masyarakat perlu harus diperhatikan agar dalam memberikan arahan atau solusi itu dengan baik dan tepat dan dapat memecahkan masalah nya dengan baik.
    “krisis di institusi pendidikan sekolah”
    pendidikan sekolah adalah sarana yang secara sengaja untuk direncanakan untuk melaksanakan pendidikan sekolah. oleh karena itu, maka keluarga pun harus mungkin untuk memenuhi seluruh kebutuhan dan aspirasi anak terhadap pengetahuan nya.

  14. Siswanto berkata

    Semua masalah krisis instansi pendidikan di semua bidang pendidikan memang benar. Lingkungan bagi seseorang sangat sensitif sehingga bisa berpengaruh terhadap tingkah laku dan pemikirannya. Untuk itu perlu adanya penyuluhan dalam mengatasi krisis intansi pendidikan. Kalau dibiarkan bisa jadi negara ini bisa hancur dan di perbudak bahkan dijajah lagi oleh negara lain. Untuk itu pemerintah harus ambil kebijakan tegas dalam menyangkut masalah pendidikan.

  15. Diah ayu n berkata

    Memang benar krisis instutisi dalam dunia pendidikan bisa dikatakan sedang mengalami kemerosotan baik dalam institusi keluarga, masyarakat maupun sekolah. Seperti yang telah tertulis diatas bahwasannya etika setiap anak sudah mulai berkurang karna (mungkin) kegagalan pendidikan dalam institusi keluarga, masyarakat maupun sekolah. Namun tidak seharusnya kesalahan atas krisis pendidikan ini dilimpahkan pada setiap orang tua selaku pendidik dalam keluarga dan lingkungan sebagai tempat pendidikan dalam masyarakat maupun sekolah sebagai tempat dibentuknya jati diri seorang anak, ya, tidak seharusnya krisis pendidikan sepenuhnya dilimpahkan pada keluarga, masyarakat dan sekolah. Karna tidak dapat dipungkiri bahwa setiap anak pun mempunyai akal dan pikirin untuk berpikir bagaimana seharusnya mereka bergaul, bagaimana seharusnya mereka mengekspresikan dirinya dalam dunia pendidikan, dan bagaimana cara mereka berperilaku. Kesadaran diri sendiri pun sangat lah penting untuk meminimalisir krisis pendidikan yang ada pada saat ini. Orang tua harus lebih memperhatikan anaknya bagaimana ia bergaul, dengan siapa ia berteman dan apa yg ia lakukan didunia luar. Lembaga sekolah harus meningkatkan kualitas pendidikan untuk mengarahkan siswa agar bisa menjadi pribadi yg lebih baik.

  16. Rudi permana berkata

    Pada sekarang ini era globalisasi makin pesat,budaya yang tidak sejalan dengan moral,agama,itu sudah ada dikehidupan kita bahkan para remaja saat ini sudah terjerumus dengan pergaulan bebas,dimana budaya barat bisa diterima dengan cepat,bahkan lebih parahnya lagi budaya lokalnya malah tersingkirkan. Dengan melalui pendidikan diharapkan mampu mengatasi masalah pergaulan bebas dengan pola pikir yang terarah dan terdidik

    1. Siswanto berkata

      Makanya pemerintah harus bertindak secara cepat dalam menangani situasi genting tersebut. Mencegah itu lebih baik .

    2. Siswanto berkata

      Makanya pemerintah harus bertindak secara cepat dalam menangani situasi genting tersebut. Pemerintah dan masyarakat harus ada kerja sama, sehingga mempermudah mengatasi masalah-masalah sedikit demi sedikit.

  17. MUNIRUDIN berkata

    Assalamualaikum ws wb
    Dalam pendidikan peran keluarga sangatlah penting ,karena keluarga adalah sarana pendidik utama dan pertama dalam kehidupan ,dari situlah dihasilkan kebiasaan kebiasaan yang akan di gunakan dalam masyarakat dan dalam kehidupan sehari hari. Oleh karena itu keluarga harus benar benar berperan dalam pendidikan.
    Terimakasih.

  18. Muhammad Ghowtsul Alam berkata

    Krisis institusi di era globalisasi ini semakin mengalami keterpurukan yang amat dasyat, sehingga menyebabkan anak terjerumus dalam hal-hal keburukan yang tidak lagi mampu untuk ditangani.
    1. krisis pendidikan dalam keluarga.
    Krisis tersebut dikarenakan kemerosotan fungsi keluarga yang sangat tajam, yaitu orang tua tidak lagi bisa menginplementasikan sikap yang baik sebagai contoh kepada anak dan akhirnya kepribadian anak susah untuk berkembang.
    2. Krisis pendidikan dalam masyarakat
    Krisis yang terjadi dalam masyarakat terjadi karena masyarakat sulit untuk membentengi diri dari pergaulan negatif, dan akhirnya menyampingkan hakikat dan nilai-nilai keagamaan yang seharusnya menjadi pondasi dalam memberikan arahan dalam segala tindakan.
    3. Krisis pendidikan dalam sekolah
    Pendidikan menjadi pengharapan atas bertahan dan berkembangnya nilai etnik kemasyarakatan dan keagamaan namun merasa terdesak oleh kondisi eksternal yang terus mengancam sehingga mengakibatkan kekacauan dalam pelaksanaan pendidikan.

    1. malikul arzak berkata

      memang benar menurut muhammad ghowtsul bahwa diaera globalisasi ini krisis institute mengalami keterpurukan yang amat dahsyat.
      saya hanya menambahkan sedikit untuk krisis institute di era globalisasi ini.
      KRISIS INSTITUTE KELUARGA, saat ini sedang dilanda guncangan hebat, dikarenakan orang tua belum berhasil mendidik anak nya dengan baik.bingung nya lagi para teoritikus perndidikan bahkan terkesan linglung, ambigu dan bingung. Mengapa? teore-teore pendidikan banyak yang sudah tidak dapat di update untuk memecahkan soal-soal yang melingkupi. berbagai kekacauan dan kasus-kasus tertentu.
      diperparah lagi oleh. KRISIS INSTITUTE MASYARAKAT, Berbagai persoalan berkembang dengan tingkat masalah yang jauh lebih kompleks, karena tidak ada satupun institusi yang mampu menjadi pengontrolnya.contoh nya adalah
      institusi pendidikan masyarakat yang sulit untuk mengisolasi diri dari berbagai pergaulan,Budaya-budaya yang tidak sejalan dengan prinsip moral, agama, dan adat masyarakat di mana seorang tinggal, telah bnyak berkembang dan bahkan telah menjadi nadi kehidupan masyarakat.masyarakat sendiri seringkali meremehkan masalah tersebut.
      kegagalan 2 fungsi tadi berujung pada munculnya penghargaan yang demikian besar terhadap INSTITUTE PENDIDIKAN SEKOLAH. melalui pendidikan sekolah bukan saja teknologi, tetapi, sekaligus dapat menjadi pengharapan atas bertahan dan berkembangnya nilai etik kemasyarakatan dan keagamaan. namun demikian, apakah fungsi yang diharapkan dapat berfungsi dengan baik.

    2. Silmy Awwalunnisa TIPS/1
      Silmy Awwalunnisa TIPS/1 berkata

      Yap. Alam tepat sekali…
      Ada tiga krisis pendidikan yang besar di negara ini. Yang sebaiknya di perbaiki dengan tepat dan cepat.

  19. Naufal Faruq berkata

    Assalamualaikum.. Pada zaman sekarang ini banyak anak-anak yang hamil diluar nikah karena kurangnya pendidikan dan banyak anak-anak yang tidak menaati aturan norma-norma dan nilai-nilai budaya.

    1. Sri Anisah berkata

      Assalamu’alaikum.. memang sekarang banyak anak yang hamil di luar nikah, over dosis / terkena HIV , semua itu terjadi karena berawal dari pendidikan keluarga yang mungkin kurang mengarahkan anak kepada moral yang berakhlak sehingga mampu terjerumus dalam pergaulan yang bebas , bahkan pendidikan masyarakat pun ikut berperan dalam kegagalan seorang anak yang mengikuti zaman yang tidak beradab . Sekarang pendidikan sekolah pun tidak mampu mengkondisikan pergaulan bebas yang merusak anak , dikarenakan keterbatasan waktu dan sifat karakter yang terbentuk dari pendidikan keluarga yang kurang akan perhatian pada anak sehingga anak mencari perhatian di luar sana. Jadi pendidikan keluarga paling utama dan paling inti untuk membentuk karakter anak yang berakhlak , agar mampu memiliki mental yang sesuai dengan norma norma yang ada .

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.