Kritik Atas Filsafat Pendidikan Idealisme dan Realisme

1 160

Kritik Atas Filsafat Pendidikan Idealisme dan Realisme: Pada tahun 1958 Bowl dan Woodrange mengkritik filsafat pendidikan Amerika dengan sekolah-sekolahnya. Dan ia menuliskan pembahasannya dengan judul “Kemrosotan Filsafat Pendidikan”, dan di antara pernyataanya adalah:

“Pembahasan saya berkisar masalah gagalnya filsafat pendidikan di Amerika dan bahwa ia berada di masa-masanya yang buruk. Bukanlah masalah bahwa kita menerima filsafat yang palsu, atau kita tidak memiliki filsafat sama sekali –padahal ini benar dalam pandangan banyak pendidik- akan tetapi masalahnya adalah kegagalan kita melihat masalah-masalah filosofis. Tidak adanya perhatian kita kepada masalah-masalah filosofis ini membuat kita takut membedakan antara apa yang mendalam dan serius dan apa yang dangkal dan tidak berarti. Benar bahwa sekolah di masyarakat bebas haruslah mempengaruhi kehendak bangsa sejauh manapun. Akan tetapi kebanyakan pengajar dan direktur sekolah tidak mengetahui makna filosofis yang mendalam terhadap hal itu. Mereka menduga-duga makna pemenuhan kebutuhan warganegara sehingga jika sebagian orang bodoh meminta kelompok musik maka pengajar dan direktur menemui mereka dengan sekawanan pelajar putri pemukul drum. Jika sebagian orang tua mengeluhkan susahnya taraf pembelajaran maka kita menurunkan semua taraf, kita menjadi takut akan semuanya dan ini adalah aplikasi yang keliru terhadap makna kehendak masyarakat”.

Secara keseluruhan kita bisa mengintisarikan aspek-aspek kritik yang diberikan kepada filsafat pendidikan sebagai berikut:

Kritik yang Diarahkan kepada Filsafat Pendidikan Idealisme

  1. Tidak bersifat demokratis hingga bersungguh-sungguh dalam memperkirakan peran orang-orang penting, administrasi dan tradisi.
  2. Menghalangi kemajuan individu dan masyarakat.
  3. Pertentangan antara pemikiran dan aplikasi.
  4. Berlebihan dalam memuji tradisi intelektual dan sosial dan menganggapnya sebagai bersifat abadi dan kemustian.

Kritik yang Diarahkan kepada Filsafat Realisme

  1. Prinsip-prinsipnya terpengaruh dengan pandangan-pandangan pribadi.
  2. Pemusatan pada mempersiapkan sekelompok intelektual untuk menguasai berbagai macam lembaga dan tidak menawarkan program demokratis.
  3. Kepastian konsep-konsep dan tidak memelihara faktor-faktor evolusi.
  4. Kritik terhadap konsepnya tentang akal yang menyamakannya dengan otot.
  5. Pemusatannya kepada pendidikan akal bukan pendidikan jasmani dan mengabaikan kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungan.
  6. Kecenderungan ke masa lalu dan tidak adanya kesesuaian dengan saat ini.

Oleh: Dr. Majid Irsani Al Kailani

Bahan Bacaan

Paul Woodring, “The Decline of Educational Philosophy” dalam Phi Delta Kaplan, (Oktober, 1958)

William H Howick, Philosophies of Western Education, Danville: The Interstate Printers & Publishers, Inc., 1971

Robert L. Church, Education in United States (New York: MacMillan Publishing Co., 1976)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

  1. Koko Santoso (MPI/4) berkata

    Menurut saya setiap kritik yg telah dibahas di atas ini tidak di barengi dengan latar belakang argumentasi yg jelas, ditambah semua yg diutarakan itu hanya bersifat kritik yg mana konotasi ya negatif tanpa dibarengi dengan saran yg membangun.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.