Home » Teknologi » Kunci Kesuksesan Teknologi Pangan Jepang

Share This Post

Ilmu Pengetahuan / Teknologi

Kunci Kesuksesan Teknologi Pangan Jepang

Kunci Kesuksesan Teknologi Pangan Jepang

Teknologi pertanian Jepang adalah kunci sukses negara sakura tersebut dalam menyediakan produksi pangan dengan kualitas terbaik dan kuantitas banyak. Walaupun kondisi tanahnya tidak sebagus Indonesia dan luas lahan pertaniannya hanya 25% dari total wilayah Negara Jepang, negara ini tentu punya resep khusus sampai mendapat gelar pertanian terbaik.

Teknologi yang dimulai dari penanaman sampai dengan proses panen merupakan kunci guna menghasilkan produk berkualitas dan berkuantitas tinggi. Sinergi keterkaitan antara pemerintah, Swasta, dan Universitas  juga memberi andil yang besar dalam mendulang kesuksesan mereka.

Contoh Teknologi Pertanian Jepang

Berikut ini adalah contoh teknologi pertanian Jepang yang canggih namun mudah dalam penggunaannya.

Pembibitan Padi

Rekayasa Genetika Pertanian Jepang adalah salah satu faktor kunci yang menghasilkan padi kualitas tinggi. Teknologi seperti inipun sudah ada di berbagai negara.

Penanam Padi

Indonesia memiliki Jarwo Transplanter untuk menanam padi, namun kecanggihannya belum seperti milik jepang. Video berikut ini menjelaskan betapa rapinya, mudahnya, dan cepatnya menanam padi di jepang. Dengan mengoperasikan mesin dalam menanam padi ini kita juga dapat menghemat waktu dalam penanaman.

[youtube https://www.youtube.com/watch?v=buEJBSM6t4k?feature=player_detailpage]

Rekomendasi untuk anda !!   Bahaya Efek Filter Bubble Dari Penggunaan Internet, Yang Kadang Tidak Kita Sadari

Pemeliharaan Padi

Di Indonesia, mengolah padi dan menyiangi rumput masih menggunakan tangan manusia sehingga waktu yang dibutuhkan relatif lama dan kebutuhan SDMnya cukup banyak. Namun di Jepang, proses ini hanya dilakukan oleh satu orang dengan alat sederhana namun canggih.

Pemanen Padi

Indonesia memiliki indo combine Harvester, India mempunyai indo farm combine harvester, semua ini butuh setidaknya 3 orang dalam mengoperasikannya. Namun dengan teknologi pertanian Jepang hanya dioperasikan satu orang, cara pakai yang juga lebih sederhana namun menghasilkan lebih banyak dan cocok dengan konsep pertanian di sana.

[youtube https://www.youtube.com/watch?v=iY3nRCCPTpY?feature=player_detailpage]

Penyebab Pertanian di Jepang sangat Maju

Sinergi Universitas, Swasta, dan Pemerintah

Pihak universitas dalam membuat penelitian terbaru di sektor pertanian. Dengan ditunjang pemerintah dan swasta yang selalu siap mendanainya dengan dana yang fantastis.

Trik Sederhana

Tidak semua kunci keberhasilan di Jepang dipengaruhi oleh teknologi canggih. Contohnya, guna mempertahankan kesegaran buah-buahan, petani di sana dalam proses pencucian buah yang baru dipanen menggunakan air es yang dingin. Langkah ini dapat membuat buah-buahan terlihat tetap segar seperti baru dipetik walaupun sudah berumur dua hari.

Pemerintah yang perhatian

Pemerintah akan membeli hasil pertanian di jepang dengan harga yang tinggi, kemudian pemerintah membantu mendistribusikannya. Semacam bulog, namun lebih tertata rapi. Jika Swasta ingin membeli langsung dari petani, harganya pun jauh lebih tinggi.

Rekomendasi untuk anda !!   Ternyata 6 Negara ini Larang Facebook Beroprasi di Wilayahnya

Harga yang termonitor dengan baik

Faktor ini seperti Indonesia di masa orde baru, harga pangan terkontrol. Teknik ini sebenarnya berbahaya, jika kas milik negara tidak siap.

Lahan per petani yang luas

Di Indonesia, jumlah petani didominasi petani gurem. Karena jumlah lahannya yang dibutuhkan hanya sedikit. Di Jepang, seorang petani adalah orang yang kaya dan mayoritas memiliki lahan minimal 10 hektar.

Penggunaan teknologi yang canggih

Petani Jepang di sana sangat menerima dengan lapang dalam perkembangan teknologi pertanian Jepang yang terbaru . Dan inilah yang harus kita tiru di Indonesia, demi perkembangan pertanian Indonesia.

Etos kerja yang bagus

Karyawan para petani jepang akan mulai bekerja pada jam 2 pagi. Dan mereka adalah pegawai resmi yang terdaftar di dinas tenaga kerja, juga mendapatkan tunjangan kesehatan dan pemotongan pajak untuk perkembangan Negara.

Share This Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>