Take a fresh look at your lifestyle.

Lada; Komoditas Rempah Dari Bangka

0 41

Komoditas Rempah Dari Bangka. Kita tentu tak asing dengan tumbuhan yang satu ini. Lada, atau yang biasa disebut Merica/ Sahang, mempunyai nama Latin Piper Albi Linn yaitu sebuah tanaman yang memiliki banyak kandungan kimia. Tanaman ini sudah ditemukan dan dikenal sejak puluhan abad yang lalu. Pada umumnya, masyarakat hanya mengenal lada putih dan hitam yang mana sering dimanfaatkan sebagai bumbu dapur. Lada inilah yang akan memberi rasa sedap terhadap masakan. Di Bangka, tanaman tersebut merupakan salah satu alternatif mata pencaharian masyarakat. Sekalipun, kebanyakan masyarakatnya bekerja sebagai penambang. Di berbagai desa Kepulauan Bangka, masyarakat sangat ahli dalam mengembangkan tanaman ini. Mulai dari pembibitan, pemupukan, pelanjaran, hingga masa panen. Sehingga, Bangka merupakan penghasil lada terbesar di Indonesia. Tanaman ini merupakan salah satu komoditas perdagangan dunia dan lebih dari 80% hasil lada Indonesia diekspor ke negara luar. Namun, di balik keberkahan yang melimpah tersebut, tetap saja masyarakat pribumi hanya sebatas menjadi petani biasa. Mengapa? karena pada umumnya di Kepulauan Bangka perputaran perekonomian masih di kendalikan pemodal dari luar, sehingga jauh dari kata sejahtera. Masyarakat pribumi berposisi hanya sebatas buruh tani sedangkan dari permodalan, bibit, perawatan hingga masa panen dikuasai oleh pemilik modal. 

Komoditas Rempah Dari Bangka

Keunikan Lada

Proses penanaman lada bisa di bilang sangat unik di bandingkan tanaman lainnya. Lahan harus di bakar terlebih dahulu supaya tanah menggembur lalu tangkai lada yang sudah bebarapa kali panen di potong beberapa tangkai untuk di jadikan bibit selanjutnya. Batang lada akan tumbuh merambat pada suatu tiang, meskipun terkadang ada juga yang menjalar di permukaan tanah. Untuk itu,  jika menanam lada, kita harus menyediakan kayu kokoh yang berfungsi sebagai penopang pertumbuhan agar pohon lada dapat merambat dan lebat buahnya serta tidak mudah roboh saat di panen. Harga lada di Kepulauan Bangka, perkilo berkisar 200 ribuan. Sedangkan harga bibit atau tangkai yang siap tanam berkisar 12 ribu per-30cm. Umur masa panen lada berkisar 2 tahun masa normal. Itupun jika perawatannya baik. Sedangkan jika perawatan kurang baik, misalnya dari segi pemupukannya maka akan memperlambat bahkan bisa lebih dari 2 tahun.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar