Linda dalam Puncak Asmara yang Salah | Nokhtah Kerinduan Tuhan Part – 13

20 128

Linda dalam Puncak Asmara yang Salah. Saat Ghina demikian asyik menulis semua lakon cintanya bersama Luthvi, entah mengapa tiba-tiba lampu kompuetr Ghina menyala dan membunyikan suara. Ting … ting …. tong. Muncul sebuah Surel di sudut kanan komputernya yang selalu menyala kalau siang hari. Wajah yang tidak asing bagi dirinya itu, tersenyum. Dia adalah Linda sahabat Ghina. Anak sang kyai Desa yang bersahaja namun selalu memancarkan suka cita dan karakter periangnya sebagai seorang perempuan penuh rona.

Dengan tergopoh-gopoh, Ghina segera membuka Surel dari Linda. Di situ terdapat tulisan Linda untuk Ghina. Tulisan ini berbunyi sebagai berikut: “Ghin … apa kabar. Kamu pasti baik dan selalu damai ya … dengan suami kamu. Aku selalu memantau perkembangan kamu lho, termasuk saat kamu berada di Jerman. Aku bahagia mengikuti dinamika kamu. Betapa sejujurnya aku ingin sekali-kali dapat mengunjungi negeri yang demikian memukau di masa lalu akan keberhasilannya dalam bidang teknologi.

Ghina segera menjawab tulisan Linda dengan menyatakan: “Hmmmm …. Aku baik dan betapa aku bahagia! Seorang dosen bergelar doktor Aritmatik masih berkenan mengirim Surel untukku. Aku selalu kikuk kalau urusannya dengan kamu, Lin. Bersama suamiku aku dalam keadaan baik. Meski ….. ach … tidak jadilah … nanti kalau kita memiliki ruang dan waktu untuk bertemu di darat, aku pingin bercerita segala hal tentangku. Termasuk aku sedang berada dalam puncak ketidakmengertianku sebagai seorang wanita.

Linda segera menjawab. Oke … Ghin. Aku juga begitu. Betapa aku merindukan kalian. Kudengar posisi dan karier Yanti di Kantor kamu juga membaik. Aku bahagia sekali. Bahkan belakangan ada informasi yang masuk kepadaku, Yanti katanya sudah menjadi seorang Magister Kebijakan Publik ya …. Aku sangat percaya, Yanti tak mungkin seperti itu, tanpa kamu.

Ghina segera menjawab. Iya … dia sudah menjadi Magister. Berlebihan jika kamu bilang, Yanti hebat karena aku. Aku yakin selain dia memang cerdas, juga banyak terinspirasi oleh kita. Hebatnya lagi, Yanti sangat disukai bossku. Boosku begitu ke sengsem. Tetapi Yanti selalu menolak dengan berbagai alasan.

Oooh begitu ya kata Linda. Baik kalau begitu. Hebaat dia ya … Linda lalu menulis. Ghin … sorry ya … jam ngajarku masuk lagi nich. Nanti aku in box lagi ya …  By… terima kasih ya … Ghina hanya mampu menulis. Ya … ya … meski sejujurnya aku ingin curhat kepadamu. Linda menjawab terakhir. Iya sama …. ! Aku juga pingin curhat.

Puncak Asmara yang Salah

Linda berjalan menuju ruang kuliah. Dilihatnya, mahasiswa belum semuanya masuk kelas. Ia menunggu beberapa waktu. Saat menunggu kehadiran seluruh mahasiswa di dalam kelas, ia tertegun sendiri. Ia memperhatikan kalimat-kalimat yang ditulis Ghina. Ia memiliki keyakinan kalau Ghina sama dengan dirinya, kelihatannya kembali jatuh cinta. Sama seperti aku. Masalah apalagi yang private bagi seorang perempuan, kecuali segala hal yang berurusan dengan cinta. Tetapi apa mungkin? Ghina kan shalehah …

Linda terus membuncah … dan terus melamun. Ia sendiri juga sama. Ia memiliki suatu asa yang kayaknya baru ia rasakan. Ia bukan hanya sedang peduli pada laki-laki lain selain suaminya, tetapi, juga pada sesuatu yang menurut ukuran dirinya keliru. Ia menyandarkan semua asa pada kultur keluarga yang menurut ukurannya sangat salah jika rasa yang dimilikinya harus menjadi kenyataan. Tak kubayangkan bagaimana jika hal ini benar-benar terjadi.

Linda membathin dengan mengatakan: “Suamiku sangat baik. Aku tak punya alasan untuk membuat jarak dengan dirinya sedikitpun. Banyak keluarga yang takut kalau suaminya mencintai perempuan lain. Mengapa aku tidak! Justru sejujurnya aku berharap, suamiku memiliki perasaan cinta kepada peremouan lain, agar aku memiliki alasan untuk berpisah dengan dirinya”. Ya Allah ampunilah aku. “Astaghfirullah al Adzim”, maafkan aku. Ghina terus membathin.

Suamiku tetap baik. Sebetapapun mungkin aku marah atau membuat dia jengkel, dia tetap tersenyum. Sebetapapun beban dia sangat berat, dia tetap asyk bersamaku. Kadang aku ingin lari dari kenyataan ini. Aku tak kuasa menahan semua gejolak yang aku rasa, tetapi aku semakin tak berdaya. Kubayangkan umurku juga terus merangkak menua. Aku merasa semakin tak dewasa. Keremajaanku malah semakin terus menggelayuti pikiran dan nalar-nalar keremajaanku.

X File Linda yang Jitu

Dalam keadaan melamun terus di dalam kelas, Linda tiba-tiba membuka X Filenya. Ia membaca dua paragraf penting atas tulisannya beberapa bulan sebelumnya. Tulisan itu berbunyi sebagai berikut:

Tuhan …. Sebagai manusia biasa aku tak punya alasan untuk menolak cintanya. Selain dia sangat gagah, parlente dan memiliki full power dalam hidup, ia demikian santun. Ia begitu memukau dan membuat siapapun akan tertuju mata kepadanya, jika dia ada di hadapan siapapun. Tutur katanya sangat santun dan mencerminkan seorang intelektual yang sangat genius. Aku pernah dipujanya sebagai Kate Winslet. Saat itu aku nggak tahu cerita awalnya … tetapi tiba-tiba berkata: Bukan … yang benar kau adalah Jack Dawson atau Leonardo diCaprio. Kami sama-sama tersenyum membayangkan indahnya cinta dua remaja dalam Film Titanic yang masyhur.

Saat itu, sekali kami tersenyum bersama. Mungkin karena aku bangga disebut Kate Winslet atau dia juga bangga disebut Dawson. Lalu dengan ramah dia mengatakan: Sejujurnya, kau adalah primadona dari seluruh lecture di kampus ini. Seandainya Tuhan mempertemukan aku bersamamu di 20 tahun yang lalu, aku tahu ceritanya tidak seperti ini. Karena itu, bagaimana kalau kau kupanggil Winslet. Aku menjawab boleh asal dirimu mau kusebut Dawson.

Perjalanan waktu memutarkan segalanya. Hingga akhirnya aku hampir selalu terlelap dalam bayangan keindahan senyum rekah dirinya yang tak pernah memudar. Terlebih saat di mana, kami tiba-tiba melakukan riset bersama di tempat yang sangat jauh sekali, Yakni di Wamena.Banyak hal indah yang kulakukan bersama, yang tak mungkin kuceritakan kepada siapapun, termasuk tak mungkin kutilis dalam buku ini.

Lupa Mulai Mengajar

Tuhan jagalah aku dalam segenap keterbatasanku sebagai seorang manusia. Sebagai seorang wanita yang sesungguhnya sangat lemah. Meski banyak pihak selalu berkata, bahwa aku kuat. Ya mungkin aku kuat menerjang apapun. Tetapi, menahan sebuah rasa dalam apa yang disebut cinta, sejujurnya aku terkapar.

Dalam lamunan itu, seorang mahasiswa tiba-tiba nyeletuk. Bu kami sudah siap dan tampaknya semua sudah hadir. Linda segera bangkit dan menggesekan matanya. Lalu ia berkata: “mohon maaf aku sedikit terpeseona pada sesuatu yang kutahu bahwa kalian tidak boleh tahu”. Ia tersenyum simpul dan mahasiswa bengong. Linda kemudian mengambil spidol dan langsung menuju papan tulis. Ia menyampaikan perkuliahan yang biasanya sangat ekspresif, kali ini ia begitu tampak lemah. By. Charly Siera –bersambung.

 

  1. ifa nurfaizah berkata

    Cinta itu memang datang dengan tiba-tiba, cinta juga bisa menghilang dengan sendirinya. Seseorang jika sudah mengenal cinta sekalipun masuk dalam naungan cinta akan mendapatkan resiko yang harus dijalaninya.

  2. Mohamad Adha berkata

    jadikan rasa cintamu ke hal yang positif contohnya rasa cinta terhadap ilmu pengetahuan yang akan menjadikan hidupmu lebih terarah dan berwarna

  3. Ririn Fitriani 3MPIB berkata

    Bersyukurlah terhadap apa yang telah Allah berikan kepada kita,cinta terkadang membuat kita buta,bahkan membuat kita lupa dan akhirnya terjebak dalam asmara yang salah.
    Mencintai kepada makhluk merupakan suatu hal yg normal,namun jika kita berfikir lebih jauh mengharapkan cinta yg sesungguhnya hanyalah kepada Allah

  4. birnawati berkata

    Bentengi diri kita dalam persoalan asmara, karena tidak jarang kebanyakan orang yang memiliki masalah didalam asmaranya. Iman. Satusatunya pegangan kita.

  5. Peggi Agisna IPS 1/A berkata

    kita boleh memikirkan asmara kita tapi jangan sampe berlebihan atau pun sampe tak inget waktu bekerja kan itu mengganggu yang lainya

  6. Siti MH berkata

    Karena cinta bisa datang dimana saja

  7. Peggi Agisna IPS 1/A berkata

    kita tidak boleh memikirkan seperti itu, kita harus kembali ke tujuan awal saat menikah dan kita harus kuat iman dengan cara sholat mungkin atau lainya agar terhindar dari pikiran seperti itu.

  8. Neila nur zuhrufillah berkata

    Daya tarik seseorang memnang sangat mempengaruhi kita sebagai perempuan kadang memang terpesona terhadap laki2 yg memang memeliki tipe yg kita inginkan tetapi harusnya kita selalu menjaga pandangan agar rasa atau benih2 cinta itu tak muncul apatalagi kita sudah memiliki seseorang yg memang lahir dan batin sudah sah dalam mengarungi hidup ini

  9. KORIATUNISA berkata

    Dalam sebuah ruamah tangga tentunya memiliki sebuah ujian dimana kita diuji untuk mengukur kecintaan kita kepada pasangan kita.jangan pernah menyiakan kepercayaan orang yang ridho mencintai kita apalagi mencoba untuk menyakitinya.

  10. siti alifah berkata

    jangan pernah menyalahgunakan rasa jatuh cinta kita ke hal yang negatif, jika kita jatuh cinta maka peliharalah cinta kita dengan seaik mungkin dengan cara apapun itu selagi di jalan allah yang allah ridhoi.

  11. Qorry Yafatihana berkata

    banyak orang yang sudah memiliki umur yang tidak muda lagi justru malah terjebak dalam puncuk asmara yang salah. terlebih disini sebuah perpisahan yang diharapkan. sebagai manusia harus bisa membentengi dirinya agar tidak terjebak dalam situasi asmara yang salah.

  12. Lia Herliana berkata

    Kadang kita selalu menyesal apabila sesuatu yang kita inginkan sesuai dengan apa yang kita inginkan. banyak sekali bentuk penyesalan itu antara lain karena cinta, kehidupan, ditinggalkan dan sebagainya. disaat ada sesuatu yang kita sesali. mungkin semangat dan mental kita akan menurun

  13. Luinah berkata

    Jika kita mempunyai suami yang baik dan sangat mencintai kita janganlah menyia-nyiakan nya, Karena mendapatkan laki-laki seperti itu sangatlah susah. Dan sebagai seorang pendidik yang baik itu haruslah profesional, seberapa besar masalah yang dihadapi bagi seorang pendidik itu tidaklah boleh membawa masalahnya saat sedang mengajar.

  14. Fariz Aldi Dwi R berkata

    Linda Dalam Puncak Asmara Yang Salah | Nokhtah Kerinduan Tuhan Part – 13
    Didalam asmara memang,Menjadi dewasa tidak harus tua dan yang tua belum tentu dewasa.
    Maka lebih baik melakukan kesalahan dikemudian untuk dijadikan sebagai bahan pelajaran kedepannya.

  15. Adelia pramesetia putri berkata

    Jatuh cinta boleh saja, karena jatuh cinta itu tidak pernah salah. Namun, jangan sampai karna perasaan tersebut kita menjadi gegabah dalam mengambil keputusan agar tidak menjadi salah langkah

  16. Iqbal ismail berkata

    kita sebagai mahluk Tuhan yang biyasa harus bisa menjaga dari kebiasaan kita agar tidak dicemoh oleh orang lain

  17. Mariyo Tadris IPS/A Semester 1 berkata

    Linda Dalam Puncak Asmara Yang Salah | Nokhtah Kerinduan Tuhan Part – 13
    banyak orang yang sudah berumur matang akan merasa tak dewasa lagi yang keremajaannya malah semakin dominan dalam pikiran dan membutahkan segala pengalaman-pengalaman hidup. untuk itu diperlukan sebuah rem atau agama dalam hal ini, agar tidak terjadi puncak asmara yang salah. ya minimal menutupi kelemahan kita sebagai manusia

  18. Iqbal ismial berkata

    kita sebagai mahluk Tuhan yang biyasa harus bisa menjaga dari kebiasaan kita agar tidak dicemoh oleh orang lain

  19. Aninda fidiya sari berkata

    Assalamualaikum.
    Silaturahmi harus selalu terjaga meskipun tidak lama tidak bertemu karena dengan silahturahmi persahabatan akan terus terjalin. Dan sebagai seorang guru atau dosen harus mampu bersifat profesional, dan tidak membawa masalah yang ada di rumah ke tempat kerja.
    Terima kasih.

  20. MUNIRUDIN berkata

    Kita sebagai makhluk tuhan yang lemah seharusnya bisa menjaga diri agar kelemahan yang kita miliki ini tidak menjadikan diri kita terjatuh atau salah minganjakan langkah.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.