Lyceum merupakan wahana silaturahmi akademik kaum intelektual

0 14

Nanan Abdul Manan: Lyceum merupakan wahana silaturahmi akademik kaum intelektual. Sebuah piranti yang dirancang dalam dengan konsep kekinian dan penuh semangat akademik telah memberikan satu pencerahan bagi para penulis, baik pemula maupun senior. Saya merasa berterima kasih kepada lyceum yang telah sudi menyediakan tempat menumpahkan gagasan-gagasan yang belum pernah terbayangkan bagaimana gagasan itu dapat dibuat.

Benar jika bang Noerdin M. Noer mengatakan bahwa lyceum “sekolah bebas” bagi kaum muda. Siapa pun yang suka pada gagasan-gagasan budaya, politik,  filsafat, pendidikan, bahasa, ekonomi dan bisnis, kesehatan,  botani atau apa saja yang diminati bisa dibaca dan dikritisi secara bebas,  namun tetap dengan mengedepankan tata karma dan sopan santun yang dimiliki kalangan  intelektual. (Baca: Lyceum “sekolah bebas” bagi kaum muda)

Lyceum dalam kehadirannya yang masih seumur jagung telah banyak memberikan makna bagi saya. Keterbatasan cakrawala keilmuan pada diri saya dapat dijawab oleh perkembangan wawasan para penulis yang mengusung ide-ide kekinian. Meski dalam beberapa kategori masih pemula, lyceum telah mampu menghadirkan nuansa keilmuan yang terus menggelora di tengah hiruk-pikuk negara maupun dunia yang sedang tidak menentu.

Secara pribadi saya menyadari bahwa tidak ada kata lain yang mampu merubah dunia ini ke arah yang lebih baik melainkan dengan peradaban. Peradaban hidup itu tidak mungkin tercipta tanpa sebuah proses pendidikan. Maka pendidikan di sini menjadi urgent dalam keterdesakan zaman yang menuntut jawaban atas kegelisahan kehidupan manusia kini.

Khazanah keilmuan yang ditawarkan oleh lyceum sedikit banyaknya diharapkan menjadi satu solusi alternatif dalam masalah-masalah kehidupan saat ini. Komplikasi masalah kehidupan yang muncul dari berbagai lini; korupsi merusak perekonomian, budaya bohong merusak tatanan etika moral, intoleran merusak kerukunan umat dalam keragaman, dan ditambah lagi dengan rendahnya nilai-nilai kehidupan tergerus dengan budaya-budaya luar yang tidak bertanggungjawab.

Semoga kehadiran lyceum dapat menjadi embun penyejuk dan pohon peneduh dalam kegersangan ilmu dan nilai dalam kehidupan manusia kini. Lyceum.id diharapkan menjadi patron utama tentang konsep masa depan dunia yang selalu memberikan pencerahan dan memiliki visi berkemajuan. Sukses selalu untuk lyceum.id.

Nanan Abdul Manan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.