Maafkan Aku Menikah Membuat Hasratku Memudar | Candu Asmara Remaja Part – 6

29 233

Kayla Akhirnya Menikah – Candu Asmara Remaja Part 6. Di tengah gemuruh hujan, sore itu Kayla dinikahi Rayhan. Ia dinikahkan dengan mas kawin seperangkat alat shalat dan emas tidak kurang dari 20 gram. Rayhan begitu lancar melafalkan akad. Begitupun saat dia membacakan talak-talik-nya untuk Kayla. Sepintas pernikahan itu seperti biasa. Namun, beberapa kalangan mulai membicarakan hal aneh atas pernikahan ini, karena dilangsungkan dalam waktu yang terlalu singkat dan hampir tidak terlihat ada persiapan pernikahan sebelumnya.

Apa yang terjadi, sesungguhnya tak ada yang tahu, kecuali Indra-Shofia dan keluarga Rayhan, bahwa Kayla sudah mengandung. Bapak dan mertua Indra juga sama, tidak tahu kalau Kayla sesungguhnya telah hamil. Kondisi ini sangat tertutup secara rapat. Tidak banyak yang tahu akan situasi yang sesungguhnya terjadi.

Mereka menutupi rahasia yang dianggapnya sangat memalukan ini. Tidak terbayangkan bagaimana kalau kakek Kayla tahu, dia sudah hamil saat pernikahan dilangsungkan. Pasti pernikahan dilarang untuk dilangsungkan. Kakeknya, adalah pengikut ajaran agama yang taat dan ia berada di barisan yang melarang perkawinan dalam pemahaman fiqih yang dia anut, ketika posisi perempuannya sedang hamil. Karena kakek Kayla tidak tahu, maka, pernikahan itu berlangsung juga.

Tamun Walimah yang Dingin

Tamu yang datang ke acara pernikahan itu rata-rata basah kuyup. Guyuran hujan tak mampu dibendung, sekalipun oleh mereka yang ahli nyarang. Pernikahan ini tidak diiringi dengan lantunan lagu atau syair-syair sebuah prosesi pernikahan yang umum terjadi di Kampung Kayla dan Rayhan. Hal ini telah menambah kecurigaan orang. Perkawinan ini hanya dilangsungkan dalam suasana yang sangat sederhana, meski Kayla dan Rayhan sesungguhnya, adalah keluarga yang cukup berada secara ekonomi.

Karena itu, acara salam salaman dan ucapan selamat dari tamupun berjalan begitu singkat. Tidak lebih hanya sekitar satu jam, acara itu berlangsung. Ketika adzan maghrib dikumandangkan, berakhirlah upacara pernikahan dan salam-salaman itu. Akhirnya, rumah orang tua Kayla yang sebelumnya agak ramai, tiba-tiba secara mendadak kembali sepi, karena tamupun pada berangkat ke Masjid untuk melaksanakan shalat. Saat tamu pada masuk ke Masjid yang tidak jauh dari rumah orang tua Kayla, pengantin ini masuk ke kamar. Di kamar yang didesain sederhana itu, telah membuat Kayla dan Rayhan istirahat dan rebahan didalamnya.

Malam Pengantin yang Sepi

Malam itu dilalui Kayla dan Rayhan dalam suasana yang sangat sepi. Entahlah, tidak ada yang tahu, apakah mereka bahagia atau sesungguhnya mereka harus menyatakan duka atas situasi yang dihadapinya. Hanya saja, harus dituliskan bahwa, baik Rayhan maupun Kayla, malam pertama dalam pernikahannya itu,  tidak menyembulkan sedikitpun rasa suka cita, apalagi asmara, seperti saat pertama mereka melakukan hubungan suami istri yang tidak syah di sebuah sofa, ruang tamu keluarga Kayla.

Malam pertamanya ini, harus dilalui Rayhan dengan cara yang sangat hati-hati. Kandungan Kayla yang sudah mulai membesar, telah mendorong Rayhan untuk terus menerus melakukan hubungan-suami istri, sama seperti laki-laki lain saat istrinya hamil, namun di sisi yang lain, Kayla justru berada dalam suasana bathin dan fisik yang sangat tersiksa dan tampak sangat lelah. Kayla bukan saja merasa berdosa dan selalu menyimpan rasa dosa dalam kortek otaknya yang setiap saat tiba-tiba muncul, atas apa yang terjadi dengannya bersama Fredy beberapa tahun sebelumnya, namun, juga secara fisik ia memang berada dalam kelelahan yang akut sehingga mengurangi kesan asmaranya untuk Rayhan.

Jam 20 malam itu, Rayhan dan Kayla sudah membungkus tubuhnya dengan selimut tebal. Maklum, ia berada di sebuah kota yang dingin, ditambah waktu itu, alam sedang rajin menurunkan air hujan. Mereka berdua tidur dalam peraduan asmara yang begitu mempesona bagi Rayhan, tetapi, tidak bagi Kayla. Ia justru merasa hambar menghadapi situasi yang dihadapinya, meskipun, demi menghormati suami syahnya, ia tetap juga mampu membawa Rayhan dalam aroma mistik cinta yang membahagiakan. Mereka tidur lelap, sampai kemudian terbangunkan pada pukul nol-nol,  karena Kayla minta diantar untuk kencing.

Rayhan berdiri dan membawa Kayla ke wc. Seteah itu, mereka kembali masuk kamar tidur dengan selimut tebal dan dekapan Rayhan yang cukup rapat. Mungkin karena Rayhan masih sangat muda, hasyrat seks-nya cukup sulit dibendung. Ia meminta Kayla untuk melayaninya. Merekapun kembali memadu kasih dan asmara dan membwa keduanya kembali ke puncak asmara.

Asmara Malam dalam Ragam Tempat

Tiga jam berikutnya, mereka kembali ke wc. Kayla kembali meminta Rayhan mengantarnya untuk kencing. Dengan penuh malas, Rayhan kembali mengantar Kayla ke wc. Hal yang sama untuk yang ketiga kalinya, mereka melakukan kembali hubungan suami istri. Kayla awalnya menolak ajakan Rayhan, karena ia merasa sangat lemah dan beberapa alat vital-nya terasa sakit. Namun, Rayhan begitu pandai menggoda dan membuat dirinya kembali terangsang. Akhirnya, mereka kembali melakukan hal yang sama. Sampai kemudian, Rayhan benar-benar lelah dan lemas, dan bangun dalam waktu yang sudah sangat siang. Shalat subuh mereka dilangsungkan kurang lebih pukul .0.9. pagi.

Inilah suasana malam pertama Kayla dan Rayhan pasca perkawinannya. Malam semacam itu, terus dilalui mereka, sampai kemudian, waktu tidak terasa, kandungan Kayla sudah memasuk usia 8 bulan 2 minggu  yang mengharuskan Kayla melahirkan anak pertamanya.Kayla sangat gelisah ketika akan melahirkan anak pertamanya ini. Ia ingat bagaimana sakitnya saat dia menggugurkan anak pertamanya hasil hubungan dengan Fredy. Ia taku dan sangat takut.

Ketakutan itu, terasa semakin menyiksa bagi Kayla, karena Indra, Shofia dan keluarga Rayhan, akan membawa Kayla kepada saudara mereka yang sangat jauh, bertempat di Sumatera. Indra dan Shofia serta keluarga Rayhan, rasanya tak sanggup menerima beban moral sosial, jika diketahui kalau mereka sesungguhnya telah memiliki anak — By Charly Siera– bersambung ke edisi berikut dengan judul Tangisan Pertama

  1. FATLIKHA WATI berkata

    Assalamualaikum wr wb
    Disini yang harus berperan dalam pendidikan anak adalah orang tua , bagaimanapun pendidikan yang utama adalah pendidikan agama, dalam menentukan sebuah karakter dalam perilaku anak, jadi pendidikan yang terpenting yaitu agama (iman dan takwa).

  2. muhamad hananda berkata

    Seharusnya Kayla bisa belajar dari kejadian yg pernah d alaminya sebagai pelajaran yg sangat berharga dalam hidupnya ,bukan malah terjerumus lagi kedalam hal-hal yg negatif ,mungkin disinilah peran orang tua yg harus serius dalam mendidik anaknya dengan d bekali ilmu agama dan sosial .

  3. Merlindia Widia Ningsih berkata

    Dalam part 6 ini, kurangnya pendidikan agama yg diberikan oleh orang tuanya sehingga anak tidak tahu mana yang dibolehkan oleh agama dan mana yang diharamkan oleh agama. Dalam ajaran agama Islam tidak dibolehkan seorang laki-laki menikahi perempuan yang sedang Hamil, sebab jika anak Itu tumbuh Jadi dewasa dan menikah maka kita sebagai orang tua tidak bisa menjadi walk bagi anak sendiri.

  4. Anton Mulyono berkata

    Memang menikah bukan sesuatu yang salah. tapi kenapa keharmonisan rumah tangga dengan keluarga masing masing tiak harmonis. Maka dari itu menyelesaikn masalah harus lah dengan jalur keadilan bukan dengan main hakim sendiri.

  5. Wahyuni Wati Nengsi MPI A smt 3 berkata

    Kayla tidak belajar dari kesalahan yang sudah diperbuat, dan tidak bisa menjaga kehormatan nama keluarga besarnya. Yang seharusnya dalam pernikahan itu penuh kebahagiaan tetapi ini malah sebaliknya.

  6. Rismawati berkata

    Pergaulan bebas sangat menghancurkan diri sendiri, keluarga bahkan kehidupan yang akan datang. Lah di sini peran orangtualah yang berperan dalam mendidik anak agar tidak terjerumus dalam pergaulan yg sangat bebas.

  7. Musfiq Hadining Amrullah berkata

    Assalamualaikum wr.wb
    Dalam part 6 ini saya mengambil hikmah bahwa pendiidikan agama sangat penting dalam kehidupan agar tidak terjebak fananya dunia dan mementingkan kerhormatan di dunia saja tampa peduli urusan agama

  8. Nur Iqrima berkata

    Dalam hal ini, semua yg terlibat dalam pernikahan kayla dan reyhan dari awal hingga selesai. Melakukan dosa yang sangat besar, karena semuanya orang yang berada di situ menutupi dan melangsungkan pernikahan yang tidak sesuai dengan syariat islam.

  9. Danty Adi Sudarno Jafar berkata

    Ada peribasa yang mengatakan : Bagaimana pun juga, sedalam- dalam nya kita menutupi bau bangkai, maka kemudian hari juga bau bangkai itu tercium juga. Seorang perempuan yang hamil diluar pernikahan tidak akan bisa lagi menutupi aib nya itu jikalau dia hamil besar maka perut yang buncit nya itu akan kelihatan juga.

  10. Nisa berkata

    Assalamu’alaikum..
    Ajaran Islam yang terdapat pada keluarga Kayla memang masih dibilang lemah, terkecuali kakeknya yang sudah lebih memahami ilmu agama. Hal yang dilakukan oleh keluarga Kayla tersebut benar benar telah melenceng dari ajaran syariat Islam. Perbuatan zina merupakan hal yang sangat dilarang oleh Allah dan termasuk dalam dosa besar.
    Pendidikan Islam penting dipelajari dan diamalkan oleh umat Islam, karena sekalipun iman lemah, perbuatan yang biasa pun jika sudah termasuk dalam lingkup keharaman akan menyesatkan serta menimbulkan dosa besar.

  11. Nurul Faridah berkata

    Seharusnya pengalaman di masa lalu membuat kayla paham dan tidak di ulanginya lagi karena perbuatan itu sangatlah tidak baik.
    Dan orang tua sebelum mendidik orang lain harusnya mendidik anaknya atau keluarganya terlebih dahulu

  12. ikbal pauji berkata

    Kerusakan moral kayla sebenarnya bisa dihindari dan dipreventif jika orangtua sebagai pendidikan utama dan pertama bagi anak mampu memainkan perannya dengan profesional. Dengan memberikan contoh2 yg baik, serta mengintegrasikan pendidikan agama didalamnya. Besar kemungkinan hal yg menimpa kayla seperti itu dapat dicegah dan dihindari.

  13. Afni Nursofiya berkata

    Assalam’ualaikum wr.wb
    Seharusnya sebagai orang tua harus memiliki pengetahuan agama dalam hal mendidik anak, disini orang tua menutuppin aib anaknya dengan cara menikahi anaknya sebenarnya itu tidak diperbolehkan menurut ajaran islam seharusnya wanita dinikahi laki-laki setelah ia sudah melahirkan anaknya.

  14. Irfan Sahroni berkata

    Peran kedua orang taulah yang sangat penting dalam mendidika anak dari kecil hingga dewasa. Agar tidak terjadi rusaknya moral pada anak tersebut dan agar anak tersebut memiliki sikap akhlak yang baik

  15. Robi'atul Adawiyah berkata

    Hukum zina dalam islam adalah haram dan pelaku zina wajib diberi hukuman sesuai syariat islam. Namun karena pudarnya nilai islami dan masyarakat dewasa ini lebih menggunakan hukum negara maka pelaku zina kebanyakan tidak mendapat hukuman.
    Pergaulan bebas dan perilaku zina yang dilakukan Kayla menyebabkan hamil diluar nikah. Wanita yang hamil diluar nikah dianggap membawa aib bagi keluarganya dan ia segera dinikahkan untuk menutupi aib tersebut oleh keluarganya dan menghindari konflik dalam keluarga.

  16. Muhammad Ghowtsul Alam berkata

    seorang suami seharusnya dapat dan menjaga dan melindungi istrinya, bukan malah hanya menuruti hawa nafsu birahi saja. karena seorang istri itu adalah pendamping dan pasangan hidup bukanlah teman untuk melalukan dan menuruti hawa nafsu saja.
    dan untuk orang tua kayla, mereka lebih mementingkan dan lebih memprioritaskan kehormatan keluarganya ketimbang anaknya sendiri yang jelas-jelas sedang mengalami kesedihan yang sangat mendalam akibat peristiwa itu

  17. Siti maryatul qibthiyah berkata

    Part 6 dapat di ambil pembelajarannya, harus bisa mendalami atau lebih memahami tentang ajaran agama,karna sesungguhnya dalam ajaran agama itu di ajarkan janganlah kita menikah dalam ke adaan sedang mengandung,sebab nanti kelak anak itu lahir dan bertumbuh jadi dewasa dan menikah maka kita sebagai orang tua tidak bisa menjadi wali bagi anak kita sendiri, tapi orang-orang jaman sekarang itu tidak pernah menganggap hal ini penting dan perlu di lakukan.allah menciptakan penyesalan,agar kita tahu bahwa tidak ada masa lalu yg bisa di ulang jadi berpikirlah sebelum bertindak dan berakibat fatal bagi masa depan kita.

  18. Siti maryatul qibthiyah berkata

    Part 6 dapat di ambil pembelajarannya, harus bisa mendalami atau lebih memahami tentang ajaran agama,karna sesungguhnya dalam ajaran agama itu di ajarkan janganlah kita menikah dalam ke adaan sedang mengandung,sebab nanti kelak anak itu lahir dan bertumbuh jadi dewasa dan menikah maka kita sebagai orang tua tidak bisa menjadi wali bagi anak kita sendiri, tapi orang-orang jaman sekarang itu tidak pernah menganggap hal ini penting dan perlu di lakukan.allah menciptakan penyesalan,agar kita tahu bahwa tidak ada masa lalu yg bisa di ulang jadi berpikirlah sebelum bertindak dan berakibat fatal untuk masa depan dan keluarga.

  19. Aji santoso T.IPS A/1 berkata

    Assalamualaikum, novel part 6 ini tentunya dalam kehidupan berkeluarga itu seharusnya sebagai orang tua harus memiliki pengetahuan agama agar dalam mendidik anak itu di suguhkan nilai-nilai pendidikan agama terhadap anak agar sianak tahu dalam aturan agama tidak boleh melakukan sesuatu yang membuatnya itu berdosa baginya. intinya pendidikan agama itu wajib di terapkan dalam keluaraga dalam mendidik anak dan tanamkan dan juga terapkan nilai-nilai agama sejak dini mula.terimakasih,wassalamualaikum

  20. suyana berkata

    part 6 ini bisa di ambil pelajaran dan mengetahui sesungguhnya dalam islam itu tidak boleh menikahi perempuan yang sedang mengandung dan boleh menikahinya ketika ia bayi dalam kandunganya sudah lahir adapun pernikahan yang di lakukan kayla dan rayhan ini bertentangan dengan agama

  21. Vina Rosseliana berkata

    Nilai pendidikan dalam novel ini adalah himbauan untuk orang tua agar bisa menjaga anak2nya baik di lingkungan rumah ,sekolah maupun masyarakat yg luas karena jika orang tua salah kaprah dalam mendidiknya maka anak tersebut akan berakibatkan fatal

  22. Cahya Hadi Kusuma ( T.IPS A/1 ) berkata

    Dalam part ini bahwasanya perbuatan kayla yang dulu yang ia pernah lakukan mulai paling terasa sekarang. Pergaulan bebas yang membuatnya menjadi seperti ini dikarenakan kayla kurang terhadap pendidikan agamanya, jika kayla sudah diterapkan pendidikan agamanya otomatis kayla kemungkinan tidak berbuat apa yang dilarang oleh agama.

  23. Milha Nurseha berkata

    part 6 aib anak adalah aib keluarga juga, ketika seorang anak di dalam satu keluarga membuat aib maka sudah menjadi hukum alam ketika aib itu menyebar di kalangan masyarakat seluruh kelurganya akan malu akan aib yang di timbulkan oleh satu anak dari keluarganya, dan lebih jahatnya lagi masyarakat akan dengan mudahnya menilai buruk seluruh keluarga anak tersebut, hal itu yang dirasakan orang tua kayla, sehingga mereka sangat menjaga rapat-rapat aib kayla agar tidak menyebar, sampai-sampai saking tidak mau yang lain tau, orang tua kayla merahasiakan aib kayla kepada keluarga besarnya sendiri.

  24. Safa Amaliatus saadah berkata

    Part 6 Menikahi perempuan dengan keadaan mengandung apalagi melakukan perbuatan zina, jelas di haramkan oleh agama, harus menanamkan ilmu agama dari sejak usia dini, agar terbiasa melakukan hal yang baik, atau positif, penyesalan datang ny belakangan, cinta sejati hanya ada setelah menikah, jngan menyalagunakan cinta hanya nafsu belaka, jadikan cinta sebagai penyemangat dan membuahkan hasil yang bermanfaat

  25. Fitria dewi berkata

    Penyesalan datangnya diakhir. Ketika masalalu yang buruk itu datang tiba-tiba, janganlah berpikir untuk melupakannya. Karena masalalu yang buruk itu dapat menjadi pelajaran bagi kita untuk tidak mengulanginya lagi.

  26. Intan Tresna Dwi berkata

    Assalamu’alaikum wr.wb
    Peran orangtua dalam mendidik anak sangatlah penting baik terutama dalam hal mendidik ajaran agama karena dalam ajaran islam tidak boleh seorang laki-laki menikahi wanita yang sedang hamil. Hal itu terjadi karena kurangnya pengetahuan dan penanaman nilai agama yang diterapkan sejak dini sehingga pada akhirnya terjerumuslah kedalam hal yang negatif yang menjerumuskan ke dalam jurang penuh dosa.
    sekian
    wassalamu’alaikum wr.wb

  27. Miftahul Janah berkata

    Assalamu’alaikum wr.wb
    Pergaulan bebas yang mengakibatkan keluarga malu seperti ini seharusnya tidak terjadi,apabila anak di didik sejak kecil tentang pentingnya agama,maka ia tidak akan terjerumus kedalam pergaulan bebas karena ia tau bahwa ada Allah yang selalu melihat perbuatan hamba-Nya.

  28. Dede hidayatulloh berkata

    Sesuai ajaran islam janganlah kita menikahi perempuan yang sedang hamil sampai perempuan itu melahirkan
    Sesuatu hal yang tak biasa dilakuakan itu akan berpengaruh pada pandangan orang sehingga akan terasa tidak enak pada diri kita.
    Seorang istrri itu harus taat pada suaminya karena itu juga salah satu amalan yang di lakunan oleg istri untuk masuk surga .tetapi apabila hal itu bertentangan dengan ajaran agama kita maka jangan di lakukan.

  29. Maulidiya berkata

    Assalamu’alaikum wr.wb
    Pada part 6 ini,mengisahkan cinta kayla terhadap si rayhan peran orang tua sangatlah penting karena didikan orang tua disini akan lebih mendidik anaknya ke perilaku yang positif.karena sikap anak tidak jauh dari orang tuanya,maka sebagai orang tua harus benar-benar menjaga anaknya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.