Masih Percaya Tahayul? Akan Membantu Strategi Bisnis Anda

0 58

Masih Percaya Tahayul? Akan Membantu Strategi Bisnis  Anda – Kontroversi mengenai Dimas Kanjeng Taat Pribadi dan “usahanya” guna menggandakan uang sempat menyita banyak perhatian masyarakat beberapa bulan yang lalu. Karena di tengah era modern seperti sekarang ini masih banyak orang yang percaya dengan berbagai hal tahayul.

Seperti halnya diketahui, banyak hal tahayul memang tak masuk akal namun dalam berbagai budaya masih banyak yang mempercayainya.

Seperti tulisan yang dilansir dari Inc-ASEAN.com, yang mengatakan ternyata hal-hal tahayul masih banyak terjadi di daerah Asia Tenggara karena merupakan tempat bertemunya berbagai budaya serta kepercayaan, yang mana sesuatu yang tahayul muncul di dalam kehidupan sehari-hari, termasuk untuk urusan bisnis.

Contohnya di Negara Indonesia, meski didominasi oleh warga Muslim, namun masih banyak yang percaya akan hari dan juga tanggal baik saat ingin melaksanakan acara pernikahan. Hal tersebut dikarenakan adanya pengaruh dari budaya Jawa yang percaya pada hari baik dan bulan baik. Bahkan, kepercayaan tersebut masuk ke ranah politik. Presiden Indonesia Joko Widodo merupakan orang Jawa dan juga ia percaya pada angka 7 atau juga angka ganjil lainnya. Sehingga ia kerap memilih tanggal-tanggal berangka ganjil dalam membuat keputusan politik.

Tak berbeda jauh dengan negara-negara di Asia Tenggara lainnya, banyak hal tahayul masih banyak terjadi dan memilki kaitannya dengan bisnis.

Saat kantor Hershey di Singapura akan direnovasi, banyak pertimbangan khusus yang diperlukan agar dapat memaksimalkan energi baik (chi). Orang Singapura dan juga Tiongkok percaya bahwa angka 8 merupakan angka keberuntungan, sedangkan angka 4 adalah angka sial.

Begitu juga saat pembukaan mall SM dan Robinsons di Filipina yang masih berpegang dalam feng shui. Para pebisnis di Kamboja pun masih berdoa pada leluhur mereka dan memberikan persembahan agar bisnis mereka lancar.

Percaya tidak percaya, hal-hal tahayul memang saat ini masih terjadi di masyarakat. Jika diterapkan dijalankan dengan baik, maka hal-hal tersebut justru dapat menjadi strategi dan membawa kebaikan untuk bisnis Anda. Berikut tiga cara yang dapat dilakukan:

Menengok ke Belakang Mengapa Orang Masih Saja Percaya Tahayul

Profesor psikologi Stuart Vyse mengatakan banyak orang masih percaya kepada tahayul karena memberikan pandangan pada apa yang akan terjadi dalam hal-hal yang belum pasti. “Di dunia bisnis, ada banyak ketidak pastian dan orang kemudian mencari cara untuk mengontrolnya meskipun tidak bisa…mereka melakukan (berbagai hal tahayul) agar mereka merasa dapat mengontrol tiap kemungkinan yang terjadi,” jelasnya. Sehingga beda orang, berbeda juga cara pandang tahayulnya. Melihat dari alasan psikologis tersebut menjadi celah ilmiah jika ada alasan logis dari tiap tindakan tahayul yang diambil.

Bisnis Merupakan Hubungan Dua Arah

Mungkin Anda orang yang sangat percaya pada hal logis, namun bisa jadi rekan bisnis Anda masih percaya pada hal-hal yang berbau tahayul. “Banyak perusahaan lokal di Singapura yang tak melakukan transaksi bisnis di bulan Agustus saat setan tengah mencari mangsanya. Mereka percaya kalau periode tersebut merupakan waktu yang tidak baik,” ujar Cathy Dacanay Millama selaku senior manager analisis finansial di Singapura. Maka, jika Anda bersikukuh menjalankan bisnis di bulan tersebut, sangat sulit mencari orang yang akan bersedia bekerja sama dengan Anda.

Lebih Kreatif

Ternyata, banyak pebisnis yang juga memanfaatkan momen-momen tahayul tersebut, sebagai cara untuk mendapatkan keuntungan. Seperti produser film Friday the 13th yang telah sukses meraup banyak dollar karena memanfaatkan rasa takut banyak orang terhadap hari Jum’at tanggal 13. Ada juga para pengusaha ritel yang memberikan promo pada tanggal-tanggal yang berhubungan dengan tahayul agar banyak orang mau datang ke toko mereka.

Tahun lalu, perusahaan asal Tiongkok Qihoo 360 juga meluncurkan produk wifi yang aman bagi ibu hamil. Ada kepercayaan jika radiasi sinyal wifi dapat membahayakan bayi yang dikandung oleh si ibum hamil. Qihoo 360 mengklaim menggunakan material yang dapat mengurangi sinyal wifi sampai 70 persen saat berada di dekat ibu hamil.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.