Matematika Dengan Dunia Luar

0 11

Di dalam perkembangan cabang matematika yang berbeda-beda itu, para perintis sering memperoleh informasi banyak dari pengamatan terhadap alam sekitarnya. Misalnya, sering dikemukakan bahwa konsep tentang garis lurus, lingkaran, bulatan, silinder dan sudut di dalam geometri berasal dari benda-benda alam : “ garis lurus” berasal dari batang pohon yang tinggi; “lingkaran” dari bundaran bulat atau matahari; “bulatan” dari sebuah benda seperti buah arbei; “silinder” dari batang pohon yang tumbang; “sudut” dari sudut yang dibentuk oleh lengan atau kaki dalam bermacam-macam posisi.

Perintis ilmu matematika menyajikan bentuk-bentuk ini beserta hubungan-hubungan yang ada di antara mereka. Mula-mula, mereka menerapkan hasil kajian itu untuk memecahkan soal-soal yang praktis. Seperti pembangunan kanal atau pembagian tanah ke dalam petak-petak untuk maksud perpajakan. Kemudian, mereka mulai mengkaji hubungan antara berbagai macam bentuk geometris untuk memuaskan keingintahuan intelektual mereka dan tidak untuk memecahkan soal-soal tertentu. Sepanjang masa mereka mengumpulkan konsep yang semata-mata murni. Sewaktu ahli-ahli matematika tertentu mengembangkan konsep-konsep seperti itu, mereka cenderung berpaling sama sekali dari dunia kenyataan. Mereka tidak ragu-ragu dalam menggunakan persamaan yang menyangkut 4 dimensi, atau 10 dimensi, atau dimensi berapa pun.

Teori Geometri Dari Ahli Matematika

Geometri Desain
Geometri Desain

Ahli matematika Jerman G.F.B Riemann menyusun seluruh geometri yang didasarkan atas asumsi bahwa 2 garis lurus tidak akan pernah sejajar. Geometri lainnya yang di ciptakan secara terpisah oleh N.I Lobachevsky dan J. Bolyai – mulai dengan asumsi bahwa paling sedikit 2 garis dapat ditarik melalui sebuah titik tertentu yang sejajar dengan sebuah garis tertentu. Orang Jerman Georg Cantor mengemukakan sebuah teori “perangkat” yang sangat sederhana dan setidak tidaknya pada waktu itu, tampaknya sama sekali tidak berfaedah dipandang dari segi penerapannya secara praktis.

Telah dijelaskan bahwa perhatian terhadap hal yang murni abstrak ada bahayanya. Sebagaimana dijelaskan oleh seorang ahli matematika Morris Kline di dalam bukunya Mathematics and the Physical World. “Ahli matematika mungkin ingin membubung tinggi ke angkasa abstrak, tetapi mereka harus dan sungguh-sungguh harus kembali ke bumi untuk mengambil makanan atau, kalau tidak, akan mati kelaparan mental.”

Betapapun abstrak spekulasi ahli matematika itu, spekulasi mereka mungkin dapat diterapkan secara berarti bertahun-tahun kemudian. Dengan demikian, geometri Riemannian terbukti sangat tinggi nilainya bagi Albert Einsten ketika sedang mengembangkan teori relativitasnya. Teori “perangkat” Georg Cantor telah diterapkan di berbagai bidang, termasuk aljabar tinggi dan statistika. Mengenai konsep multidimensi, spekulasi-spekulasi ini telah diterapkan, tentang segala macam hal, dalam pemeriksaan tabung televisi.

Komentar
Memuat...