Inspirasi Tanpa Batas

Mau Merancang Kamar Tidur? Perhatikan 15 Hal Ini

0 16

Konten Sponsor

Mau Merancang Kamar Tidur? Perhatikan 15 Hal Ini – Ada 15 poin yang harus Anda perhatikan sebelum merancang kamar tidur. Menerapkan ke-15 hal ini, berarti mendapatkan kamar tidur yang sesuai dengan kebutuhan, selera serta pastinya budget Anda.

Ketika kita membangun atau ingin merenovasi rumah, salah satu ruang yang biasanya menjadi fokus utama pada perencanaan adalah kamar tidur. Alasannya mudah ditebak. Kamar tidur merupakan ruang pribadi dimana kita beristirahat serta seringkali juga untuk bekerja dan bersantai. Sebagian orang bahkan suka menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam kamar.

Sebagai area yang privat, kebutuhan dan desain kamar tidur pun menjadi suatu ayng personal. Selain fungsi standar kamar tidur, selera pribadi juga menjadi hal penting di sini. Namun, desain yang personal pun memerlukan batasan dan juga pertimbangan sebagai pedoman dalam merancang kamar tidur yang baik dan nyaman.

Bila memungkinkan, mulailah proses perancangan dari nol. Hal ini akan memudahkan Anda dalam menambah atau juga mengubah desain suatu saat nanti, karena kebutuhan serta tema sudah Anda tetapkan sejak awal.

15 Poin Merancang Kamar Tidur

Untuk merancang desain kamar tidur yang nyaman dan sesuai dengan pribadi Anda, ada baiknya Anda perhatikan 15 hal berikutini

  1. Gaya desain. Hal yang akan menjadi dasar dalam mengembangkan ide dalam dekorasi, antara lain dari gayanya. Apakah itu dengan gaya neoklasik, modern minimalis, pop-retro dan bahkan metal. Tentukan gaya yang Anda pilih dari awal.
  2. Warna tema. Warna favorit biasanya menjadi sebuah pilihan, terutama pada kamar lajang atau remaja. Warna yang dipilih tak harus satu. Untuk memperkaya tekstur, warna-warna monokromatis dan warna aksen yang kontras dapat menjadi alternatif.
  3. Pencahayaan. Baik pencahayaan alami (sinar matahari), buatan ataupun special lighting dapat diperhitungkan sejak awal. Efek pencahayaan tersebut yang akan memberi “jiwa” pada interior.
  4. Lantai. Setelah menentukan konsep serta suasana, perencanaan beranjak pada material finishing. Mulailah dengan menentukan jenis lantai. Untuk suasana hangat, kamar tidur biasanya memakai lantai kayu (parquet). Namun keramik atau juga granit tile pun memberikan ragam pilihan yang luas untuk corak dan warna.
  5. Dinding. Untuk kesan mewah dapat menggunakan wallpaper dengan pilihan warna, motif dan tekstur yang variatif. Warna tema yang stelahAnda tentukan akan mempengaruhi hal ini.
  6. Finishing furnitur. Pilihan jenis finishing ini juga terkait dengan tema serta suasana yang Anda inginkan. Jika Anda suka tampilan serat kayu, teknik semprot melamik atau lapisan HPL motif kayu bisa dipilih. Untuk kesan lebih modern dan juga pop, cat duko untuk perabot kayu dapat menjawabnya.
  7. Jenis aktivitas. Terjemahkanlah irama hidup sehari-hari Anda menjadi bentuk aktivitas yang akan Anda lakukan di kamar tersebut. Tentu saja, sesuai dengan dimensi ruang yang ada. Setelah itu, Anda dapat mulai mencatat kebutuhan furniturnya.
  8. Ukuran furnitur. Saat menentukan furnitur kamar, janganlah terburu-buru memilih sesuatu hanya karena Anda suka. Perhatikan ukurannya. Ukur benar-benar ruangan Anda serta sesuaikan dengan proporsi perabot yang Anda butuhkan.
  9. Sirkulasi. Jangan lupa untuk memperhitungkan ruang gerak dan juga ruang beraktivitas dengan adanya perabot-perabot di dalam kamar.
  10. Posisi stop kontak dan saklar. Usahakan agar benda-benda yang bertenaga listrik berada pada sisi yang sama dengan stop kontak. Jika tidak memungkinkan, rancanglah sistem pengkabelan yang rapi dan aman dari jangkauan.
  11. Benda dekoratif. Sediakan tempat di dinding dan di pojok ruangan untuk memajang hiasan berharga. Lengkapi dengan spot light untuk “mengangkat” kehadirannya.
  12. Wallpaper cantik. Hiasan dekoratif tak harus berupa sepotong karya seni atau sebuah gambar dalam bingkai. Satu bidang dinding dengan wallpaper yang cantik juga eye-catching pun dapat menjadi elemen dekorasi di kamar Anda.
  13. Bukaan. Kamar yang sehat adalah kamar yang memiliki bukaan cukup guna memungkinkan terjadinya sirkulasi udara dan pasokan sinar matahari. Hal itu seharusnya direncanakan sejak awal pembangunan rumah.
  14. Material nontoxic. Gunakan material yang aman dan nontoxic. Seperti misalnya, penggunaan cat dinding yang memiliki water based. Selain lebih aman, juga lebih ramah lingkungan daripada produk solvent based.
  15. Selesaikan di workshop. Material pelapis perabot, jika ia menggunakan teknik semprot, pastikan proses ini diselesaikan di workshop dan juga sudah benar-benar kering saat dipasang di rumah Anda.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar