Mau Tau Tarif Resmi Jasa Arsitek ?

0 17

Kenyataannya sejumlah masyarakat Indonesia masih ‘buta’ mengenai tarif jasa arsitek di pasar Indonesia ini. Terutama untuk pemilik rumah tinggal yang berdomisili di kawasan pemukiman. Padahal, biaya untuk jasa arsitek sebenarnya sudah punya patokan yang resmi.

Tarif standar ini dapat Anda simak melalui buku “Pedoman Hubungan Kerja Antara Arsitek dan Pengguna Jasa”, yang diterbitkan oleh Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) tahun 2007 silam.

Di buku ini, tertulis jelas berapa patokan biaya jasa arsitek sesuai dengan jenis bangunan yang hendak akan dirancang.

Tarif Jasa Arsitek
Tarif Jasa Arsitek – Catatan: Jika biaya bangunan terletak antara dua jumlah biaya yang tercantum dalam kolom pertama tabel tersebut di atas, maka persentase imbalan jasa dapat mengikuti kurva Lampiran 2.B.

Kategori Bangunan

1. Bangunan Khusus

Bangunan-bangunan yang dimiliki, digunakan, serta dibiayai oleh Pemerintah sesuai yang tercantum pada Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara.

2. Bangunan Sosial

Bangunan yang non-komersial (nonkomersial):

  • Masjid, gereja dan tempat peribadatan lainnya, rumah penampungan yatim piatu, bangunan pelayanan masyarakat – luas bangunan maksimum 250m2.
  • Bangunan rumah tinggal atau hunian dengan luas maksimum 36m2.

3. Bangunan Kategori 1

Memiliki karakter yang sederhana, kompleksitas, dan tingkat kesulitan rendah:
a. Tipe Hunian: asrama, hostel
b. Tipe Industri: bengkel, gudang
c. Tipe Komersial: bangunan-bangunan tidak bertingkat, tempat parkir

4. Bangunan Kategori 2

Memiliki karakter, kompleksitas, dan tingkat kesulitannya rata-rata

  • Tipe Hunian: apartemen, kondominium, kompleks perumahan
  • Tipe Industri: gardu pembangkit listrik, gudang pendingin, pabrik
  • Tipe Komersial: bangunan parkir bertingkat, kafetaria, restoran, kantor, perkantoran, rukan, ruko, toko, pusat perbelanjaan, pasar, hanggar, stasiun, terminal, superblok/fungsi campuran
  • Tipe Komunitas: auditorium, bioskop, ruang pameran, ruang konferensi, ruang serbaguna, ruang pertemuan, perpustakaan, penjara, kantor pelayanan umum
  • Tipe Pelayanan Medis: klinik spesialis, klinik umum, rumah jompo
  • Tipe Pendidikan: sekolah, tempat perawatan
  • Tipe Rekreasi: gedung olahraga, gimnasium, kolam renang, stadion, taman umum

5. Bangunan Kategori 3

Memiliki karakter khusus, kompleksitas, dan tingkat kesulitan tinggi:
a. Tipe Hunian: rumah tinggal privat
b. Tipe Komersial: bandara, hotel
c. Tipe Komunitas: galeri, ruang konser, museum, monumen, istana
d. Tipe Pelayanan Medis: rumah sakit, sanatorium
e. Tipe Pendidikan: laboratorium, kampus, pusat penelitian / riset
f. Tipe Peribadatan: gereja, klenteng, masjid, dan lain-lain dengan luas lebih dari 250 m2
g. Tipe Lain: kantor kedutaan, kantor lembaga tinggi negara, pemugaran, renovasi, bangunan dengan dekorasi khusus

source : IAI Jakarta

Komentar
Memuat...