Inspirasi Tanpa Batas

Media dan Penyebaran Citra Negatif tentang Islam

0 32

Konten Sponsor

Tahukah kalian citra Negatif tentang Islam yang disebarkan sebagian besar oleh orang Barat dilakukan dengan cara menyalah gunakan fungsi media. Baik media cetak ataupun elektronik. Penasaran kenapa bisa demikian ?. yuk disimak dengan lebih jelas dalam uraian yang sudah penulis paparkan dibawah ini.

Media massa merupakan sebuah alat yang digunakan untuk melakukan aktivitas komunikasi dengan masyarakat. Salah satu ciri khas media adalah daya jangkauannya tidak mengenal jarak.

Karena sifatnya yang seperti ini maka pesan yang disampaikan media mudah tersebar dimana saja. Dalam teori komunikasi, media dipahami sebagai unsur atau komponen yang dirancang untuk tujuan berkomunikasi secara terbuka dan terhadap masyarakat luas dalam waktu yang relative singkat (McQuail : 17)

Dengan kata lain bahwa media adalah sebuah alat atau kompomen yang digunakan masyarakat dalam mengakses sebuah informasi dengan semudah-mudahnya.

Media masa pada awalnya dikenal sebagai istilah Bahasa Belanda yakni “Pers” yang secara literate bermakna cetak. Sedangkan secara maknanya adalah penyiaran yang dilakukan secara cetak. Dalam Bahasa Inggris “Pers” disebut dengan kata “Press”.

Namun dalam perkembangannya istilah “Pers” itu dimaknai oleh dua pengertian. Pertama secara sempit yang berarti terbatas oleh media cetak. Seperti Koran, majalah, dan surat kabar. Kedua, secara luas berarti meliputi seluruh bentuk dari mulai penerbitan, media massa elektronika, radio, dan televisi.

Menurut Donald F Robert (1990) dikarenakan fokus dari media masa itu adalah pesan. Dalam pemahaman lain efek media diartikan sebagai bentuk dari dampak kehadiran sosial yang terkandung didalam media. Akibatnya melahirkan perubahan terhadap pengetahuan, sikap dan tingkah laku manusia.

Dewasa ini ranah perkembangan teknologi lebih kepada ranah informasi. Sehingga perkembangan teknologi informasi ini semakin hari semakin pesat.

Maka timbulah peranan media dalam membentuk fikiran masyarakat. Jadi jangan heran jika sewaktu waktu media mampu mengarahkan dan mengendalikan pikiran dan opini publik. Dan inilah yang menjadi penyebab Citra Islam yang Negatif menyebar luas keseluruh pelosok dunia.

Beberapa asumsi yang melatar belakangi hal tersebut diantaranya adalah:
  • Media merupakan industry yang berubah dan berkembang yang menciptakan lapangan kerja, barang dan jasa serta menghidupkan industry lain yang terkait. Media juga merupakan indusrei tersendiri yang memiliki oeraturan dan nirma-norma yang menghubungkan institusi tersebut denfan masyarakat dan istitusi sosial lainnya.
  • Media masa adalah sebuah kekuatan, alat kendali, manajemen dan inovasi dalam masyarakat. Kadang bisa disalah gunakan sebagai pengganti kekuatan atau daya sumber lainnya.
  • Media adalah wadah yang menampilkan peristiwa-peristiwa dalam kehidupan masyarakat. Baik yang bersifat nasional maupun internasional.
  • Media seringkali berperan dalam mengembangkan kebudayaan juga tata cara, mode, gaya hidup dan norma-norma.
  • Media telah menjadi sumber dominan bukan saja bagi individu untuk memperoleh gambaran dan citra realitas sosial. Tetapi juga bagi masyarakat dan kelompok secara kolektif. (Yahya Nuryadi : 153-154)

Semua citra negative Islam yang telah dituangkan di media tersebut berawal dari peristiwa 11 September di Amerika Serikat ataupun peristiwa yang sama di tempat yang berbeda. Hal ini kemudian dibesar-besarkan dan disitosrsi sampai diputarbalikan faktanya supaya Islam semakin tersudutkan.

Media Barat tersebut sering menggunakan bahasa teroris ketika mereka membicarakan tentang Islam. Upaya penyematan tersebut dilakukan oleh Barat secara terencana dan sistematis. Padahal kenyataannya Islam merupakan agama anti-Teroris. Islam tidak pernah menghalalkan segala bentuk dan alasan pembunuhan.

Oleh sebab itu, kalian harus lebih pintar lagi mengkonsumsi sekaligus menggunakan media. Jikalau anda mendapatkan sebuah informasi, opini, dan sebagainya dari media. Alangkah baiknya kalian mempertimbangkan dan mencari kebenaran terlebih dahulu sebelum menyetujui pernyataan dari yang telah dituangkan dalam media tersebut.

Sumber :

McQuail, Denis. 2000. “Teori Komunikasi Massa”. Erlangga : Jakarta.

Nuryadi, Yahya. 2017. “Dr Zakir Naik”. Mentari Media : Depok.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar