Melihat Kehidupan Di Planet Mars

0 44

Mars adalah planet keempat dari matahari, diameternya hanya setengah diameter bumi. Namun, planet ini banyak mempunyai kesamaannya dengan bumi dan hal inilah yang mendorong para ahli astronomi percaya bahwa Mars dapat mendukung kehidupan. Beberapa ahli astronomi bahkan beranggapan bahwa makhluk yang cerdas ada di Mars.

Pendapat ini telah berubah setelah alat penyelidik tak berawak terbang melintasi Mars dan mengirimkan keterangan kembali ke Bumi. Data-data tersebut menggungkap bahwa Mars adalah suatu yang dingin dan kering. Lebih mirip bulan daripada bumi; yang merupakan daerah luas dengan lubang-lubang kawah. Ketebalan atmosfer di Mars luar biasa rendahnya, seperti Atmosfer di bumi di suatu ketinggian 50 km. Atmosfernya sebagian besar terdiri dari karbondioksida, dengan sedikit air. Oleh karena udaranya begitu tipis, radiasi ultraviolet dari angkasa luar, yang sangat berbahaya bagi sebagian besar makhluk hidup, dengan mudah mencapai permukaan Mars.

Air pada suatu saat mungkin telah menutupi sebagian besar permukaan Mars. Ujung kutub planet itu sekarang diketahui terdiri atas air yang membeku dan contoh tanah yang diambil pesawat Viking menyatakan air dalam pemanasan. Suhu rata-rata permukaan Mars kira-kira 22° C lebih rendah dari bumi. Pada garis khatulistiwa di Mars suhu dapat mencapai 24° C pada siang hari; di waktu malam dapat turun menjadi 73° C di bawah nol ( – 73° C).

Kondisi semacam ini menjadikan Mars sebagai tempat yang tidak dapat didiami oleh makhluk hidup seperti adanya. Akan tetapi, para ahli eksobiologi beranggapan bahwa beberapa bentuk kehidupan mungkin ada disana. Beberapa factor memperkuat kemungkinan ini. Misalnya, radiasi ultraviolet mudah di hadang oleh rintangan fisik. Oksigen, nitrogen, dan air mungkin terdapat dalam jumlah yang cukup guna membantu kehidupan organisme yang kuat seperti bakteri dan lumut.

Pengharapan besar adanya kehidupan di Mars

Adanya sebuah lapisan air tetap beku, yang disebut bekuperma, dibawah permukaan tanah tampaknya mungkin. Salju ini mungkin meleleh di tempat-tempat tertentu dari waktu ke waktu sehingga dapat tersedia air untuk benda hidup, Nitrogen dapat saja terbentu dalam jumlah kecil di dalam atmosfer; di dalam tanah mungkin ada garam-garam yang mengandung nitrogen.

Para ahli eksobiologi juga mendasarkan pengharapan adanya kehidupan di Mars pada percobaan laboratorium tertentu. Mereka telah menghadapkan bateri, ganggang, lumut, lumut padas, beberapa tanaman dari kelas yang lebih tinggi, dan serangga kepada berbagai keadaan lingkungan planet ini dengan tiruan. Sejumlah organisme yang menakjubkan seperti ini tetap hidup; bakteri dan lumut tertentu bahkan dapat dengan baik berada di bawah kondisi keras semacam ini asalkan masih terdapat air di sana.

Benarkah ada kehidupan di Mars?
Benarkah ada kehidupan di Mars?

Para penyidiknya lainnya telah memproduksi unsur karbon di bawah kondisi Mars tiruan. Campuran karbon monoksida, karbon dioksida, dan uap air di dalam tanah yang steril atau serbuk kaca dipajangkan di dalam tanah yang steril atau serbuk kaca dipajangkan pada radiasi ultraviolet. Beberapa unsur yang dihasilkan berisi karbon yang lebih kompleks; unsur yang di kenal terlibat di dalam pembentukan unsur biologi yang lebih kompleks lainnya. Percobaan ini telah mendemonstrasikan bahwa atmosfer metan-amoniak-hidrogen adalah tidak diperlukan bagi evolusi kehidupan yang bersifat kimia.

Para ahli eksobiologi mempertimbangkan bahwa percobaan-percobaan seperti itu perlu perhatian. Meniru kondisi planet ini secara tepat adalah hal yang tidak mungkin. Lagipula organisme pengetes di dalam penelitian eksobiologi ini diberi cukup air dan oksigen untuk bertahan hidup.

Kedua peralatan penilitian ruang angkasa Viking benar-benar telah menjawab beberapa pertanyaan penting. Contoh, tanah dari planet ini tidak berisi bahan organic, bahkan tidak juga berisi unsur garis karbon yang terdapat pada batu meteorit yang tentunya telah membentur planet itu. Meskipun tidak ada bentuk kehidupan yang diperoleh, peralatan yang peka telah mendeteksi adanya suatu zat kimia yang lain daripada yang lain, yang seolah-olah merupakan hasil reaksi dari beberapa kehidupan, yang meliputi pecahan dari bahan kimia tertentu dan sintetis dari senyawa organis berbagai gas.

Komentar
Memuat...