Take a fresh look at your lifestyle.

Melihat Seperti Apa Tren Arsitektur 2017

0 72

Jika kita berbicara tren gaya arsitektur masa kini memang tidak akan ada habis-habisnya. Di mulai dari perkembangan teknologi, munculnya berbagai ide gagasan baru, ditemukannya berbagai material baru dan juga yang sedang banyak dibicarakan saat ini adalah bangunan yang Ramah Lingkungan. Memang tidak ada yang menjadi satuan pasti dalam menentukan tren arsitektur 2017. Karena dalam hal desain dan merencanakan kebutuhan dan selera orang pasti berbeda.

Namun di Tahun 2017 ini, bangunan berkonsep eco-green digadang-gadang masih menjadi konsep dasar dalam mendesain bangunan. Ya walaupun pergeseran tren ini tidak cepat mengalami perubahan.

Penghematan energi menjadi isu yang kian berkembang seiring meluasnya kesadaran dengan adanya krisis energi global. Konsumsi energi yang berbanding lurus dengan biaya akan menjadi perhatian utama saat ini. Kemudian, yang terjadi adalah penghematan besar-besaran di semua aspek termasuk juga pada segi bangunan, baik dari segi arsitektur serta desain.

Tren futuristik yang dahulu banyak diprediksi khalayak luas untuk desain bangunan, justru muncul kecenderungan desain yang merespon alam, memelihara alam dan mengapresiasi segala sesuatu yang serba natural. Bahkan dengan kekayaan Indonesia saat ini, permasalahan sumber alam mungkin tak akan menjadi masalah. Begitu banyak yang dapat kita ekpos pada bidang-bidang bangunan yang akan di desain.

Era nya Green Building

Rumah Tumbuh Dandy Mahendra – Source iDEAonline.co.id

Dengan diberlakukannya per tanggal 1 Januari 2017 atau dimulai hari ini. Bandung tidak akan memberikan surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) apabila bangunan tersebut tidak lulus sertifikasi bangunan hijau. Namun jika kualitas bangunan tersebut ramah lingkungan, maka akan ada insentif pengurangan pajak PBB serta penambahan intensitas bangunan (koefisien luas bangunan).

“Intinya semua bangunan tidak akan dikasih IMB, sebelum menunjukkan dia lolos green bulding sertifikasi,” ujar pria yang akrab disapa Emil itu di Kampus ITB, Jalan Ganesha, Senin (21/9/2015). Bagaimana dilansir dari detik.com.

Tentunya ini akan menjadi langkah awal kesadaran kita akan lingkungan. Mungkin peran arsitek disini juga sangat dibutuhkan dalam terciptanya tren arsitektur 2017. Mari kita menata ulang alam ke dalam desain untuk menghasilkan komposisi-komposisi yang baru dan berbagai solusi.

Perpaduan Khas Arsitektur Daerah

Perpaduan Modern dengan Khas Arsitektur Daerah

Perpaduan Modern dengan Khas Arsitektur Daerah

Tak dapat dipungkiri, arsitektur khas Indonesia memang lah begitu kaya. Rumah Joglo milik Jawa, Rumah Badui di Provinsi Banten, Rumah Kebaya milik suku Betawi, serta rumah khas yang lainnya.

Kesadaran akan green building perlahan akan tercipta, begitupun dengan gaya arsitektur khas tradisisional.

Dengan perpaduan saat ini, bangunan tradisional akan berkesan lebih kontemporer dan canggih. Juga khalayak umum akan mencampurkan nuansa asri pedesaan, seperti kayu dengan logam. Misalnya pada desain dapur. Kombinasi tersebut akan menciptakan kesan netral, nyaman dan casual. Inilah alasan kenapa konsep lokalitas tradisional diharapkan akan populer juga pada tahun ini karena kecenderungan masyarakat untuk membuat lingkungan dan hunian yang lebih hidup, melalui kenangan masa lalu dan masa depan.

Lokalitas ini dapat menjadi kunci para arsitek untuk bersaing dengan arsitek asing  pada Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar