Connect with us

Tafisr Al Quran

Memahami Syukur Melalui Penela’ahan Tasydid dalam Ayat al Qur’an

Admin

Published

on

Memahami Syukur Melalui Penela'ahan Tasydid dalam Ayat al Qur'an

Memahami Syukur melalui Penela’ahan Tasydid dalam huruf Nun Ayat al Qur’an. TasydidAi??itu apa? Mengapa dalam bacaan al Qur’an terdapat banyak tasydid? Apa makna di balik segenap bacaan ayat al Qur’an yang memiliki tasydid. Tulisan singkat ini mendeskripsi tasydid dalam surat Ibrahim [14]: 7 yang menjelaskan tentang pentingnya umat Islam untuk melaksanakan syukur.

Makna Tasydid

Tasydid adalah tanda baca atau dikenal dengan sebutan harakat. Ia berbentuk seperti kepala huruf sin [ O?] dalam bahasa Arab atau mirip dengan w dalam bahasa Indonesia. Mengapa perlu ada tasydid.Ai??Tasydid ternyata menjadi simbol yang memberi tekanan dalam konsonan [ganda]. Bisa juga diterjemahkan dengan adanya pertemuan [pengulangan] dari suatu huruf hijaiyah yang sama dalam waktu yang sama juga. Ketika bertemu dengan tasydid, umumnya qari membaca lebih lama, minimal dua harakat atau satu alif. Bacaan ini akan lebih panjang jika masuk ke dalam hurup yang qalqalah kubra [qalqalah yang berhenti karena ada wakaf]

Ayat al Qur’an surat Ibrahim [14]: 7 yang mengandung tasydid yang fungsinya sebagaimana dijelaskan di atas. Ayat itu berbunyi:

“Waid taaddanna rabbukum, lain syakartum la azidannakum, walain kafartum, inna adabii lasyadiid.” Dan ingatlah ketika Tuhan kamu semua berjanji, bahwa jika kamu semua bersyukur terhadap nikmat-Ku, maka, aku pasti-pasti dan pasti akan melipatgandakan nikmat yang telah Aku berikan kepadamu. Tetapi, jika kamu semua ingkar [berpaling] atas nikmat yang telah aku berikan kepadamu, maka, Aku pasti-pasti dan pasti akan menyiksamu dengan siksaan yang sangat pedih.

Nun yang bertasydid dalam ayat di atas, sebenarnya berasal dari 2 huruf nun. Huruf nun yang pertama sukun dan yang kedua berharakat. Nun yang pertama dimasukkan [gunnah] ke dalam nun yang kedua. Maka perpaduan itu menghasilkan tasydid.

Makna Syukur dalam Nalar Filosofi

Menurut saya, ayat di atas mengandung teoriAi??simetri segi tiga sama siku. Karena ia mengandung simetri segi tiga sama siku, kalau diterjemahkan mengandung makna bahwa kalau kita hari ini merasa belum kaya, maka, pasti karena kita belum mampu menjadi manusia yang bersyukur. Karena itu, bersyukur bukan kebutuhan Tuhan. Bersyukur adalah kebutuhan kita sebagai manusia yang selalu dan pasti lemah.

Ketika saya menayangkan sebuah tulisan sebagaimana ditulis dalam paragraf di atas, banyak sekali komentar masuk. Di antara yang menggelitik untuk ditulis di sini misalnya suatu pernyataan yang menyebut bahwa kaya hati lebih baik dibandingkan dengan kaya harta, tetapi hatinya tidak kaya. Yang membuat orang bahagia adalah karena kekayaan bathin dan bukan karena kekayaan harta. Kaya harta yang tidak disyukuri justru akan membuat manusia malah semakin menjauh dari Tuhannya.

Terhadap pertanyaan semacam ini, saya hanya mampu mengatakan bahwa, mereka yang merasa tidak kaya dan tidak sempurna, itulah ciri bahwa dirinya belum menjadi manusia yang bersyukur. Bagi manusia yang bersyukur, apapun posisi dan kedudukan serta capaian yang diperolehnya, akan selalu diterima dengan baik dan bahagia. Kemenerimaan yang baik dan bahagia inilah yang membuat dirinya dapat memperoleh capaian kebahagiaan hidup baik di dunia maupun di akhirat.

Mereka yang selalu menerima keadaan yang dimilikinya, maka, ia akan selalu merasa ringan menjalani hidup. Mereka yang merasa ringan menjalani hidup, ia akan dengan mudah memanfaatkan seluruh potensi yang dimilikinya. Karena itu, mereka yang bersyukur, salah satunya akan dicirikan dengan memanfaatkan seluruh potensi yang dimilikinya. Semoga demikian. Amiin … By. Prof. Cecep Sumarna

Continue Reading
37 Comments

37 Comments

  1. Avatar

    Fariz maulana ibrahim tadris ips a/1

    23-10-2017 at 11:54

    assalamualaikum wr.wb.
    Menurut pendapat saya,bersyukur merupakan hal yang wajib dalam menjalani kehidupan didunia,karena dengan bersyukur kita akan merasa cukup apa yg diberikan tuhan,sudah kita ketahui bahwa manusia itu inginnya lebih dan sulit merasa cukup,tadi pendapat cahya,malik dan aji memang sudah bagus namun ada sedikit tambahan yaitu cara bersyukur,nah perlu kita ketahui cara bersyukur bisa dengan cara mendekatkan diri kepada allah,selalu merasa cukup,jangan banyak membanding bandingkan dengan org lain,yakin bahwa allah sudah memberikan yg terbaik bagi setiap hambanya. Terimakasih

  2. Avatar

    Melli Nurvelina

    21-10-2017 at 08:14

    Assalamu’alaikum.wr.wb
    Bagi Umat Muslim kita wajib untuk mengucap syukur karena kita telah diberikan kenikmatan Oleh Allah SWT .
    Dan manusia yang bersyukur, apapun posisi dan kedudukan serta capaian yang diperolehnya, akan selalu diterima dengan baik dan bahagia. Kemenerimaan yang baik dan bahagia inilah yang membuat dirinya dapat memperoleh capaian kebahagiaan hidup baik di dunia maupun di akhirat.
    Allah itu Maha Pengatur Segalanya, dan lagi Maha Pemurah. Subhanallah semoga kita termasuk orang yang selalu mengucap SYUKUR kepada Allah SWT . Amiinnn ..
    Wassalamu’alaikum.wr.wb

  3. Avatar

    Nisrina Aulia

    17-10-2017 at 22:32

    jika kita selalu menanamkan rasa syukur kita terhadap apa yang sudah Allah berikan kepada kita di setiap hari nya Inshaa Allah selalu mendapat rahmat serta kenikmatan yang berlipat ganda lagi dari Allah SWT sesuai dengan janji Allah di QS.Ibrahim ayat 7 , serta jika kita selalu beryukur apapun yang terjadi di kehidupan kita, kita akan selalu bisa berusaha menerima dan menjalaninnya dengan hati yang ikhlas.

    • Avatar

      dhini apriliani

      20-10-2017 at 15:59

      saya setuju di setiap harinya kita harus selalu bersyukur karena itu merupakan hal yang penting, apapun yang trjadi di dalam hidup kita harus merasa bersyukur karena itu yang terbaik menurut allah swt

  4. Avatar

    Peggi Agisna1/A

    17-10-2017 at 22:21

    assalamualaikum..
    kalau menurut saya “memahami syukur dalam penelaahan tasydid alquran” yaitu, tasydid itu adalah suatu tanda baca yang di ulang atau penekanan pada suatu huruf hijaiyah sebagai simbol yang memberikan tekanan dalam konsosonan(ganda). jadi, kalau dihubungkan dengan syukur dalam kehidupan sehari-hari yaitu sebagai tanda terimakasih atas nikmat apa yang telah allah berikan kepada kita dan juga harus mensyukurinya dengan ikhlas baik itu buruk maupun bagus

  5. Cecep Sumarna

    Cecep Sumarna

    17-10-2017 at 13:30

    Betapa saya sangat bangga dan bahagia membaca seluruh rantaian dialog saudara-saudara terkait dengan persoalan syukur. Yakinlah bahwa Allah sangat mengetahui siapa di antara hamba-hamba Tuhan yang pandai bersyukur. Ibrahim dikasih gelar halilullah karena ia dianggap sebagai sosok makhluk yang pandai bersyukur. Yang bersyukur karena itu, sering juga disebut sebagai kekasih Allah. Pada seorang kekasih yang kita cintai, hal apa sich yang tidak mungkin kita berikan kepadanya,. Selamat kepada anda semua yang mulai tampak masuk sebagai kelompok literasi

  6. Avatar

    ELOK ALFAIN LUTHFIE

    17-10-2017 at 08:57

    Assalamu’alaikum, kita sebagai umat islam harus senantiasa bersyukur atas nikmat sehat dan nikmat Allah yang lainnya yang di berikan kepada kita, karena Allah sudah berjanji bahwasannya jika kita mensyukuri nikmat Allah maka Allah akan melipatgandakan nikmatnya pada kita, dan apabila kita tidak bersyukur atas nikmat yang Allah berikan kepada kita maka Allah akan memberikan adzab yang pedih pada kita. sebagai muslim yang taat kita harus meyakini bahwa segala nikmat dan cobaan itu Allah yang memberikan. Terimakasih

    • Avatar

      Lenny Erdiani Choerun Nissa

      17-10-2017 at 18:03

      saya setuju dengan pendapat elok, nahwasannya kita harus selalu bersyukur atas nikmat yang telah Allah SWT berikan, baik itu nikmat sehat, rezeki, nikmat waktu luang. sekecil apapun nikmat yang Allah berikan, kita senantiasa harus tetap mensyukurinya. sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW “Barang siapa yang tidak mensyukuri yang sedikit, maka ia tidak mampu untuk mensyukuri sesuatu yang banyak. (HR. Ahmad)

    • Avatar

      Elin Yulianingsih

      17-10-2017 at 19:16

      Benar sekali coba jika kita melihat ke bawah banyak sekali orang yang tidak bisa merasakan nikmat yang Allah berikan saat ini pada kita maka hendaknya kita harus bersyukur atas apapun nikmat yang Allah berikan kepada kita dan janganlah sekali kali menjadi orang yang kufur karena Allah akan memberikan adzab yang begitu pedih bukan hanya pada saat di akhirat melainkan pada saat masih hidup di dunia pun Allah bisa mengadzab orang yang tidak bersyukur atas nikmat yang diberikannya.

  7. Avatar

    Lenny Erdiani Choerun Nissa

    16-10-2017 at 21:42

    Q.S Ibrahim ayat 7, menjelaskan tentang janji Allah kepada hambanya yang bersyukur, “Barang siapa yang bersyukur atas nikmat yang Allah berikan, maka Allah SWT akan melipatgandakan nikmat yang telah Allah berikan kepada hambanya, dan barang siapa yang tidak bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan, maka Allah akan menurunkan azab yang sangat pedih”. oleh karena itu, hendaknya kita sebagai hamba Allah harus senantiasa bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan. Dengan bersyukur, hidup kita akan lebih bahagia. seorang mukmin terbaik itu tentu banyak bersyukur ketika dalam kegembiraan dan banyak bersabar dalam kesedihan. (HR. Muslim)

    • Avatar

      Elin Yulianingsih

      17-10-2017 at 07:03

      Subhanallah memang benar adanya jika kita tidak bersyukur kita memang akan merasa serba kekurangan maka kita akan selalu bersedih dan tidak merasa bahagia, namun jika kita senantiada bersabar dan bersyukur maka kita akan merasa bahagia dan Allah pun akan memberikan kenikmatan yang berlipat ganda.

    • Avatar

      ELOK ALFAIN LUTHFIE

      17-10-2017 at 09:04

      Sebagai hamba Allah kita memang harus senantiasa selalu bersyukur kepadanya karena Allah telah berfirman di dalam ayatnya dan Allah berjanji akan melipatgandakan nikmat kita tapi barang siapa yang ingkar pada nikmatnya maka Allah akan memberi siksaan yang sangat pedih

  8. Avatar

    miftahul janah

    16-10-2017 at 19:56

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Dalam surat ibrahim Allah menegaskan bahwa semua manusia harus bersyukur terhadap nikmat yang telah Allah berikan,dan Allah juga berjanji akan melipatgandakan nikmat yang Allah berikan.Maka dari itu kita sebagai makhkuk yang lemah diharuskan bersyukur,baik dalam keadaan susah maupun senang.

    • Avatar

      ELOK ALFAIN LUTHFIE

      16-10-2017 at 22:24

      Bersyukur atas segala nikmat yang telah Allah swt berikan kepada kita, adalah sebuah keharusan kita sebagai hambanya. Karena Allah swt sudah memberikan nikmat yang amat sangat berarti bagi kita, dan adzab yang sangat nyata contohnya adzab dan nikmat yang di berikan kepada kaum nabi musa as, yang terdapat dalam Q.S ibrahim ayat ke-6 yang artinya dan (ingatlah) ketika musa berkata kepda kaumnya, “ingatlah nikmat Allah atasmu ketika dia menyelamatkan kamu dari pengikut-pengikut fir’aun; mereka menyiksa kamu dengan siksa yang pedih, dan menyembelih anak-anakmu yang laki-laki, dan membiarkan anak-anak perempuanmu hidup, pada yang demikian itu suatu cobaan yang besar dari tuhanmu”. Jadi jangan sampai kita tenggelam dalam kekufuran dunia, karena semua nikmat itu datangnya dari Allah swt jadi kita harus senantiasakan bersyukur kepadanya dan adzab Allah swt itu memang pasti

    • Avatar

      Elin Yulianingsih

      17-10-2017 at 06:44

      Saya setuju dengan pandapat mifathul.. karena dengan kita bersyukur bukan hanya dilipatgandakan nikmat melainkan kita juga senantiasa bahagia dengan kehidupan kita karena dengan kita bersyukur beban yang ditanggung oleh kita menjadi seolah olah hilang.

    • Avatar

      Lenny Erdiani Choerun Nissa

      17-10-2017 at 18:10

      saya setuju dengan pendapat miftah, bahwasaanya kita harus senantiasa bersyukur kepada allah atas limpahan nikmat yang Allah berikan. janganlah menjadi manusia yang kufur dan tidak mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan. tetap bersyukur kepada Allah dalam keadaan apapun. yakin dibalik kesulitan dan kemudahan pasti di akhir akan selalu ada Hikmahnya. tetap bersyukur dan Husnuzan kepada Allah.

  9. Avatar

    Farrin Nurul Aina

    16-10-2017 at 18:58

    Bersyukur atas segala nikmat yang Allah berikan merupakan kewajiban kita sebagai umat islam. Karena pada dasarnya kenikmatan itu bukan hanya soalnya rezeki diberikan harta,, melainkan bisa saja berupa nikmat sehat, dan memiliki teman/sahabat yang shaleh dan shalehah itu juga merupakan rejeki. Teruslah bersyukur atas segal nikmat ya allah berikan, jangan sampai kita kufur akan Nikmat-Nya. Sesuai dengan janji Allah apabila kita senantiasa bersyukur maka nikmat kita akan ditambah namun apabila kita kufur akan mendapatkan siksa yang sangat pedih.

    • Avatar

      Nisrina Aulia

      17-10-2017 at 22:44

      Yaa semua yang diberikan Allah SWT di setiap hari nya merupakan sebuah kenikmatan yang harus selalu kita syukuri, sesuai dengan janji Allah di QS.Ibrahim ayat 7 yang akan menambah kenikmatan berlipat ganda untuk kita jika kita selalu menyukurinya, dan akan mendapatkan siksaan apabila kita mengingkarinya.

    • Avatar

      dhini apriliani

      20-10-2017 at 15:54

      saya setuju nikmat yang di berikan allah kepada kita bukan dari harta saja, kesehatan, di kelilingi dengan orang orang yang baik merupakan nikmat dari allah yang telah di beri untuk kita, jadi kita harus selalu bersyukur di dalam hidup ini

  10. Avatar

    Ainun Wiliyanti

    16-10-2017 at 18:32

    Tasydid dijelaskan dalam al-quran surat ibrahim yang artinya “Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu,dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku) maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih” sudah jelas berarti kita sebagai manusia harus senantiasa bersyukur karena janji Allah itu benar dan nyata.

    • Avatar

      Elin Yulianingsih

      17-10-2017 at 06:49

      Benar sekali karena janji Allah itu benar benar nyata dalam ayat lain dijelaskan “ketika Aku berkata jadi, maka jadilah” dan itu berarti Allah tidak pernah bermain main dalam janjinya jika Allah telah berkehendak maka itu tidak bisa dielakan lagi.

    • Avatar

      ELOK ALFAIN LUTHFIE

      17-10-2017 at 09:11

      Tasydid bisa juga di terjemahkan dengan adanya pertemuan dari huruf hijaiyah yang sama dalam waktu yang sama. Bacaan dalam Q.S ibrahim ayat 7 terdapat tasydid dan bacaan iniakan lebih panjang jika masuk kedalam huruf yang qolqolah kubro.

  11. Avatar

    dhini apriliani

    16-10-2017 at 17:34

    Asalamualaikum
    bersyukur itu bukan kebutuhan tuhan tapi kebutuhan kita sebagai manusia yang selalu meras kurang dalam hal apapun. Salah satunya kesehatan merupakan nikmat yang si berikan tuhan kepada kita, mereka yang tidak merasa sempurna dan selalu kurang iti adalah ciri manusia yang tidak bersyukur atas apa yang telah tuhan beri. Penting bagi kita selalu bersyukur atas nikmat yang telah di beri tuhan agar kita dapat bahagia di dunia dan akhirat. Amiin

  12. Avatar

    dhini apriliani

    16-10-2017 at 16:44

    Asalamualaikum
    Bersyukur itu bukan kebutuhan tuhan tapi kebutuhan kita sebagai manusia, yang selalu merasa kurang dalam hal apapun, mereka yang tidak merasa sempurna dan selalu merasa kurang itu adalah ciri manusia yang tidak bersyukur atas nikmat yang telah tuhan beri, salah satunya kesehatan adalah nikmat paling berharga yang di beri tuhan untuk kita. Penting bagi kita selalu bersyukur atas nikmat yang telah di beri tuhan agar kita dapat bahagia di dunia dan akhirat. Amiiin

    • Avatar

      Farrin Nurul Aina

      16-10-2017 at 22:11

      Ya karna kita sebagai hamba Allah sudah seharusnya mensyukuri atas segala nikamat yang sudah Allah berikan.
      Baik nikmat harta maupun sehat.

    • Avatar

      Nisrina Aulia

      17-10-2017 at 22:56

      Yaa karna manusia tidak akan ada yang merasa cukup, selalu merasa kurang dan kurang. untuk itu kita harus menanamkan rasa syukur di dalam jiwa kita agar kita selalu menjadi hamba yang bersyukur kepada-Nya apapun keadaannya.

  13. Avatar

    Elin Yulianingsih

    16-10-2017 at 16:13

    Assalamu’alaikum..
    Makna nun bertasydid dalam surat ibrahim diatas merupakan suatu penegasan dalam janji Allah yang akan menambahkan nikmat bagi orang orang yang senantiasa bersyukur kepada-Nya ketika mendapat kenimatan sekecil apapun. jangan sampai kita menjadi orang yang kufur terhadap nikmat yang Allah berikan kepada kita, karena jika kita kufur maka janji Allah itu benar benar nyata. Allah akan memberikan adzab yang begitu pedih kepadanya. Ingatlah bahwa apa yang kita miliki di dunia ini hanyalah titipan dan semua akan kembali kepada pemiliknya yaitu Allah SWT.

    • Avatar

      Lenny Erdiani Choerun Nissa

      16-10-2017 at 20:31

      well Done, kita hendaknya senantiasa selalu bersyukur kepada Allah SWT. atas nikmat yang telah Allah berikan, selalu bersyukur atas ujian yang Allah berikan kepada kita, walaupun ujian itu sulit untuk kita hadapi. pecayalah Allah tidak akan memberikan ujian yang diluar batas kemampuan umatnya. sesuai dengan janji Allah dalam Q.S. Al-Insyirah 5-6 yang artinya “maka sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”

    • Avatar

      ELOK ALFAIN LUTHFIE

      17-10-2017 at 09:15

      Ya benar sebagai hamba yang lemah, kita jangan sampai lupa bahwa segala nikmat datangnya dari Allah dan jangan sampai kita kufur terhadap nikmat-nikmatnya.

  14. Avatar

    Intan Tresna Dwi (T. IPS A/1)

    16-10-2017 at 14:20

    Assalamualaikum wr. wb
    Mengomentari cerita “Memahami syukur dalam tasjid melalui penelaahan tasjid Al-Qur’an”. Menurut saya syukur yang diambil dari penelaahan tasjid al-qur’an merupakan rasa syukur yang mendalam dalam mensyukuri setiap nikmat yang telah Allah berikan, sama seperti halnya yang terdapat dalam ayat Al-Qur’an diatas yakni surat Ibrahim ayat 7 yang mengandung tasjid disini berati pengulangan atau penekanan dari satu huruf hijaiyah ke huruf yang lain dalam satu waktu. Dalam surat Ibrahim juga disebutkan bahwa “aku pasti-pasti pasti akan melipatgandakan” nah kata pasti disini juga tasjid karena pengulangan dari satu huruf ke huruf yang lain dalam satu waktu sama seperti halnya bersyukur juga harus dilakukan secara berulang-ulang yakni bersyukur bersyukur juga bersyukur karena itu merupakan kebutuhan manusia sebagai mahluk Allah SWT.
    Sekian
    Wassalamualaikum wr. wb

    • Avatar

      Ummie habibah Ips A/1

      16-10-2017 at 21:11

      Assalamualaikum
      Menurut pendapat saya, makna bersyukur yang diambil dari “penelaah tasydid al-qur’an” bersyukur itu sama seperti tasydid, karena diambil dari artinya yaitu tasydid adalah suatu tanda baca yang diulang-ulang/penekanan pada huruf hijaiyah. Sedangkan makna bersyukur itu sendiri sudah ada didalam surat ibrahim ayat 7 yang mengandung tasydid yang artinya “Allah akan melipatgandakan nikmat hambanya ketika ia selalu bersyukur”. jadi kita sebagai manusia yang lemah dan tidak ada apa-apanya maka kita dianjurkan untuk selalu bersyukur dalam semua nikmat yang Allah kasih ke kita entah itu kita sedang ditimpa musibah atau dikasih kabar bahagia itu kita wajib mensyukuri nya
      Terimakasih
      Wassalamualaikum

      • Avatar

        Nurmila Herdianty / T. IPS A Semester 1

        17-10-2017 at 04:53

        Assalamualaikum…
        Menurut pendapat saya tentang “Memahami syukur melalui penelahaan tasydid al-quran” yaitu kita harus selalu,selalu, dan selalu bersyukur atas nikmat apapun yang Allah berikan dalam kehidupan kita atau dalam keadaan apapun. Syukur disini juga ada hubungannya dengan tasydid. Tasydid itu sendiri adalah tanda baca yang jika dibaca memiliki penekanan atau yang diulang-ulang pada suatu huruf hijaiyah. Jadi, syukur adalah suatu perbuatan seorang hamba dalam mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan dengan selalu terus, terus, dan terus bersyukur setiap saat dalam kehidupannya.

        Terima kasih.
        Wassalamualaikum wr.wb.

  15. Avatar

    Malikul arzak (Tips a/1)

    16-10-2017 at 14:18

    Tasydid adalah tanda baca atau dikenal dengan harakat tasydid berbentuk sin dalam bahasa arab dan w dalam bahasa indonesia. Tasydid diperlukan untuk menjadi simbol yang memberi tekanan dalam kosonan (ganda)
    Umumnya tasydid dibaca 2 harakat atau satu ali, bacaan ini akan lebih panjang jika bertemu qalqalah qubra (qalqalah yang berhenti karena ada waqaf)
    Makna sukur dalam nalar filosofi
    Bersyukur adalah kebutuhan kita sebagai manusia yang lemah,karna pada dasarnya harta,tahta, hanya titipan dari allah jadi kita sebagai manusia harus pandai bersyukur

    • Acep Lutvi

      Acep Lutvi

      16-10-2017 at 14:28

      Coba bayangkan bagaimana seharusnya manusia berkiprah. Kita semua adalah milik Allah. Karena semua milik Allah, maka semuanya adalah hak Allah

    • Avatar

      Cahya Hadi Kusuma ( T.IPS A/1 )

      16-10-2017 at 21:45

      Assalamu’alaikum
      Tasydid adalah tanda baca atau dikenal dengan harakat yang berbentuk huruf sin [س] dalam bahasa arab atau mirip w dalam bahasa ondonesia. Tasydid diperlukan untuk memanjangkan harakat minimal 2 harakat atau satu alif. Bacaan ini akan lebih panjang jika masuk kedalam huruf qolqolah kubra.
      Di dalam ayat Al-Qur’an surat Ibrahim [14]:7 Nun tasydid berasal dari 2 huruf Nun. Didalam ayat ini juga menjelaskan apa sih makna bersyukur? Bersyukur adalah kebutuhan kita sebagai manusia yang selalu dan pasti lemah.
      Orang yang Kaya harta akan membuat manusia akan semakin menjauh dan lupa pada Tuhannya kecuali yang memiliki iman yang kokoh dibandingkan dengan orang yang kaya hati pasti dia memiliki iman yang kokoh, selalu mensyukuri dan menerimanya dan selalu dekat dengan Tuhannya. Saya akan mengomentari Malikul Arzak menurutku analisisnya memang benar tetapi dia belum menganalisis semuanya.
      Wassalamu’alaikum

      • Avatar

        Aji santoso T.IPS A/1

        18-10-2017 at 12:33

        Assalamualaikum.
        Menurut saya “memahami syukur melalui penelaahan tasydid Al-qur’an” maksudnya dengan bersyukur hidup kita akan lebih bahagia. Seorang mukmin terbaik itu tentu banyak banyak bersyukur ketika dalam kegembiraan dan banyak bersabar dalam kesedihan (HR. Muslim ). Sesuai dengan janji Allah apabila kita senantiasa bersyukur maka nikmat kita akan di tambah namun apabila kita kufur akan mendapatkan siksanya yang sangat pedih inilah yang di maksud dari makna nun bertasydid dalam Al-quran yang terdapat pada surat ibrahim. Pada intinya jadilah seorang hamba yang selalu bersykur atas segala nikmat Allah yang di berikan kepada hambanya. Komentar saya apa yang di katakan malik itu dalam hal bersyukur kurang sepenuhnya memahami bersyukur. Sedangkan komentar dari cahya dalam memahami syukur sudah lumayan paham hanya saja kurang mendalaminya .
        Terimakasih wassalamualaikum.

        • Avatar

          Fariz maulana ibrahim tadris ips a/1

          23-10-2017 at 11:50

          assalamualaikum wr.wb.
          Menurut pendapat saya,bersyukur merupakan hal yang wajib dalam menjalani kehidupan didunia,karena dengan bersyukur kita akan merasa cukup apa yg diberikan tuhan,sudah kita ketahui bahwa manusia itu inginnya lebih dan sulit merasa cukup,tadi pendapat cahya,malik dan aji memang sudah bagus namun ada sedikit tambahan yaitu cara bersyukur,nah perlu kita ketahui cara bersyukur bisa dengan cara mendekatkan diri kepada allah,selalu merasa cukup,jangan banyak membanding bandingkan dengan org lain,yakin bahwa allah sudah memberikan yg terbaik bagi setiap hambanya. Terimakasih

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.