Nabi Muhammad SAW Pembangun Kebersamaan

0 137

Membangun Kebersamaan: Islam merupakan agama yang universal yang dibawa oleh Muhammad SAW sebagai Rosul yang terakhir. Beliau mendakwahkan Islam kepada seluruh lapisan warna kulit, golongan, ras, suku dan asal manusia. Islam sebagai agama yang rahmatan lilalamin. Agama yang berlaku untuk seluruh umat manusia dimanapun mereka berada. Islam sebagai agama yang membawa hidayah, bukan hanya untuk orang Arab saja. Bukan karena diturunkannya di Arab, tapi Islam untuk manusia yang ada di bumi ini.

Sebagai titik tolak perkembangan Islam adalah kota Madinah. Kota yang dibangun oleh Rosulullah SAW sebagai kota yang mempunyai peradaban Islam. Rosul telah mencanangkan perluasan Islam tidak terbatas di Arab tapi ke Negara- negara lain. Cita- cita Rosul telah dilanjutkan oleh para Khalifah, sahabat nabi dan juga para waliyullah. Dalam kilas sejarah perjalanan panjang penyebaran Islam berkisar di wilayah Timur. Tapi dengan perkembangan zaman, Islam bisa menyebar ke seantero jagat raya.

Islam telah mengajarkan kita, bagaimana cara hidup yang lurus sesuai dengan hidayah atau petunjuk Allah SWT yang tersirat dalam Umul Kitab Al-Qur’an. Kompleksitas isi Al-Qur’an telah menuntun manusia ke jalan yang benar. Mengajarkan cara hidup, kebersamaan (Ukhuwah Islamiah). Ayat di bawah ini adalah bukti bahwa Al-Qur’an telah mengajarkan kita untuk hidup berdampingan tidak bercerai berai.

وَٱعۡتَصِمُواْ بِحَبۡلِ ٱللَّهِ جَمِيعٗا وَلَا تَفَرَّقُواْۚ وَٱذۡكُرُواْ نِعۡمَتَ ٱللَّهِ عَلَيۡكُمۡ إِذۡ كُنتُمۡ أَعۡدَآءٗ فَأَلَّفَ بَيۡنَ قُلُوبِكُمۡ فَأَصۡبَحۡتُم بِنِعۡمَتِهِۦٓ إِخۡوَٰنٗا وَكُنتُمۡ عَلَىٰ شَفَا حُفۡرَةٖ مِّنَ ٱلنَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنۡهَاۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ لَكُمۡ ءَايَٰتِهِۦ لَعَلَّكُمۡ تَهۡتَدُونَ ١٠٣

“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliah) bermusuh musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk”. (Q.S. Ali Imran; 103).

Kelemahan Islam Saat Ini

Namun sayang, salah satu kelemahan umat Islam sekarang, adalah sulitnya untuk bersatu. Hal ini karena pemahaman mereka tentang makna ukhuwah yang diajarkan Al-Qur’an masih dangkal. Ada banyak sekali penyebab umat Islam sulit untuk bersatu. Mulai dari yang “substansial” hingga masalah simpel saja. Intinya, umat Islam mudah sekali pecah, sulit untuk kembali bersatu. Ini menjadi kelemahan yang sering di manfaatkan oleh pihak lain dalam rangka melemahkan umat Islam. Karenanya, upaya membangun kebersamaan adalah menjadi salah satu agenda penting umat Islam.

            إِنَّمَا ٱلۡمُؤۡمِنُونَ إِخۡوَةٞ فَأَصۡلِحُواْ بَيۡنَ أَخَوَيۡكُمۡۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمۡ تُرۡحَمُونَ ١٠

“Sesungguhnya orang-orang mu’min adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat.” (QS. Al-Hujuraat; 10).

Prinsip dasar ukhuwah islamiah adalah persamaan aqidah. Aqidahlah yang telah mengikat batin antar muslim. Dimanapun mereka berada, apapun suku bangsanya, apabila telah memilki aqidah Islam maka itu adalah saudara.

Abdurrahman Al Baghdadi dalam bukunya “Umatku Bangkit dan Bersatulah Kembali” mengatakan: Kita harus mencabut fiqrah- fiqrah barat. Semisal liberalisme, sekulerisme, sosialisme dan komunisme. Sudah waktunya mengganti fiqrah-fiqrah sesat itu fiqrah Islam dan ikatan keislaman yang dikehendaki Allah SWT yaitu ikatan persaudaraan Islam (ukhuwah Islamiyah). Kita jangan terjebak denga isme-isme diatas yang dapat menjerumuskan pemahaman kita sehingga keluar dari ajaran Allah SWT. ***Wawan Ahmad Ridwan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.