Demi Keamanan Berikut Ini Cara Terbaik Memilih Perabot Rumah Ramah Anak

Demi Keamanan Berikut Ini Cara Terbaik Memilih Perabot Rumah Ramah Anak
0 15

Memilih Perabot Rumah Ramah Anak. Perabot dan aksesoris kamar anak, terutama anak usia 2-5 tahun, perlu sekali diperhatikan segi keamanannya. Resiko anak terantuk meja/kursi atau terkena pecahan kaca saat berlarian/bermain harus dipertimbangkan. Karena itu untuk ruang anak pilih perabot yang meminimalisir bahaya itu. Jadi tidak hanya layout ruangnya yang diatur, tapi juga perabot (dan aksesorisnya)-nya. Perabot juga perlu memperhatikan fungsi atau kegunaannya, apakah untuk jangka waktu lama atau hanya selama usia balita. Pilihannya tentu akan berbeda.

Bahan Yang Aman

Anak-anak terbilang aktif dan dinamis. Mereka suka berlari ke segala penjuru tanpa berpikir akan terjatuh atau terantuk. Karena itu perabot di rumah, apalagi di kamar anak, sebaiknya tidak terbuat dari kaca tapi kayu yang lunak dan hangat. Jikapun harus terpaksa memilih opsi kaca, pilih kaca akrilik yang kuat dan lentur atau tempered glass yang jika pecah, serpihannya tidak melukai. Perabot berbahan logam seperti alumunium atau stainless tidak dianjurkan (kecuali bentuknya membulat atau kurva – misalnya untuk kaki meja). Pastikan juga finishing perabot seperti cat tidak dari bahan berbahaya yang mengandung merkuri atau timbal dan tajam baunya, serta tidak menempel di tangan saat diusap. Anak-anak suka memasukkan tangannya ke dalam mulut.

Tidak Tajam

Semua perabot dan aksesoris di kamar anak tidak boleh bersudut atau memiliki sendi tajam tapi round edges (membulat). Jika tidak dapat dihindari, karena misalnya membeli perabot jadi atau sudah lama ada, lapisi setiap sendi dan sudutnya yang dapat melukai itu dengan bantalan lunak.

Tidak Menonjol

Desain dan bentuk pembuka laci atau lemari juga perlu diperhatikan agar anak tidak cedera atau terluka saat membentur atau menariknya. Hindari bentuk pegangan laci atau lemari yang menonjol keluar, karena anak bisa cedera terantuk atau mengenai tonjolan tersebut. Bentuk pegangan berlubang ke dalam lebih dianjurkan.

Ringan

Aksesoris seperti frame, pajangan, jam meja, kotak penyimpan, lampu baca, dan lain-lain, selain tidak tajam dan terbuat dari bahan yang tidak mudah pecah, juga tidak berat.

Stopper

 

Agar tidak membahayakan anak, kita bisa menambahkan stopper (drawer stops) di setiap laci sehingga tidak bisa ditarik sampai habis keluar.

Stop Kontak Berpelindung

Soket, stop kontak dan kabel-kabel untuk mendukung penerangan kamar anak juga harus aman, stabil, tidak mengelupas dan kelebihan beban. Di pasaran tersedia stop kontak dan soket yang dilengkapi pelindung sehingga tetap aman disentuh anak-anak.

Cek berkala

Kondisi perabot harus dicek secara berkala untuk memastikannya tetap ramah bagi anak. Misalnya, pembatas ranjang tetap kokoh, soket/stop kontak dan kabel-kabel tetap aman, dan engsel atau sambungan pada pintu lemari dan laci-laci tetap berfungsi. Engsel dan sambungan lemari/laci yang kendur atau sudah berkarat dapat berakibat fatal saat anak membukanya. Sebaiknya gunakan engsel atau sistem sambungan yang berkualitas baik dan tahan lama, kemudian cek secara berkala. Kalau ada sekrupnya yang longgar, segera kencangkan.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.