Take a fresh look at your lifestyle.

Mempelajari Seluk Beluk Waralaba

0 17

Mempelajari Seluk Beluk Waralaba – Waralaba atau disebut franchise saat ini menjadi salah satu model bisnis yang terbilang populer. Waralaba merupakan perikatan yaitu salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan juga atau menggunakan hak dari kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari suatu ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan sebuah imbalan berdasarkan persyaratan yang telah ditetapkan dalam rangka penyediaan serta atau penjualan barang dan jasa.

Bisnis waralaba ini memanglah sangat menarik. Dengan mewaralabakan usaha, pemilik bisnis bisa dengan cepat mengembangkan jaringan bisnisnya. Bisnis ini boleh dikatakan sebagai salah satu bisnis dengan resiko kecil, sebab bisnis yang sudah dijalankan sudah dikenal masyarakat, sistemnya sudah teruji, serta pemiliknya tidak bersusah payah untuk pengembangan merek.

Meski demikian, bukanlah perkara mudah untuk mewaralabakan sebuah bisnis. Ada beberapa kriteria yang juga harus diperhatikan. Pertama, soal standarisasi yang menyangkut pelayanan (barang atau jasa) yang ditawarkan. Selain hal tersebut, bisnis yang diwaralabakan harus juga memiliki ciri khas usaha. Yang tidak kalah pentingnya, dalam menjalankan waralaba, bisnis yang ditawarkan itu harus transparan, dapat diajarkan, serta diaplikasikan oleh orang lain.

Buktikan Memiliki Keuntungan

Bisnis yang akan diwaralabakan harus sudah terbukti memberikan keuntungan, mereknya sudah terdaftar, dan ada dukungan yang berkesinambungan terhadap pembeli waralaba.

Meski bisnis dengan sistem waralaba risiko kegagalannya terbilang relatif kecil, bukan berarti akan terjamin 100 persen juga akan sukses. Harus diakui tak sedikit pula yang mengalami kegagalan, bahkan bahkan ada yang sampai tutup.

Terdapat beberapa alasan kenapa waralaba gagal. Dari sisi pemilik waralaba, kegagalan dapat saja terjadi karena salahnya konsep bisnis, pewaralaba tak memiliki komitmen yang kuat untuk mendukung waralaba mereka, perjanjian yang dibuat juga tidak jelas, dan lain sebagainya. Sedang dari sisi penerima waralaba, kegagalan biasanya disebabkan oleh tingkat rendahnya kewirausahaan mereka. Mereka lebih banyak hanya berpangku tangan. Padahal, kesuksesan waralaba butuh keterlibatan kedua belah pihak terhadap semua masalah operasional.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar