Take a fresh look at your lifestyle.

Memulai dari Sesuatu yang Ringan| Slowdown to Speed Up Part – 3

0 13

Memulai dari sesuatu yang Ringan. Mulailah aktivitas anda dari suatu pekerjaan yang dianggap paling ringan. Jangan memulai pekerjaan dari sesuatu yang dianggap anda paling susah dan paling rumit. Ini tentu merupakan teori terbalik, di mana banyak teori justru menyatakan bahwa pekerjaan pagi harus dilakukan dengan pekerjaan yang paling berat, dengan alasan otak dan badan kita dianggap masih fresh.

Dalam teori ini, jika anda memulai pekerjaan dari beban-beban hidup yang dianggap paling suslit untuk dijangkau. Maka, anda akan kewalahan dan cenderung akan “mogok” tapi untuk mengerjakan beban lain setelah yang dianggap berat itu selesai anda kerjakan. Misalnya, anda seorang staff administrasi di suatu kantor tertentu. Mulailah aktivitas pertama pagi itu, misalnya dengan membereskan kursi, tumpukan kertas di atas meja, menyapu meja yang mungkin ada debunya,  dan membereskan surat-surat dengan membaca sekilas, barangkali beban pekerjaan hari sebelumnya, belum tuntas anda kerjakan.

Hangatkan Tubuh dengan Secangkir Air Hangat

Tidak salah kalau anda, di pagi hari itu, misalnya mengambil secangkir kopi. Atau secangkir teh pahit dicampur gula sedikit dengan air yang hangat. Lalu sedikit berbincang dengan kawan-kawan di sekitar anda tentang apa kabar mereka pagi itu, bagaimana kondisi keluarganya dan bagaimana ia menghabiskan malam bersama keluarganya. Hanya perlu tahu. Bincang-bincang dengan kawan-kawan itu tidak boleh terlalu lama. Karena jika terlalu lama akan menjadi virus malas. Setelah itu, baru anda boleh membaca surat-surat yang masuk, apa yang harus anda kerjakan dan bagaimana anda harus bekerja pada hari dimaksud.

Jika dalam beban kerja anda pagi itu, ada pekerjaan yang dapat mendorong diri anda berjalan, misalnya menemui staff lain atau bahkan atasan anda, maka, akan lebih baik kalau anda memilihnya untuk mengerjakan beban kerja yang mengambil peran jalan kaki. Maksudnya, agar tubuh anda tergerakkan dan badan anda tambah fresh untuk bekerja. Setelah itu, anda kembali ke tempat duduk anda, lalu mengerjakan surat-surat yang harus dijawab atau dikasih memo. Kalau anda memiliki tugas atas beban pekerjaan itu untuk menulis semacam surat, maka, barulah setelah itu anda mendatangi komputer anda, memijit setiap hurup yang terdapat dalam keyboard.

Hindari pikiran anda bahwa pekerjaan yang demikian menumpuk itu harus anda selesaikan dalam waktu singkat. Anda tidak boleh memaksa otak anda bahwa pekerjaan di depan anda harus anda selesaikan saat itu juga. Anda hanya butuh mengerjakan satu persatu dengan cermat dan teliti. Dari setiap pekerjaan yang anda lakukan, lalu anda menyelesaikan pekerjaan dimaksud satu persatu.

Jika itu mampu anda lakukan. Maka, pekerjaan yang seharusnya anda selesaikan sampai pukul 16.00, akan menemukan kekagetan baru. Karena ternyata beban itu sudah anda selesaikan pada pukul 12.00 sewaktu anda akan mengambil waktu istirahat. Inilah staff kantor berprespektif masa depan dan pasti dianggap berprestasi. By. Prof. Cecep Sumarna.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar