Nalar Teologi Gerakan 411 dan 212 dalam Membela Kebenaran Part-6

0 69

Saya, secara pribadi melihat bahwa gerakan 411 dan 212 dalam perspektif teologis. Dalam dua gerakan ini, terlihat kekentalan adanya isyarat-isyarat kosmologis, seperti sudah banyak beredar di medsos. Beberapa isyarat siginifakan dapat dirangkum sebagai berikut: Di antara metodologi yang dapat digunakan dalam pendekatan ini dikembangkan dari asumsi, seperti telah digunakan oleh Jaber Bolushi (2007, 2009), spesialis penulis seri buku akhir zaman, bahwa Allah menyembunyikan sebagian rahasia-Nya di balik angka-angka.

Sebagai rahasia yang disembunyikan, kadang dapat ditemukan kadang belum atau bahkan tidak dapat ditemukan. Tentu yang paling mengetahui adalah Yang Menyembunyikannya.

Pertama, kita Tarik misalnya angka 411 adalah simbol aksi tanggal 4 bulan 11, Aksi Bela Islam (ABI). Kedua, Angka 411 mengandung beberapa makna:

  1. Bila dibaca dari kanan membentuk huruf Allah;
  2. Dibaca dari kanan = 114 = jumlah seluruh surat al-Quran;
  3. 411 = 4+1+1 = 6; 11 adalah angka kembar = angka 6 kembar 4 = 6666 = jumlah seluruh ayat al-Quran;
  4. 411 = 11 angka kembar/identik 1; 4+1 = 5 = Nomor urut Surat al-Maidah;
  5. 4+11+20+16 = 51 = ayat 51 surat

Kesimpulan yang dapat ditarik dari perhitungan semacam ini, angka menghasilkan nalar sebagai berikut: Pertama, Surat 5, al-Maidah ayat 51 mewakili 114 surat dan 6666 ayat; Kedua,  menodai al-Maidah 51 sama dengan menodai seluruh al-Quran makna sebaliknya adalah membela al-Maidah 51 sama dengan membela seluruh al-Quran, dan ketiga, Energi yang muncul dari segenap jiwa pembela al-Maidah 51 adalah Energi yang berasal dari sumber al-Quran, Allah SWT. Itulah sebagian mu’jizat al-Quran.

Kemukjizatan al Qur’an

Mu’jizat langit itu ternyata membumi pada aksi 4-11-2016. Setidaknya ada 5 isyarat penampakan mukjizat bumi yg signifikan (jumlah yang sama dengan mukjizat langit) pada aksi 411 adalah sebagai berikut:

  1. Masa aksi 411 adalah mukjizat (GNPF MUI); Jumlah masa terbesar sepanjang sejarah (Fahri Hamzah & Amien Rais); ada yang menyebut angka 2,3 bahkan 3 juta;
  2. Berhasil menampilkan wajah Islam yang genuine, damai;
  3. Di tengah musim hujan dan banjir, berlawanan dengan prediksi BMKG bahwa Jumat hari itu akan diguyur hujan, nyatanya langit Jakarta malah cerah bahkan seperti dipayungi awan;
  4. Banyak saksi mata yang melihat awan membentuk huruf Allah di langit Jakarta hari itu;
  5. Yang mencengangkan adalah konsentrasi masa di sekitar Masjid Istiqlal ternyata juga membentuk huruf Allah; lebih mencengangkan lagi karena dari dua foto udara yang yang sudah banyak beredar di medsos itu, sepertinya ingin membuktikan bertemunya Tentara Langit dan Bumi. Salah satu dari dua foto yang membentuk huruf Allah itu diliputi warna putih semacam hijab tipis, sedangkan foto yang satunya lagi tampil seperti hasil foto pada umumnya. Kedua foto itu harus diambil dari posisi dan ketinggian yang pas. Fakta ini juga masih menyisakan tanda tanya tentang siapa dan bagaimana foto ini dapat diambil.

Paparan di atas mengindikasikan adanya koherensi dan titik temu antara simbol2 Ilahi pada aksi 411, yaitu bertemunya isyarat idealitas pesan langit yang tersembunyi di balik angka 411 dengan realitas aksi yang terjadi pada 4-11-2016. Asumsi ini mengimplikasikan bahwa ada Grand Design dari Pemilik Kerajaan Langit dan Bumi sebagai Sumber al-Quran lewat momen 411.

Bila dicermati kembali. Fenomena yang paling signifakan adalah munculnya energi yang sangat besar sebagai penggerak aksi, sebuah fenomena yang mungkin belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah pergerakan di Indonesia, bahkan mungkin di dunia, dimana hanya dengan satu ayat saja jutaan orang secara serentak bergetar hatinya untuk membela al-Quran. Mungkinkah aksi 411 itu merupakan momentum untuk membumikan al-Quran yang menandai titik-balik peradaban ? **


Penulis  : Drs. H. Maman Supriatman, M.Pd
Editor    : Team Lyceum

Komentar
Memuat...