Inspirasi Tanpa Batas

Menentukan Skala Prioritas adalah Hal Terpenting Dalam Hidup

Dahulukan yang semestinya jadi prioritas hidup seperti stoples yang ingin terisi penuh namun harus dengan tepat memasukan isinya. Jangan sampai salah memposisikan karena itu hanya akan membuat peneyesalan diakhir

0 33

Prioritas Hidup – Ini kisah motivasi hidup yang penulis kutip dari sebuah buku psikologi (Zainul Anwar), dan mungkin banyak orang alami kejadiannya. Yuk simak !

Ketika dalam hidupmu kelihatan-nya terlalu banyak hal untuk ditangani, ketika 24 jam sehari tidaklah mencukupi, ingatlah tentang inspirasi stoples mayonaise dan kopi ini.

Seorang propesor berdiri dalam kelas filosofinya dengan beberapa benda dihadapannya. Ketika kelas dimulai, tanpa banyak perkataan, ia mengambil sebuah stoples mayonnaise yang besar namun kosong dan mulai mengisi stoples itu dengan bola golf. Lalu dia menanyakan pada para siswa apakah stoplesnya telah penuh. Mereka setuju bahwa wadah itu telah penuh.

Profesor lalu mengambil kotak krikil dan menuagi krikil itu pada stoples mayonnaise. Dia menggoyangkan stoples mayonnaise itu perlahan. Kerikil turun mengisi tempat tersisa diantara bola golf dan stoples. Dia lalu bertanya kembali pada para siswa apakah sekarang stoples itu telah penuh. Para siswa setuju.

Professor itu lalu mengambil sekotak pasir dan kembali menuangi pasir itu pada stoples yang ada. Tentu saja, pasir itu mengisi semua rongga yang ada. Professor bertanya sekali lagi apakah stoples itu telah penuh. Mahasiswa berkomentar dengan sepakat “ya”. Professor lalu membuat dua cangkir kopi dari bawah meja dan menuangi seluruh isinya ke dalam stoples.

Segera kopi tersebut mengisi ruangan tersisa diantara pasir. Mahasiswa hanya bisa tertawa.

“Sekarang.” Kata professor setelah tawa reda. “Saya ingin kalian menyadari bahwa stoples ini melambangkan hidup kalian. Bola golf adalah hal yang penting  ̶̶̶̶̶  Tuhanmu, keluarga, kesehatanmu, teman-temanmu, dan juga gairah utamamu  ̶  hal-hal yang jika semuanya hilang dan hanya itu yang tersisa, kehidupanmu masih tetap penuh. Kerikil adalah hal yang lainnya seperti pekerjaanmu, rumahmu, kendaraanmu. Pasir adalah segala sesuatu hal yang kecil yang mengisi hidupmu.”
“Jika kamu meletakkan pasir ke dalam stoples terlebih dahulu.” professor melanjutkan : “Tidak ada ruang untuk kerikil atau bola golf itu berada di stoples. Hal yang sama terjadi dalam hidupmu.” Jika kamu menghabiskan semua waktu dan energimu pada hal-hal yang spele, kamu tidak akan pernah punya ruang untuk hal yang lebih penting bagi hidupmu.

Taruhlah bola golf terlebih dahulu, hal yang benar-benar nyata. Susunlah prioritasmu. Sisanya hanyalah pasir. Seorang mahasiswa menanyakan apa makna dar kopi.

Professor tersenyum: “Saya senang kamu bertanya. Itu hanya menunjukkan bahwa bagaimana penuhnya kehidupanmu harus ada secangkir kopi untuk jadi temanmu.”

Intinya dari kisah ini bahwa hidup harus bisa menentukan skala prioritas, agar seimbang dan tidak salah melangkah.

Dahulukan yang semestinya jadi prioritas hidup seperti stoples yang ingin terisi penuh namun harus dengan tepat memasukan isinya. Jangan sampai salah memposisikan karena itu hanya akan membuat peneyesalan diakhir. Susun dan rencanakan dengan baik isi untuk stoplesmu, beri warna jangan sampai hanya ada hitam dan putih. Karen hidup patut diperjuangkan, bukan hanya diam.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar